Di Balik Penugasan Papua, Prajurit Tuah Sakti Hadir Menjadi Guru Bagi Anak-Anak Negeri

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Kehadiran personel Pos Nume Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti di SD Inpres Onendu, Distrik Nume, menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi anak-anak Papua. Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, para prajurit juga turut membantu mengajar dan membina generasi muda di perbatasan.

Dipimpin Dantim Pos Nume Sertu Jodi Nainggolan bersama 17 personel Satgas, kegiatan belajar mengajar berlangsung penuh kehangatan dan keceriaan. Materi yang diberikan tidak hanya pelajaran umum, tetapi juga kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan motivasi untuk meraih cita-cita.

Danpos Nume Satgas Yonif 136/TS Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han., menyampaikan bahwa kehadiran Satgas di sekolah merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pendidikan anak-anak Papua.

“Kami ingin kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi manfaat dan semangat bagi generasi muda Papua agar terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari guru dan masyarakat. Kepala Sekolah SD Inpres Onendu, Yonus Mabel, S.Pd., mengucapkan terima kasih atas kepedulian personel Satgas yang telah membantu meningkatkan semangat belajar dan kedisiplinan para murid.

Di balik tugas negara, prajurit Tuah Sakti membuktikan bahwa pengabdian juga tentang berbagi ilmu, kepedulian, dan menyalakan harapan bagi anak-anak negeri di pelosok Papua. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopkar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun. 

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi peran driver online sebagai garda terdepan dalam menjaga nama baik Batam kepada wisatawan.

Hal itu disampaikan Amsakar Achmad saat menerima audiensi Perwakilan Driver Online Batam di Marketing Centre, Selasa (12/5/2026) siang.

Amsakar menilai, pekerja informal turut menunjang tren kunjungan wisatawan ke Batam. Terlebih, para driver online yang masuk dalam sektor tersebut langsung berhadapan dan bisa memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dari data yang dihimpun, tren positif di awal tahun hingga Februari 2026, kunjungan wisman tercatat mencapai 257.928 orang. Meningkat 25,43 persen dibandingkan Februari 2025.

“Rekan-rekan ini sebenarnya menjadi bagian penting dan corong dalam menyampaikan hal-hal baik tentang Batam kepada para wisatawan,” katanya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Batam itu turut mengapresiasi masukan dan aspirasi yang disampaikan para driver online. Ia pun mendorong ekosistem transportasi digital yang semakin baik sejalan terbitnya Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Tranportasi Online.

“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” terangnya.

Kepala BP Batam lantas menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas iklim investasi salah satunya melalui komunikasi yang harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi dan pemerintah untuk merumuskan solusi yang berkeadilan bagi seluruh pihak.

“Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama kota Batam,” harapnya. 

Turut hadir dalam pertemuan yaitu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. (Isp) 



 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan pergeseran warga terdampak rencana pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City secara bertahap, Selasa (12/5/2026).

Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 31 jiwa berpindah ke kawasan baru sejak awal Mei 2026 lalu. Dengan rincian, 3 KK bergeser pada 5 Mei 2026, menyusul sebanyak 4 KK pada 11 Mei 2026 dan 3 KK sehari kemudian.

Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati hunian baru di kawasan hunian baru Rempang Eco-City mencapai 242 KK atau 842 jiwa.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung program Kementerian Transmigrasi yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang.

Ia juga memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, aman dan mengedepankan pendampingan humanis terhadap masyarakat yang bergeser.

“Kami berharap, kawasan Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang,” ujar Ariastuty.

Tuty, panggilan akrabnya, menambahkan bahwa BP Batam juga memastikan bahwa setiap warga yang bergeser mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan. Termasuk rumah baru yang layak huni serta pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru.

Bukan hanya sekadar memindahkan penduduk, BP Batam bersama instansi terkait juga berupaya menciptakan pusat perekonomian baru melalui program ini.

“Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh dengan hadirnya investasi di kampung mereka,” pungkasnya. (Isp) 




Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Puncak Jaya


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Kehangatan dan kepedulian kembali ditunjukkan prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui kegiatan pelayanan kesehatan (Yankes) yang dilaksanakan di Kampung Wandeng Gobak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Di balik tugas menjaga keamanan wilayah, Satgas Yonif 136/TS membuktikan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya tentang menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga tentang hadir membawa harapan dan kepedulian bagi masyarakat Papua.

Suasana penuh keakraban begitu terasa saat personel Satgas duduk bersama warga, tertawa bersama, dan saling bercerita tanpa adanya sekat ataupun batas antara masyarakat dan prajurit TNI. Kehangatan itu menciptakan hubungan yang begitu dekat layaknya keluarga sendiri.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan penuh kesabaran dan rasa empati, para personel duduk berdampingan bersama warga untuk mendengarkan satu per satu keluhan penyakit yang mereka alami. Warga yang datang tampak nyaman menceritakan kondisi kesehatannya, sementara para prajurit dengan tulus mendengarkan dan memberikan pelayanan terbaik.

Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat Papua.

“Satgas Yonif 136/TS hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk membantu dan menjadi bagian dari masyarakat. Kehadiran kami di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat, semangat, dan rasa kekeluargaan bagi masyarakat Papua,” ungkap Dansatgas.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Wandeng Gobak, Simina Tambuni, mengaku sangat senang dan terharu atas kepedulian personel Satgas Yonif 136/TS kepada masyarakat.

“Kami senang karena bapak-bapak TNI datang membantu kami. Mereka bukan hanya kasih obat, tapi juga duduk bersama kami, dengar cerita dan keluhan kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri,” ujar Simina dengan penuh haru.

Di tengah dinginnya pegunungan Papua, kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kembali membuktikan bahwa ketulusan dan kepedulian mampu menghadirkan kehangatan yang menyentuh hati masyarakat. 

Baru 1 Bulan Bebas Penjara, Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas Polisi Usai Kembali Beraksi di Nongsa

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Unit Reskrim Polsek Nongsa berhasil meringkus residivis curanmor setelah nekat kembali beraksi di wilayah Kaveling Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Dalam pengungkapan ini, Unit Reskrim Polsek Nongsa meringkus dua orang pelaku yakni laki-laki berinisial AWI (33) dan SA (36). Salah satu diantara mereka yakni AWI harus dihadiahi timah panas karena sempat berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat proses pengembangan berlangsung.

Kapolsek Nongsa Kompol Eriman melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Susanto menjelaskan, aksi pencurian yang dilakukan kedua pelaku itu terjadi di teras depan rumah warga Kaveling Sambau RT 06/03, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Senin (11/5/2026) sekira pukul 05.07 Wib.

"Pada saat itu, selepas pulang bekerja korban memarkirkan sepeda motornya jenis Honda CRF di depan teras rumah. Namun, pada keesokan harinya, motor tersebut raib. Sehingga korban melaporkan langsung peristiwa itu ke Polsek Nongsa," ungkap Iptu Rahmat Susanto, Rabu (13/5/2026).

Menerima laporan korban, unit Reskrim Polsek Nongsa yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Rahmat Susanto bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan untuk meringkus keberadaan pelaku.

Hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Nongsa berbuah manis, berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh pada Rabu (13/5/2026) sekira pukul 02.00 Wib, sepeda notor jenis Honda CRF milik warga Sambau saat ini berada di Hotel Memory Kecamatan Lubuk Baja.

Tanpa pikir panjang, tim opsnal langsung menuju ke Hotel Memory dan bethasil mengamankan SA. Setelah dilakukan interogasi singkat terhadap SA, diketahui bahwa sepeda motor jenis Honda CRF tersebut didapat dari rekannya berinisial AWI. 

"Tim berhasil mengamankan AWI. Saat diinterogasi AWI telah mengakui perbuatannya. Selain itu, kita juga menyita barang bukti alat kunci Letter Y beserta mata kunci yang digunakan AWI untuk melakukan pencurian sepeda motor tersebut," jelasnya. 

Lanjut, Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Susanto menyampaikan, AWI merupakan residivis yang baru saja menghirup udara segar kurang dari satu bulan. Sedangkan SA merupakan Residivis dengan kasus yang sama.

"Pada saat pengembangan berlangsung, AWI berusaha melarikan diri, sehingga terpaksa harus dilakukan tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki kanannya," terangnya. 

Atas perbuatannya pelaku curanmor berinisial AWI di jerat dengan pasal 477 KUHP UU No. 1 tahun 2023 dengan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan ancaman pidana penjara 7 hingga 9 tahun.

Sementara itu, pelaku SA di jerat dengan Pasal 591 KUHP UU No. 1 tahun 2023 dengan Tindak Pidana Penadahan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kepri menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kepri untuk menggelar sejumlah perlombaan bagi jurnalis, pelajar, dan mahasiswa.

Berbagai perlombaan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara Ke- 80 sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk lebih dekat dengan institusi kepolisian serta mengasah kreativitas dan kemampuan mereka.

Mengusung tema *“Polisi untuk Masyarakat”,* terdapat tiga kategori perlombaan yang akan diselenggarakan, yakni Lomba Karya Jurnalistik, Lomba Vlog, dan Lomba Menulis Surat untuk Polisi.

Lomba Karya Jurnalistik diperuntukkan bagi jurnalis aktif di Kepulauan Riau.

 Sementara itu, Lomba Vlog dapat diikuti oleh mahasiswa dan pelajar.

Dan, Lomba Menulis Surat untuk Polisi diikuti oleh pelajar tingkat SD dan SMP sederajat. Dalam lomba tersebut, peserta diminta menulis surat yang ditujukan kepada polisi.

Ketua pelaksana kegiatan, Agus Faturohman atau yang akrab disapa Bagas, mengatakan total hadiah yang diperebutkan mencapai puluhan juta rupiah.

Jurnalis Metro TV itu menyebut seluruh peserta bebas mengikuti perlombaan sesuai kategori dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

“Kami dari IJTI dipercaya menjadi panitia perlombaan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini. Perlombaan yang diselenggarakan oleh IJTI ini terdiri 3 jenis lomba dengan kategori dan persyaratannya masing-masing” ujar Bagas, Selasa (12/5/2026).

Bagas menjelaskan, ide kegiatan tersebut muncul dari diskusi para anggota IJTI yang melihat banyak potensi di Kepulauan Riau yang perlu diangkat dan dikembangkan khususnya terkait peran tugas Kepolisian untuk Masyarakat.

Menurutnya, Kepri memiliki banyak sisi menarik, mulai dari keindahan alam hingga perjuangan polisi yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia.

“Kepri ini berbatasan langsung dengan sejumlah negara, seperti Singapura, Malaysia, sehingga banyak kisah cerita tentang polisi yang bertugas membantu dan peduli masyarakat di daerah perbatasan, tetapi belum banyak terekspos,” katanya.

Ia juga menilai masih banyak pelajar dan mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat sosok polisi, namun merasa takut atau belum mengetahui cara mendekatkan diri dengan institusi kepolisian.

“Selama ini masih ada anggapan di masyarakat bahwa kalau anak nakal akan dilaporkan ke polisi atau dimarahi polisi. Padahal tidak serta merta demikian, kami ingin menunjukkan sisi humanis polisi yang selalu hadir di tengah dan untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, menyambut baik seluruh gagasan yang disampaikan IJTI dalam penyelenggaraan perlombaan dalam rangka Hari Bhayangkara Ke 80.

Menurutnya, banyak anggota polisi yang bertugas di pulau-pulau terluar Kepulauan Riau dengan pengabdian yang jarang tersorot publik.

Padahal, para personel Polri tersebut bekerja dengan penuh ketulusan, empati dan selalu berusaha menghadapi tantangan yang ada dengan luar biasa.

“Polda Kepri sangat berterima kasih atas perlombaan yang diinisiasi oleh rekan-rekan IJTI. Dengan adanya kegiatan ini, wawasan masyarakat tentang polisi-polisi yang bertugas di Kepulauan Riau terlebih di wilayah perbatasan bisa semakin terbuka,” ujarnya.

Nona menambahkan, pihak kepolisian juga akan terlibat dalam proses penjurian setiap kategori perlombaan.

“Jadi kami juga akan tergabung dalam tim juri untuk memberikan penilaian terhadap setiap karya yang dikirim peserta,” tegasnya.

Persyaratan Perlombaan: 

 1. Lomba Karya Jurnalistik Tema Polisi untuk Masyarakat

Lomba ini dapat diikuti oleh jurnalis aktif di wilayah Kepulauan Riau. Naskah berita yang dikirim harus merupakan karya baru, belum pernah dilombakan, dan wajib telah tayang di media masing-masing peserta.

 2. Lomba Vlog Tema Polisi untuk Masyarakat

Lomba vlog diikuti oleh pelajar dan mahasiswa di wilayah Kepulauan Riau. Peserta dapat membuat video dengan kreatifitas masing-masing, dan durasi vlog maksimal antara 2 -3 menit.

Video Vlog dikirim melalui email panitia dan wajib diunggah ke akun Instagram masing-masing peserta dengan menyertakan hashtag yang telah ditentukan panitia, yaitu :

Hashtag lomba vlog:

#PolisiUntukMasyarakat #HUTBhayangkaraKe80 #IJTIKepri #LombaVlog #PoldaKepri

 3. Lomba Menulis Surat untuk Polisi

Lomba ini hanya boleh diikuti oleh pelajar SD/sederajat dan SMP/sederajat di wilayah Kepulauan Riau. Peserta diwajibkan menulis surat menggunakan tulisan tangan di kertas double folio sesuai dengan kreatifitas dan ide masing-masing.

Untuk memudahkan pengiriman, surat harus dipindai (scan) dan dikirim melalui email panitia, termasuk bagi peserta yang berada di pulau-pulau terluar. Namun, peserta diminta tetap menyimpan surat asli dan membawanya jika terpilih menjadi pemenang.

Bagas mengatakan, peserta yang menjadi juara nantinya akan mendapat kesempatan membacakan suratnya secara langsung di hadapan Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.

Seluruh karya dapat dikirim melalui email: ijti.hutbhayangkara80@gmail.com.

Batas waktu pengiriman karya masing-masing lomba adalah tanggal....hingga 25 Juni 2026 pukul 10.00 wib.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.