Wujud Kepedulian TNI Untuk Masyarakat Papua, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Gelar Anjangsana di Kp 55

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Kp 55 melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah warga di Distrik Pageleme, Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Dantim 1 Pos Kp 55 Sertu Sabarita Siahaan bersama personel ini bertujuan mempererat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Kp 55 juga membagikan pakaian kepada anak-anak hingga orang tua sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Danpos Kp 55 Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul menyampaikan bahwa kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga masyarakat Papua.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir membawa rasa aman, kepedulian, dan kebersamaan,” ujarnya.

Masyarakat Distrik Pageleme menyambut kegiatan tersebut dengan penuh hangat dan syukur. (ISP)








INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Aktivitas tambang tanah bauksit di kawasan hutan lindung Tower Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa kembali beroperasi.

Pantauan wartawan di lokasi, sejumlah dumptruk yang di dominasi roda 10 dan 6 nampak hilir mudik mengangkut material bauksit dari kawasan hutan lindung tersebut. Mereka beroperasi hingga malam hari.

Lebih parahnya lagi, mereka sangat leluasa menggempur area bukit tower hutan lindung ini. Padahal, sebelumnya Wakil Walikota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra telah mengatensi khusus segala bentuk praktik pertambangan ilegal yang beroperasi di wilayah Kota Batam

"Baru jalan mereka pak. Padahal, bu Li Claudia Chandra secara tegas memberikan atensi khusus terhadap praktik tambang ilegal di Batam. Tidak ada takutnya ya," ungkap warga sekitar, Sabtu (9/5/2026).

Menurut keterangan warga, aktivitas tambang tanah bauksit ini baru beroperasi. Lancarnya, proyek tersebut diduga kuat adanya keterlibatan seseorang yang mengaku menguasai lahan tersebut. 

"Baru aja mereka beroperasi. Kalau pemilik lahan disini pak Bo Tuang, penanggung jawab di lokasi pak Udin. Lancarnya aktivitas itu, karena mereka diduga kuat telah mengatur kordinasi dengan aparat maupun dinas terkait agar semua aman," ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menghentikan aktivitas tambang pasir ilegal yang dinilai mengganggu ekosistem lingkungan di kawasan Kampung Jabi, Nongsa.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menindak tegas praktik tersebut bersama tim gabungan dari Ditpam BP Batam dan Polda Kepri, dan mendapati sedikitnya empat lokasi yang terindikasi melakukan aktivitas penambangan pasir tanpa izin.

“Setop tambang pasir ilegal yang ada. Aktivitas ini membahayakan dan menimbulkan dampak lingkungan. Selain itu, kegiatan ini jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Li Claudia Chandra, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, aktivitas tambang ilegal berpotensi merusak ekosistem, mengganggu keseimbangan alam, serta meningkatkan risiko terhadap bencana seperti banjir dan longsor.

Dampak ini, lanjut Li Claudia, tidak hanya dirasakan saat ini tetapi juga membebani generasi mendatang.

“Penindakan harus langsung dan tegas. Jika terbukti melanggar, harus diproses secara pidana agar memberikan efek jera,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa BP Batam akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk memastikan proses penertiban berjalan efektif.

Pengawasan di wilayah rawan juga akan ditingkatkan, termasuk melalui patroli rutin serta pelibatan masyarakat dalam pelaporan aktivitas ilegal.

"Masyarakat bisa turut berperan aktif untuk menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Ia menilai, partisipasi publik menjadi kunci penting dalam mencegah praktik ilegal yang merugikan banyak pihak.

“Langkah tegas yang diambil ini diharapkan tidak hanya menghentikan aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Jabi, tetapi juga menjadi peringatan bagi pelaku lain agar tidak melakukan pelanggaran serupa,” pungkasnya. (ISP)




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Tren kendaraan harian yang praktis, nyaman, dan tetap efisien masih menjadi pilihan banyak anak muda maupun masyarakat aktif di Kepulauan Riau. Menjawab kebutuhan tersebut, Honda menghadirkan program menarik untuk Honda Supra X 125 dengan berbagai kemudahan pembelian di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjung Balai Karimun.

Honda Supra X 125 hadir sebagai motor yang dikenal tangguh dan irit untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Desainnya yang ramping dan nyaman dikendarai membuat motor ini cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, kuliah, hingga kebutuhan mobilitas harian lainnya.

Selain dikenal hemat bahan bakar, Honda Supra X 125 juga dilengkapi berbagai fitur yang mendukung kenyamanan pengendara. Mulai dari bagasi praktis untuk membawa barang bawaan, gantungan barang multifungsi, hingga Sistem Kunci Pengaman Magnetik yang memberikan rasa aman saat digunakan beraktivitas.

Motor ini juga dibekali mesin 125cc SOHC berteknologi PGM-FI yang responsif namun tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar. Karakter mesin yang nyaman digunakan untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh membuat Honda Supra X 125 masih menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.

Duri Yanto selaku Sales Manager wilayah Kepulauan Riau menyampaikan bahwa Honda Supra X 125 tetap relevan digunakan oleh berbagai kalangan karena memiliki karakter yang sederhana namun fungsional.

“Honda Supra X 125 cocok digunakan untuk masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan kendaraan yang nyaman, irit, serta mudah digunakan sehari-hari. Karakter motor ini juga sesuai untuk anak muda yang aktif dan membutuhkan kendaraan praktis untuk menunjang aktivitasnya,” ujar Duri Yanto, Jum'at (8/5/2026). 

Untuk memberikan kemudahan kepemilikan, lanjut Duri Yanto, Honda menghadirkan program menarik di beberapa wilayah Kepulauan Riau. Di Batam, konsumen dapat menikmati program hemat hingga Rp1,6 juta. Sementara di wilayah Tanjung Balai Karimun tersedia program hemat hingga Rp3,7 juta. Adapun untuk wilayah Bintan, Honda menawarkan angsuran ringan mulai Rp27 ribu per hari.

"Melalui program ini, Honda berharap dapat memberikan pilihan kendaraan harian yang nyaman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Kepulauan Riau," pungkasnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | Jayapura - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5/2026). 

Momentum ini menandai tonggak penting TelkomGroup dalam pengembangan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus memperkuat kolaborasi bilateral Indonesia–Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi lintas negara.

Infrastruktur ini juga membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik dan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital, perluasan akses digital, serta penguatan konektivitas di wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo dan Direktur Utama Telkom Indonesia didampingi oleh Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, serta disaksikan langsung oleh Pt. CEO Telin Kharisma dan CEO PNG DataCo Paul Komboi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Angga Raka Prabowo pada sambutannya menyampaikan, program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. 

Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.

Lebih lanjut, Angga memberikan dukungan dan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. “Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.

Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas (cross-border) pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan oleh Telin menjadi gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini, mengalirkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke provinsi-provinsi terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.

Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, kabel ini mencerminkan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Sinergi antara Telin dan PNG DataCo menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi jaringan dan memperluas konektivitas digital di Asia-Pasifik.

Dengan hadirnya kabel laut ini, Jayapura kini memiliki dua jalur (dua kaki) konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua—yang baru diresmikan ini—menghubungkan Vanimo, Papua Nugini, ke Jayapura, kemudian tersambung ke Manado hingga Los Angeles (LA), Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.

Keberadaan jalur alternatif konektivitas ini menjadikan infrastruktur digital Papua jauh lebih tangguh karena memiliki diversity route yang menjamin kelangsungan layanan secara optimal. Jayapura, sebagai pusat konektivitas Papua, kini siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan serta meningkatkan peluang ekonomi daerah melalui infrastruktur bertaraf internasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.

Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin memainkan peran sentral dalam mewujudkan proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis antara Indonesia dan Papua Nugini sudah seharusnya diiringi dengan konektivitas digital yang kuat dan resilien. Menurutnya, kolaborasi antara PNG DataCo dan Telin yang telah terbangun ini menjadi wujud nyata kerja sama yang didasarkan pada semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara. Ia juga menilai kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia.

Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan konektivitas lebih lanjut di kawasan.

”Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung,” tutup Dian. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis melakukan kunjungan kerja ke Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, pada Jum'at (8/5/2026).

Kunjungan ini dilakukan BP Batam untuk memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di kawasan Asia Tenggara dengan mempererat kolaborasi ekonomi bersama India.

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas komunikasi strategis sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru antara Batam dan institusi ekonomi India.

Fary mengungkapkan, hubungan ekonomi Batam dan India menunjukkan tren positif yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data BP Batam, nilai investasi India di Batam sepanjang periode 2016–2025 telah menembus angka Rp258,6 miliar, dengan pencapaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan realisasi sebesar Rp95,2 miliar,” ungkap Fary.

Tidak hanya di sektor investasi, India kini telah menjelma sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam.

Pada kuartal I-2026, nilai ekspor ke India mencapai USD521,6 juta, atau menyumbang 11,14 persen dari total ekspor Batam.

“India adalah mitra strategis dengan potensi besar bagi pengembangan industri dan perdagangan kami. Pertumbuhan investasi dan volume perdagangan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha India terhadap daya saing Batam,” ujar Fary.

Fary menambahkan, BP Batam tengah fokus memantapkan ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri, logistik, dan perdagangan internasional.

Sektor-sektor yang potensial untuk dikolaborasikan mencakup manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, hingga penguatan rantai pasok industri.

Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal India, Ravi Shankar Goel, mengapresiasi kemajuan pembangunan ekonomi di Batam.

Menurutnya, India memandang Indonesia sebagai mitra strategis untuk tumbuh bersama sebagai negara maju.

“Batam adalah salah satu kisah sukses pembangunan ekonomi di Indonesia. Keunggulan geografis yang dekat dengan Singapura, kepemimpinan yang kuat, serta kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadi daya tarik utama bagi investor,” kata Ravi.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan forum presentasi bisnis secara hibrida.

Forum ini direncanakan mempertemukan pengelola kawasan industri di Batam dengan jaringan Kamar Dagang India.

Selain sebagai sarana promosi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memetakan kebutuhan rantai pasok ekspor-impor secara lebih detail melalui identifikasi produk berbasis kode Harmonized System (HS).

Langkah diplomasi ekonomi ini diharapkan memperkokoh posisi Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang dinamis di kancah global. (Isp) 




ABC Mart berlokasi di Kawasan Komplek Ruko ABC, Kecamatan Sagulung, Kota Batam

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Pemilik usaha ABC Mart di Kecamatan Sagulung, akhirnya angkat bicara menyikapi pemberitaan salah satu media online Batam yang menganggap lokasi usahanya menimbulkan dampak keresahan bagi masyarakat. 

Dalam pemberitaan yang beredar, pengusaha ABC Mart ini dianggap menyerobot bahu jalan dan mengubahnya sebagai tempat tongkrongan bagi para penikmat minuman beralkohol (mikol). 

Tudingan itu sontak dibantah langsung oleh pemilik usaha ABC Mart, Masrani Pakpahan. Ia menegaskan, bahwa pihak ABC Mart tidak pernah memberikan izin kepada para konsumen untuk minum alkohol di tempat.

"Kita tidak pernah memberikan izin kepada konsumen untuk minum alkohol disini. Berulang-kali kita juga sudah mencoba lakukan teguran, tetapi tetap saja mereka nyaman minum disini karena sambil menikmati makanan yang tersedia di stand-stand UMKM kawasan Komplek Ruko ABC," ungkap Masrani Pakpahan.

Menurut Masrani Pakpahan, keberadaan meja dan kursi yang disiapkan stand UMKM untuk para pengunjung di depan ABC Mart, sama sekali tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat atau bahkan mengganggu pengguna jalan. 

"Masyarakat masih leluasa lewat di jalan depan ABC Mart dan tidak ada yang diresahkan. Justru, masyarakat sangat bersyukur dengan adanya UMKM disini, mereka tidak perlu jauh-jauh lagi cari makanan," jelasnya.

Soal Izin Dagang Minuman Beralkohol di ABC Mart Kecamatan Sagulung

Masrani Pakpahan menegaskan, bahwa minuman beralkohol yang dijual dan terpajang di etalase ABC Mart secara menyeluruh telah mengantongi izin resmi sesuai peraturan yang berlaku.

"Minuman beralkohol yang kita jual disini telah mengantongi izin resmi Surat Keterangan Pengecer Minuman Beralkohol golongan B dan C yang dikeluarkan langsung oleh Disperindag Kota Batam dan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dari DPM PTSP Kota Batam. Mana mungkin kita berani jual minuman kalau tidak ada izin," jelasnya. 

Dalam kesempatan ini, Masrani Pakpahan juga berharap, bagi media atau orang yang menjadi narasumber informasi harusnya dapat lebih objektif dalam menyampaikan informasi. 

"Jangan asal main tuduh, karena hal ini bisa merugikan mata pencarian nafkah orang lain. Kami tidak merampok bahkan kami tidak melawan aturan Pemko. Justrus kami dengan saudara-saudara pemilik lapak kuliner berupaya menghidupkan ekonomi kerakyatan UMKM. Jangan selalu dipandang sisi negatifnya," pungkasnya. (ISP)


Satgas 136/Tuah Sakti Hadir Membawa Harapan Ditengah Kesunyian Kampung Jigonikme Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Ditengah suasana sunyinya Kampung Jigonikme, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menghadirkan kepedulian bagi masyarakat melalui pembagian pakaian layak pakai dan pelayanan kesehatan gratis kepada warga, Jum'at (8/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Danpos Nume, Kapten Inf Akmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han, tersebut merupakan bagian dari komunikasi sosial untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.

“Keberadaan TNI di sini bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ingin menghadirkan manfaat dan kepedulian bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Akmad Sultoni Yahya.


Suasana hangat terlihat saat warga menerima bantuan dengan penuh sukacita. Selain membagikan pakaian layak pakai, personel Pos Nume juga memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses kesehatan.

Tokoh adat Kampung Wiringgame, Delima Kogoya, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kepada masyarakat Distrik Nume.

“Kami merasa diperhatikan dan dibantu. Kehadiran bapak-bapak TNI membawa harapan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat Papua semakin erat serta tercipta suasana yang aman dan penuh kekeluargaan. (ISP)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.