INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang melampaui target pada 2025, seiring melesatnya investasi di sektor digital dan energi, Kamis (11/6/2026). 

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Bandar Dunia Madani tengah bertransformasi menjadi pusat ekonomi digital dan energi berkelanjutan di kawasan regional.

Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai mencapai Rp69,30 triliun melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut, yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” kata Amsakar, belum lama ini.

Sektor jasa yang di dalamnya mencakup digitalisasi, menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,99 triliun. Disusul sektor industri mesin, elektronik, dan peralatan listrik senilai Rp6,08 triliun, serta sektor listrik, gas, dan air yang mencatatkan investasi sebesar Rp5,80 triliun. Hal ini mencerminkan besarnya minat investor di bidang infrastruktur energi termasuk energi terbarukan.

Realisasi investasi sektor digital secara khusus tercatat sebesar Rp 8,557 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh berkembangnya kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai episentrum kegiatan teknologi dan pusat data di Batam.

Amsakar menyebut kehadiran data centre dan infrastruktur digital di Batam bukan sekadar tren sesaat. “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital,” tambahnya.

Penyerapan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada triwulan keempat 2025 tercatat 836 orang, dengan dampak tidak langsung yang jauh lebih luas melalui rantai pasok dan layanan pendukung.

Selain Singapura sebagai investor dominan, negara-negara seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Malaysia, juga tercatat aktif berinvestasi di sektor digital Batam. Amsakar menyebut, daya tarik Batam bukan semata soal efisiensi biaya.

“Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional,” ujarnya.

Green Energy: PLTS dan Energi Berkelanjutan Jadi Prioritas

Di tengah booming data centre yang membutuhkan pasokan listrik besar dan andal, BP Batam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan solusi energi hijau sebagai komponen tak terpisahkan dari ekosistem investasi Batam.

Tingginya realisasi investasi di sektor listrik, gas, dan air senilai Rp5,80 triliun, menunjukkan bahwa infrastruktur energi jadi prioritas bagi investor yang masuk ke Batam, termasuk juga kebutuhan akan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan untuk mendukung operasional pusat data.

Ia mengatakan, BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Integrasi energi terbarukan, termasuk PLTS, jadi roadmap pengembangan kawasan agar Batam mampu memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai syarat utama bagi investasi global.

“Transformasi digital kita nyata. Kami (BP Batam) berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan,” kata dia.

Kemudian, di tengah kemunculan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang juga membidik pasar data centre dan ekonomi digital, Amsakar menolak framing persaingan.

“Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun komplementaritas. Singapura kuat sebagai pusat HQ dan layanan global; Johor menawarkan perluasan kapasitas; dan Batam memiliki karakteristik unik seperti FTZ/SEZ, ekosistem industri, maritim-logistik, serta kedekatan operasional dengan Singapura,” ujarnya.

Dalam visi BP Batam, kawasan ini dapat membentuk regional digital and industrial corridor yang terintegrasi, di mana data centre dan aktivitas digital tersebar dalam model jaringan sesuai kebutuhan efisiensi dan operasional bisnis.

BP Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Lewat NDP, program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, RMIT University, dan Epic Games, telah hadir untuk mencetak talenta digital lokal.

BP Batam juga meluncurkan platform MANTAB pada 8 Desember 2025 lalu, yakni sebuah sistem job matching berbasis digital yang dirancang untuk menghubungkan ketersediaan SDM dengan kebutuhan industri secara langsung dan terintegrasi. (Isp) 



Tim Hukum PWI Minta Kasus 'Blacklist' Diusut Tuntas, Lintong Resmi Laporkan Planet Diskotik ke Polresta Barelang
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengambil langkah tegas terkait dugaan tindakan pencemaran nama baik yang menimpa Wakil Ketua, Lintong Carles Manurung. 

Dengan didampingi langsung oleh Penasihat Hukum, Lintong secara resmi telah melaporkan manajemen tempat hiburan malam HH Club (Planet 3) ke Polresta Barelang pada Kamis (11/6/2026).

​Laporan polisi tersebut teregistrasi dengan Nomor: STTLP/B/238/VI/2026/SPKT/POLRESTA BARELANG/POLDA KEPULAUAN RIAU. Upaya hukum ini diambil sebagai respon atas pemasangan foto diri Lintong yang ditempel secara sepihak di area publik tempat hiburan tersebut dengan narasi yang merugikan integritasnya.

​Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Parna Simarmata mengatakan, bahwa langkah organisasi mengawal kasus ini merupakan bentuk solidaritas dan perlindungan kelembagaan.

Menurut Parna, PWI memastikan akan memberikan pengawalan penuh secara hukum demi memulihkan harkat dan martabat pengurusnya.

​"Ini juga bentuk pendampingan kita terhadap saudara Lintong sebagai Wakil Ketua PWI. Langkah hukum ini sangat penting diambil untuk memulihkan nama baiknya yang telah dirugikan oleh tindakan sepihak tersebut," ujar Parna Simarmata dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

​Berdasarkan kronologi pada dokumen laporan, peristiwa ini bermula pada Kamis, 4 Juni 2026 subuh, sekitar pukul 04.20 WIB. Korban menerima informasi dari seorang rekan bahwa foto dirinya dipajang di dinding samping pintu masuk HH Club yang berlokasi di Jl. Komp. Nagoya City Centre Blok A No. 11-12, Lubuk Baja, Kota Batam.
Setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, ditemukan selembar foto korban yang mengenakan baju hitam dan topi putih tertempel jelas di dinding akses masuk utama hiburan malam itu, lengkap dengan tulisan "BLACKLIST".
Tindakan sepihak dari manajemen atau pimpinan HH Club tersebut dinilai telah menyerang kehormatan, memicu fitnah, serta merugikan nama baik korban secara pribadi maupun posisinya sebagai pengurus inti organisasi pers. Atas dasar itulah, pasal dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 433 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dilayangkan kepada pihak terlapor.

​Dengan adanya keterlibatan Penasihat Hukum PWI dalam mendampingi kasus ini, PWI meminta jajaran Penyidik Satreskrim Polresta Barelang untuk mengusut laporan tersebut secara tuntas, transparan, dan profesional agar memberikan kepastian hukum yang adil.

Puluhan wartawan dari lintas organisasi pers di Kota Batam juga turut mendampingi Lintong dalam pelaporan kasus ini ke Mapolresta Barelang. (ISP)


Pelanggaran Hak Privasi Menguap, Foto Pengujung Berlabel 'Back List' di P1,P2 dan P3 Batam Raib Pasca Dilaporkan ke Polisi
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Foto wajah pengusaha Batam Lintong Charles Manurung dengan keterangan 'Black List' beserta pengunjung lainnya yang sebelumnya sempat dipasang di sejumlah tempat hiburan malam (THM) Batam kini sudah tidak terlihat lagi. 

Hilangnya foto tersebut diketahui setelah tim kuasa hukum Lintong Charles Manurung melakukan penelusuran langsung ke lokasi hiburan malam P1, P2 dan P3 Batam, Kamis (11/6/2026).

Dari hasil pengecekan tersebut, foto yang sempat terpajang di pintu masuk P1, P2, dan P3 diketahui sudah tidak lagi berada di tempat semula.

Kuasa hukum Lintong menyebut keberadaan foto tersebut sebelumnya menjadi dasar keberatan kliennya karena dinilai merugikan nama baik dan kehormatan pribadi. Foto itu diketahui dipasang bersama tulisan blacklist yang dapat menimbulkan persepsi negatif di kalangan pengunjung maupun masyarakat umum.

“Hasil penelusuran tim di lapangan, foto yang sebelumnya terpajang di pintu masuk P1, P2, dan P3 sudah tidak nampak lagi. Saat dilakukan pengecekan, tidak ditemukan lagi foto maupun keterangan blacklist di area pintu masuk,” ujar tim kuasa hukum.

Meski foto tersebut telah dicabut, pihak kuasa hukum menegaskan proses hukum yang telah dilaporkan ke Polresta Barelang tetap berjalan. 

Mereka menilai penghilangan foto tidak serta-merta menghapus dugaan kerugian yang telah dialami kliennya selama foto tersebut terpajang dan diketahui oleh banyak pihak.

"Kita tetap lanjut ke tahap berikutnya," pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.

Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.

Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusahaan, Denny Tondano beserta jajaran. (Isp) 



Tak Hanya Bertugas Menjaga Kedaulatan Negara, Prajurit Tuah Sakti Juga Jadi Guru Untuk Anak Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | Papua– Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Nume turut berperan mencerdaskan generasi Papua dengan menjadi tenaga pendidik bagi anak-anak SD Inpres Kampung Jigonikme, Distrik Nume.(10/06/2026). 

Dipimpin Danpos Nume Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya, personel Satgas mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pengenalan Pancasila dan lagu-lagu nasional.

Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya mengatakan, selain menjaga keamanan wilayah, Satgas juga ingin meningkatkan minat belajar dan membantu mengembangkan potensi anak-anak di Distrik Nume.


"Kami ingin hadir membawa harapan dan menumbuhkan semangat belajar bagi generasi penerus Papua," ujarnya.

Guru SD Inpres Jigonikme, Joni Wenda, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian personel Pos Nume yang telah membantu proses belajar mengajar.

"Kami sangat terbantu. Kehadiran bapak-bapak TNI membuat anak-anak semakin senang dan bersemangat dalam menimba ilmu," ungkapnya.

Bagi Prajurit Tuah Sakti, menjaga kedaulatan negara dan mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan pengabdian yang berjalan beriringan demi masa depan generasi Papua yang lebih baik. (ISP)



 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi

2.Kelurahan Teluk Tering

3.Kelurahan Sukajadi

4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam menggelar sosialisasi pelayanan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan, di Ruang Habibie Lantai 4 RSBP Batam, Rabu (10/6/2026).

Dibuka langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sekupang, perwakilan perusahaan, perangkat RT/RW, jajaran Lurah Tanjung Pinggir, dan instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ariastuty menjelaskan bahwa Kota Batam merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang ditopang oleh sektor industri, jasa, perdagangan dan investasi.

Dari aktivitas tersebut, terdapat peran penting dari pekerja yang setiap harinya berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah. Oleh sebab itu, perlindungan terhadap pekerja merupakan bagian penting yang tidak dapat terpisahkan dari pembangunan daerah.

“Kerjasama antara Rumah Sakit BP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan wujud dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, cepat dan berkualitas bagi para pekerja di Kota Batam,” ujarnya.

Untuk itu, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas terbangunnya komunikasi dan kolaborasi yang baik antara Rumah Sakit BP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dan semakin ditingkatkan.

Ariastuty berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk lebih banyak bertanya, berdiskusi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pelayanan Jaminan Kecelakaan Kerja.

Sehingga, ketika terjadi kondisi yang tidak diharapkan, seluruh pihak telah memahami prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan.

“Pada akhirnya tujuan kita sama, yaitu memastikan bahwa masyarakat khususnya para pekerja di Kota Batam memperoleh pelayanan yang cepat, mudah dan memberikan rasa aman,” tutupnya. (Isp) 


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.