Wujud Nyata Kepedulian TNI Untuk Rakyat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Pengobatan Keliling di Distrik Kalome

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Pos Kalome Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan pengobatan keliling bagi masyarakat Kampung Agape, Distrik Kalome, Kamis (11/6/2026).

Diketahui, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah penugasan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut dipimpin langsung Bakes Pos Kalome Sertu Riki Wijaya didampingi Takes Praka Sodikin beserta personel Pos Kalome.

Bakes Pos Kalome Sertu Riki Wijaya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Dengan membawa perlengkapan medis, obat-obatan, dan vitamin, personel Satgas memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, serta pengobatan gratis kepada masyarakat. Selain itu, warga juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan.

"Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu, Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra Marsi, S.Tr.Han menegaskan, bahwa kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk membantu dan menjadi bagian dari keluarga masyarakat.

"Kami akan selalu hadir bersama masyarakat, baik dalam keadaan susah maupun senang. Kehadiran Satgas diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ungkapnya.

Salah satu warga Kampung Agape, Bapak Endiron, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas.

"Kami sangat bersyukur dan senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Pengobatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi kami yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Melalui kegiatan pengobatan keliling ini, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)
0




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk ("Adira Finance") menghadirkan Adira Experience Day Dealer Vaganza di Atrium Barat Mega Mall Batam pada 12–16 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dealer Vaganza yang diselenggarakan Adira Finance di berbagai kota untuk mendekatkan solusi pembiayaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan group dealer dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif daerah.

Sebagai salah satu pusat perdagangan, industri, dan logistik nasional, Batam memiliki aktivitas ekonomi yang dinamis serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat. 

Kondisi tersebut turut mendorong pertumbuhan pasar otomotif yang positif dan membuka peluang bagi berbagai pelaku usaha dalam ekosistem otomotif.

Sejalan dengan potensi tersebut, hingga April 2026 pembiayaan baru Adira Finance di wilayah Sumatera Bagian Utara mencapai Rp1,2 triliun, meningkat 84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan, sekaligus menjadi salah satu dasar bagi Adira Finance untuk terus memperluas jangkauan layanan melalui berbagai aktivitas yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Batam merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas ekonomi yang terus berkembang dan kebutuhan mobilitas yang tinggi. Melalui Adira Experience Day - Dealer Vaganza, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kendaraan yang sesuai kebutuhan melalui solusi pembiayaan yang mudah diakses dan kompetitif," ujar Idrizal, Head of Branch SSD Cabang Batam Adira Finance, Jum'at (12/6/2026). 

Dikatakan Idrizal, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk semakin dekat dengan masyarakat serta mendukung pertumbuhan pasar otomotif di Batam dan sekitarnya.

Hadirkan Pengalaman Otomotif yang Lebih Lengkap

Adira Experience Day - Dealer Vaganza di Batam diselenggarakan melalui kolaborasi Adira Finance bersama Majestic Group dan Pionika Group. Melalui kolaborasi ini, masyarakat dapat melihat langsung berbagai pilihan kendaraan dari sejumlah merek otomotif, diantaranya Chery, Geely, GWM, Hyundai, Jaecoo, Jetour, MG, VinFast, dan DFSK.

Untuk membantu masyarakat dalam menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan, Adira Experience Day - Dealer Vaganza juga menghadirkan fasilitas test drive sehingga pengunjung dapat merasakan langsung performa dan kenyamanan kendaraan yang diminati sebelum mengambil keputusan pembelian.

Selain itu, Adira Finance menghadirkan berbagai program menarik selama acara berlangsung, antara lain:

● Bunga spesial mulai dari 1,99% p.a untuk kredit mobil,

● Fasilitas approval di tempat,

● Merchandise eksklusif, serta

● Kupon undian program UMRAH untuk Sahabat 2026.

Apresiasi Loyalitas Konsumen Melalui UMRAH untuk Sahabat 2026

Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan konsumen, Adira Finance kembali menghadirkan program loyalitas UMRAH untuk Sahabat 2026.

Khusus selama Adira Experience Day - Dealer Vaganza Batam, konsumen yang pengajuan pembiayaannya disetujui dan direalisasikan berhak memperoleh kupon undian UMRAH untuk Sahabat 2026. 

Untuk pembiayaan mobil baru maupun bekas, konsumen baru akan memperoleh 50 kupon undian, sementara konsumen existing Adira Finance berhak memperoleh 75 kupon undian.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Adira Finance dalam memberikan nilai tambah kepada konsumen sekaligus membuka peluang untuk mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci.

Perkuat Kolaborasi untuk Mendorong Pertumbuhan Bersama

“Kolaborasi yang kuat antara perusahaan pembiayaan, mitra dealer, dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif yang berkelanjutan. Kami mengundang masyarakat Batam dan sekitarnya untuk mengunjungi Adira Experience Day - Dealer Vaganza Batam, memanfaatkan berbagai penawaran yang tersedia, serta menemukan kendaraan dan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Apapun kebutuhan Sahabat, #AdirainAja,” tutup Idrizal.

Informasi lebih lanjut mengenai Adira Experience Day - Dealer Vaganza, silakan kunjungi adira.id/e/dealervaganza-pr atau media sosial Adira Finance.


Oknum Perwira Polisi Diduga Ingkar Janji Dengan Media Batam, 10 Berita Pencitraan Enggan Dibayar

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Oknum perwira Polisi berpangkat Iptu berinisial AAP yang saat ini bertugas salah satu satuan Polri diduga ingkar janji dalam kesepakatan publikasi pemberitaan bersama media Batam.

Kesepakatan itu terjadi pada Rabu (3/6/2026). Oknum perwira Polisi itu meminta rekannya di Batam untuk mempublikasikan 10 kegiatan ungkap kasus dalam bentuk pemberitaan yang dimuat oleh tim Redaksi Inspirasikepri.com. 

Dalam kesepakatan itu, terjadi sebuah negosiasi antara kedua belah pihak. Hal itu, dilakukan, mengingat 10 pemberitaan yang diinginkan oleh oknum tersebut terbit di tanggal dan tahun mundur sesuai dengan peristiwa ungkap kasus. 

"Kita menyepakati hal itu dan terjadilah negosiasi harga. Kala itu, kita minta diangka Rp 1,2 juta untuk 10 pemberitaan. Harga yang kita tawarkan bukan bermaksud untuk menekan, melainkan ini sebagai reward yang harusnya kami terima karena mempublikasikan sebuah peristiwa di tanggal dan tahun mundur," ungkap Redaksi Inspirasikepri.com, Jum'at (12/6/2026)

Melalui rekan oknum Polisi itu, akhirnya penawaran disepakati. Dan 10 pemberitaan pencitraan itu dirangkum sedemikian rupa dengan menonjolkan prestasi perwira tersebut. 

"Nah, disinilah permasalahan terjadi, setelah total keseluruhan 10 pemberitaan itu terbit. Kesepakatan itu justru sirna, oknum Polisi itu diduga kuat ingkar janji dan enggan membayar reward yang telah disepakati di awal," tuturnya.

Sebagai bentuk rasa tanggung jawab, rekan daripada oknum perwira Polisi berjanji akan menyelesaikan dalam tempo waktu secepatnya. Namun, sampai detik ini sama sekali tidak terealisasi.

Sampai berita ini diterbitkan, Redaksi Inspirasikepri.com masih berupaya mendapatkan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang melampaui target pada 2025, seiring melesatnya investasi di sektor digital dan energi, Kamis (11/6/2026). 

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Bandar Dunia Madani tengah bertransformasi menjadi pusat ekonomi digital dan energi berkelanjutan di kawasan regional.

Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai mencapai Rp69,30 triliun melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut, yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” kata Amsakar, belum lama ini.

Sektor jasa yang di dalamnya mencakup digitalisasi, menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,99 triliun. Disusul sektor industri mesin, elektronik, dan peralatan listrik senilai Rp6,08 triliun, serta sektor listrik, gas, dan air yang mencatatkan investasi sebesar Rp5,80 triliun. Hal ini mencerminkan besarnya minat investor di bidang infrastruktur energi termasuk energi terbarukan.

Realisasi investasi sektor digital secara khusus tercatat sebesar Rp 8,557 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh berkembangnya kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai episentrum kegiatan teknologi dan pusat data di Batam.

Amsakar menyebut kehadiran data centre dan infrastruktur digital di Batam bukan sekadar tren sesaat. “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital,” tambahnya.

Penyerapan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada triwulan keempat 2025 tercatat 836 orang, dengan dampak tidak langsung yang jauh lebih luas melalui rantai pasok dan layanan pendukung.

Selain Singapura sebagai investor dominan, negara-negara seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Malaysia, juga tercatat aktif berinvestasi di sektor digital Batam. Amsakar menyebut, daya tarik Batam bukan semata soal efisiensi biaya.

“Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional,” ujarnya.

Green Energy: PLTS dan Energi Berkelanjutan Jadi Prioritas

Di tengah booming data centre yang membutuhkan pasokan listrik besar dan andal, BP Batam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan solusi energi hijau sebagai komponen tak terpisahkan dari ekosistem investasi Batam.

Tingginya realisasi investasi di sektor listrik, gas, dan air senilai Rp5,80 triliun, menunjukkan bahwa infrastruktur energi jadi prioritas bagi investor yang masuk ke Batam, termasuk juga kebutuhan akan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan untuk mendukung operasional pusat data.

Ia mengatakan, BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Integrasi energi terbarukan, termasuk PLTS, jadi roadmap pengembangan kawasan agar Batam mampu memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai syarat utama bagi investasi global.

“Transformasi digital kita nyata. Kami (BP Batam) berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan,” kata dia.

Kemudian, di tengah kemunculan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang juga membidik pasar data centre dan ekonomi digital, Amsakar menolak framing persaingan.

“Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun komplementaritas. Singapura kuat sebagai pusat HQ dan layanan global; Johor menawarkan perluasan kapasitas; dan Batam memiliki karakteristik unik seperti FTZ/SEZ, ekosistem industri, maritim-logistik, serta kedekatan operasional dengan Singapura,” ujarnya.

Dalam visi BP Batam, kawasan ini dapat membentuk regional digital and industrial corridor yang terintegrasi, di mana data centre dan aktivitas digital tersebar dalam model jaringan sesuai kebutuhan efisiensi dan operasional bisnis.

BP Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Lewat NDP, program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, RMIT University, dan Epic Games, telah hadir untuk mencetak talenta digital lokal.

BP Batam juga meluncurkan platform MANTAB pada 8 Desember 2025 lalu, yakni sebuah sistem job matching berbasis digital yang dirancang untuk menghubungkan ketersediaan SDM dengan kebutuhan industri secara langsung dan terintegrasi. (Isp) 



Tim Hukum PWI Minta Kasus 'Blacklist' Diusut Tuntas, Lintong Resmi Laporkan Planet Diskotik ke Polresta Barelang
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengambil langkah tegas terkait dugaan tindakan pencemaran nama baik yang menimpa Wakil Ketua, Lintong Carles Manurung. 

Dengan didampingi langsung oleh Penasihat Hukum, Lintong secara resmi telah melaporkan manajemen tempat hiburan malam HH Club (Planet 3) ke Polresta Barelang pada Kamis (11/6/2026).

​Laporan polisi tersebut teregistrasi dengan Nomor: STTLP/B/238/VI/2026/SPKT/POLRESTA BARELANG/POLDA KEPULAUAN RIAU. Upaya hukum ini diambil sebagai respon atas pemasangan foto diri Lintong yang ditempel secara sepihak di area publik tempat hiburan tersebut dengan narasi yang merugikan integritasnya.

​Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Parna Simarmata mengatakan, bahwa langkah organisasi mengawal kasus ini merupakan bentuk solidaritas dan perlindungan kelembagaan.

Menurut Parna, PWI memastikan akan memberikan pengawalan penuh secara hukum demi memulihkan harkat dan martabat pengurusnya.

​"Ini juga bentuk pendampingan kita terhadap saudara Lintong sebagai Wakil Ketua PWI. Langkah hukum ini sangat penting diambil untuk memulihkan nama baiknya yang telah dirugikan oleh tindakan sepihak tersebut," ujar Parna Simarmata dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

​Berdasarkan kronologi pada dokumen laporan, peristiwa ini bermula pada Kamis, 4 Juni 2026 subuh, sekitar pukul 04.20 WIB. Korban menerima informasi dari seorang rekan bahwa foto dirinya dipajang di dinding samping pintu masuk HH Club yang berlokasi di Jl. Komp. Nagoya City Centre Blok A No. 11-12, Lubuk Baja, Kota Batam.
Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, ditemukan selembar foto korban yang mengenakan baju hitam dan topi putih tertempel jelas di dinding akses masuk utama hiburan malam itu, lengkap dengan tulisan "BLACKLIST".
Tindakan sepihak dari manajemen atau pimpinan HH Club tersebut dinilai telah menyerang kehormatan, memicu fitnah, serta merugikan nama baik korban secara pribadi maupun posisinya sebagai pengurus inti organisasi pers. Atas dasar itulah, pasal dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 433 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dilayangkan kepada pihak terlapor.

​Dengan adanya keterlibatan Penasihat Hukum PWI dalam mendampingi kasus ini, PWI meminta jajaran Penyidik Satreskrim Polresta Barelang untuk mengusut laporan tersebut secara tuntas, transparan, dan profesional agar memberikan kepastian hukum yang adil.

Puluhan wartawan dari lintas organisasi pers di Kota Batam juga turut mendampingi Lintong dalam pelaporan kasus ini ke Mapolresta Barelang. (ISP)


Pelanggaran Hak Privasi Menguap, Foto Pengujung Berlabel 'Back List' di P1,P2 dan P3 Batam Raib Pasca Dilaporkan ke Polisi
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Foto wajah pengusaha Batam Lintong Charles Manurung dengan keterangan 'Black List' beserta pengunjung lainnya yang sebelumnya sempat dipasang di sejumlah tempat hiburan malam (THM) Batam kini sudah tidak terlihat lagi. 

Hilangnya foto tersebut diketahui setelah tim kuasa hukum Lintong Charles Manurung melakukan penelusuran langsung ke lokasi hiburan malam P1, P2 dan P3 Batam, Kamis (11/6/2026).

Dari hasil pengecekan tersebut, foto yang sempat terpajang di pintu masuk P1, P2, dan P3 diketahui sudah tidak lagi berada di tempat semula.

Kuasa hukum Lintong menyebut keberadaan foto tersebut sebelumnya menjadi dasar keberatan kliennya karena dinilai merugikan nama baik dan kehormatan pribadi. Foto itu diketahui dipasang bersama tulisan blacklist yang dapat menimbulkan persepsi negatif di kalangan pengunjung maupun masyarakat umum.

“Hasil penelusuran tim di lapangan, foto yang sebelumnya terpajang di pintu masuk P1, P2, dan P3 sudah tidak nampak lagi. Saat dilakukan pengecekan, tidak ditemukan lagi foto maupun keterangan blacklist di area pintu masuk,” ujar tim kuasa hukum.

Meski foto tersebut telah dicabut, pihak kuasa hukum menegaskan proses hukum yang telah dilaporkan ke Polresta Barelang tetap berjalan. 

Mereka menilai penghilangan foto tidak serta-merta menghapus dugaan kerugian yang telah dialami kliennya selama foto tersebut terpajang dan diketahui oleh banyak pihak.

"Kita tetap lanjut ke tahap berikutnya," pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.

Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.

Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusahaan, Denny Tondano beserta jajaran. (Isp) 



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.