INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Batam mendesak Kantor Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas penjualan minuman mengandung alkohol di Atlas Club, kawasan Dreamland Marina, Tanjung Riau, Sekupang.

Desakan disampaikan Ketua PBB Kota Batam, Martua Susanto Manurung menyusul adanya informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran minuman yang tidak dilengkapi pita cukai.

“Kami meminta Bea Cukai jangan hanya menerima informasi, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan. Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada publik. Tetapi kalau ditemukan pelanggaran, harus ditindak sesuai hukum,” tegas Martua, Kamis (3/9/2026).

Menurut Martua, pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan asal-usul minuman, dokumen pemasukan, kewajiban cukai, serta keberadaan pita cukai pada produk yang dijual.

Ia menegaskan PBB tidak bermaksud menghakimi sebelum ada hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang.

“Kami menyampaikan aspirasi dan informasi yang berkembang di masyarakat. Pembuktiannya adalah kewenangan aparat. Jangan sampai ada kesan laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti,” ujarnya.

Selain soal cukai, PBB Kota Batam juga meminta instansi terkait melakukan pengawasan terhadap Atlas Club. Hal itu meliputi perizinan usaha, jam operasional, keamanan, ketertiban, dan dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Kami meminta pemerintah dan aparat terkait hadir memberikan kepastian hukum. Semua pelaku usaha harus mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum,” tegasnya. 

PBB Kota Batam menegaskan dugaan tersebut belum bisa dinyatakan sebagai pelanggaran sebelum ada hasil pemeriksaan resmi dari Bea Cukai.

"PBB berharap Bea Cukai segera melakukan pengecekan agar masyarakat mendapat kepastian berdasarkan fakta, bukan sekadar informasi atau dugaan," pungkasnya. (Isp) 



Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Berikan Materi PBB di SD Negeri Kalome, Tanamkan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Personel Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan pembelajaran bersama siswa-siswi SD Negeri Kalome. Kegiatan dipimpin Serda Zulfakal bersama personel Pos Kalome sebagai bagian dari program pembinaan teritorial Satgas, Kamis (2/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.

Serda Zulfakal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pendidikan dan generasi muda di wilayah penugasan.

“Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata, memotivasi anak-anak untuk terus belajar, serta semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Danpos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra Marsi mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi penerus yang disiplin dan berkarakter.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita. TNI tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Distrik Kalome. Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Seiring kinerja pertumbuhan investasi dan ekonomi yang menggembirakan, Batam membangun fondasi kota yang lebih tertata melalui penguatan infrastruktur dasar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra menempatkan penataan kota sebagai salah satu agenda prioritas. Infrastruktur dasar yang baik dinilai bukan hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga menjadi indikator penting bagi investor dalam melihat kesiapan suatu daerah untuk berkembang.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pembangunan infrastruktur 2026. Sebanyak 12 dari 19 pekerjaan perbaikan jalan telah rampung seperti ruas Jalan Gadjah Mada depan Southlink, Jalan di atas underpass (Yos Sudarso). Kemudian, beberapa lokasi pekerjaan peningkatan jalan seperti landing point Fly Over Sei Ladi menuju Fly Over Madani.

Selanjutnya, penanganan 29 titik banjir meliputi peningkatan drainase, pembangunan saluran dan bangunan pelintas, pemeliharaan serta normalisasi saluran di sejumlah titik strategis diantaranya Melcem Batu Ampar, Simpang Kabil, kawasan Cendana-KDA, Green Nongsa Batu Besar, Kampung Belian, Sei Binti, Sei Lekop, Tiban, Sagulung dan kawasan industri.

Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu mengurangi hambatan mobilitas, mengatasi persoalan banjir dan genangan serta mendukung konektivitas kawasan industri maupun permukiman.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, bahwa pembangunan fisik yang saat ini berjalan merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan kota yang terus tumbuh.

“Batam berkembang sangat cepat sebagai pusat industri dan investasi. Karena itu, infrastruktur dasar harus mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut agar aktivitas ekonomi berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman,” kata Li Claudia, Minggu (30/8/2026) kemarin.

Sebagai salah satu kawasan terpenting di Indonesia, Batam membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar aktivitas investasi, logistik dan mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih efisien. Karena itu, pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan jalan dan drainase tersebut.

Di saat yang sama, BP Batam juga terus mendorong peningkatan kualitas ruang publik di sejumlah titik. Ruang-ruang publik mulai dipercantik melalui penghijauan, salah satunya penempatan dan penanaman tanaman bougenville di sejumlah ruas jalan utama. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah Batam yang lebih hijau, bersih dan estetik.

Kemudian, BP Batam juga tengah meyiapkan penerapan sistem Penerangan Jalan umum (PJU) melalui teknologi smart integrated PJU. Sistem ini memudahkan untuk memantau seluruh titik lampu secara realtime utamanya di ruas jalan utama Kota Batam.

Menurut Li Claudia yang juga Wali Kota Batam, daya tarik investasi tidak hanya ditentukan oleh kemudahan berusaha, tetapi juga oleh kualitas lingkungan perkotaan.

“Investor tentu melihat banyak aspek. Selain infrastruktur dan kemudahan investasi, mereka juga memperhatikan bagaimana sebuah kota ditata, kebersihannya, kenyamanan lingkungannya, serta kualitas hidup masyarakatnya,” ujarnya.

Dengan arah pembangunan yang semakin terintegrasi, Batam tidak hanya berkembang sebagai pusat industri dan investasi, tetapi juga bertransformasi menjadi kota modern yang tertata, kompetitif dan nyaman bagi masyarakat maupun dunia usaha. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan rencana kerja dan anggaran Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (31/8/2026).

RDP tersebut dihadiri Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, didampingi para Anggota/Deputi BP Batam beserta jajaran.

Dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra, BP Batam berkesempatan untuk memaparkan arah pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam pada 2027 yang mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Investasi melalui Pengembangan Kawasan yang Inklusif dan Infrastruktur Modern.”

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, pagu anggaran BP Batam tahun 2027 ditetapkan sebesar Rp2,44 triliun, sama dengan pagu indikatif yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Pagu anggaran BP Batam Tahun 2027 sama dengan pagu indikatif, yaitu sebesar Rp2,44 triliun,” ujar Amsakar dalam RDP tersebut.

Menurutnya, terdapat rekomposisi anggaran sebesar Rp131,26 miliar yang sebelumnya telah disetujui Komisi VI DPR RI dalam RDP pada 17 Juni 2026, untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan baru serta pembangunan infrastruktur yang menunjang investasi di KPBPB Batam.

“Secara keseluruhan, pagu anggaran BP Batam tahun 2027 akan dialokasikan melalui dua program utama, yakni Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis,” jelas Amsakar.

Sementara itu, target penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam pada 2027 ditetapkan sebesar Rp2,44 triliun yang bersumber dari unit-unit penghasil dan badan usaha di lingkungan BP Batam.

Tiga kontributor terbesar PNBP BP Batam ditargetkan berasal dari Direktorat Pengelolaan Pertanahan, Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Pengelolaan Limbah, serta Direktorat Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan arahan dari Pimpinan dan seluruh Anggota Komisi VI agar pelaksanaan program Tahun 2027 dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan KPBPB Batam, masyarakat, dan perekonomian nasional,” kata Amsakar.

Pada akhir pertemuan, Komisi VI DPR RI menerima penjelasan terkait Pagu Anggaran BP Batam Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 triliun.

“Terima kasih kepada Kepala BP Batam, Wakil Kepala BP Batam, beserta jajaran yang telah menyusun anggaran ini dengan baik agar dapat dioptimalkan pada tahun 2027 mendatang,” tutup Wakil Ketua Komisi VI DPR RI selaku pimpinan rapat, Andre Rosiade. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad - Li Claudia Chandra sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, Batam terus mendorong transformasi layanan investasi dengan berbagai upaya. Beberapa diantaranya melalui penguatan kepastian regulasi, percepatan pelayanan, serta penataan dan pengembangan kawasan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi investor.

Upaya tersebut tercermin dalam kinerja investasi Batam yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Semester I 2026 menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar Rp 29,89 triliun dari target Rp 70 triliun. Nilai tersebut terdiri atas kegiatan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 17,80 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar RP 12,09 triliun.

Sementara itu, berdasarkan metode bottom up, BP Batam mencatat realisasi investasi Semester I 2026 sebesar Rp38,97 triliun atau mencapai 55,67 persen dari target Rp 70 triliun. 

Di sisi lain, kepercayaan investor juga terlihat dari komposisi negara asal investasi. Pada Triwulan II 2026, Singapura menjadi investor paling dominan di Batam, disusul Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, dan Malaysia.

Posisi tersebut memperlihatkan kuatnya daya tarik Batam bagi investor dari negara-negara yang memiliki peran penting dalam perdagangan dan rantai pasok kawasan Asia.

Merespons pencapaian ini, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan bahwa peningkatan investasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami ingin memastikan investor mendapatkan kepastian dalam berusaha. Oleh karena itu, pembenahan regulasi dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dari transformasi yang terus kami lakukan agar investor merasa aman dan nyaman mengembangkan usahanya di Batam,” ujar Amsakar, Senin (31/8/2026).

Transformasi layanan tersebut, lanjut Amsakar, juga diperkuat dengan kebijakan yang menempatkan BP Batam sebagai single-window regulator di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. Dari sisi pengembangan kawasan, BP Batam juga terus memperkuat ekosistem industri dengan mendorong kemajuan sektor manufaktur, logistik internasional, industri digital dan kreatif, serta industri ringan non kimia.

“Fokus kami tidak hanya membenahi penataan dan pengembangan kawasan, tapi bagaimana agar kinerja investasi yang kian baik ini dapat memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Artinya, investasi yang hadir harus mampu memperkuat industri, menciptakan peluang ekonomi, dan memberikan nilai tambah bagi Batam," jelas Amsakar lagi.

Senada, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menegaskan bahwa investasi harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi Batam.

Dengan transformasi layanan investasi yang menjadi prioritas saat ini, Li Claudia berharap, kinerja ekonomi Batam dapat terus meningkat sepanjang tahun 2026 dan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kawasan yang produktif, tertata, dan kompetitif.

“Kami menyadari bahwa membangun Batam tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kepercayaan dan kerja sama antara pemerintah, investor, pelaku usaha, dan masyarakat. Mari kita bahu membahu agar perekonomian di Batam bisa tumbuh lebih baik,” pungkasnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pertandingan Fourfeo Futsal Putri Antar Kebangsaan berlangsung meriah di Lapangan Futsal Gladiola, Karimun, Sabtu (30/8/2026). Turnamen ini diikuti 4 tim yakni KJA FC, Mentuai FC dan One FC asal Karimun, serta Bluesky FC asal Batam.

Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Karimun, Taufiq menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertandingan ini menjadi penunjang prestasi futsal Kabupaten Karimun, khususnya kategori putri.

"Kami dari AFK sangat berterima kasih terselenggaranya kegiatan ini. Tentu ini sebagai penunjang prestasi futsal Kabupaten Karimun," ujarnya.

Ia menyebut minat futsal perempuan masih terbatas, sehingga kegiatan seperti ini penting untuk memotivasi atlet. 

"Sebenarnya futsal perempuan sangat terbatas minat dan kegiatan. Dengan adanya kegiatan ini maka yang suka dengan futsal mereka akan lebih bergairah lagi latihan. Ketika kita membutuhkan atlet-atlet berprestasi, kita bisa langsung merekrut dari mereka," kata Taufiq.

Taufiq berharap kegiatan ini bisa digelar rutin setiap 3-4 bulan sekali. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah agar mendapat dukungan anggaran.

"Untuk antusias futsal perempuan di Karimun sudah mulai berkembang dari jenjang SD, SMP, SMA, bahkan umum. Cuma memang untuk perempuan kita masih agak slow motion, karena memang agak susah kegiatannya," ujarnya.

Pemain Malaysia dan Batam Ramaikan

Turnamen ini juga dimeriahkan pemain dari Malaysia yang tergabung dalam Bluesky FC Batam.

Wafa, pemain Tim Captain Bluesky FC asal Malaysia, mengucapkan terima kasih kepada Coach Noran. 

"Coach Noran sudah memberikan banyak ilmu yang bagus di Malaysia. Tanpa coach kami bukan siapa-siapa. Saya harap saya sudah dapat banggakan coach," ujarnya.

Cici, pemain lainnya, juga berterima kasih kepada Coach An dari No-T Girls Melaka dan Coach Fa dari Batam. 

"Terima kasih karena memberi peluang hingga saya mampu sampai ke tahap ini bersama team luar. Pengalaman ini sangat bermakna," katanya.

Harapan Panitia dan Pemain

Panitia menyebut logo dinosaurus dipilih agar suasana pertandingan menyenangkan bagi anak-anak.

"Pertandingan ini kita buat agar anak-anak happy. Untuk sementara diikuti 4 tim dari Karimun dan Batam agar mereka termotivasi. Insyaallah kedepannya akan merangkul tim-tim lainnya," ujar Coach Dino panitia.


Ia juga bangga dengan perkembangan futsal putri Karimun, seperti tim KJA yang sudah bertanding hingga ke Singapura.

Ulan dari Mentuai FC menilai turnamen ini bagus sebagai wadah latihan. 

"Turnamen ini bagus karena kita bisa berkumpul sama teman-teman dari luar negara, teman-teman dari beda pulau dan sangat termotivasi untuk kedepannya," ujarnya.

Alfie dari KJA FC Kundur berharap turnamen serupa terus digelar. 

"Pertandingan ini sangat bagus, karena kita bisa bermain dengan tim dari beberapa pulau bahkan ada yang dari Malaysia, sekaligus untuk menjalin silaturahmi," katanya. (Isp) 

Menjaga Negeri, Membangun Generasi di Pagaleme
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA — Personel Gadik Yonif 136/Tuah Sakti yang dipimpin Letda Inf Jondri melaksanakan kegiatan pendidikan di SD Pagaleme sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap kemajuan pendidikan dan generasi muda di wilayah penugasan.(30/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para Gadik memberikan pendampingan dan pembelajaran dengan suasana santai, komunikatif, dan penuh semangat. Kehadiran para prajurit disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan keceriaan.

Selain memberikan pembelajaran dan motivasi, para Gadik juga membagikan baju seragam dan buku tulis kepada para siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar sekaligus menambah semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan di sekolah.

Tidak hanya menyampaikan materi, para Gadik juga memberikan motivasi kepada siswa agar semakin percaya diri, rajin belajar, dan berani meraih cita-cita. Interaksi yang hangat antara prajurit dan anak-anak menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh keakraban.

Letda Inf Jondri menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SD Pagaleme semakin termotivasi untuk belajar dan menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerahnya.

Kegiatan Gadik Yonif 136/Tuah Sakti di SD Pagaleme menjadi wujud nyata pengabdian prajurit di tengah masyarakat. Satgas tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut membangun generasi melalui pendidikan, kepedulian, dan perhatian kepada anak-anak Papua.


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.