Tim Gabungan Polsek Batam Kota Berhasil Meringkus 'Jambret' di Ruas Jalan Engku Putri Batam Center 
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Batam Kota dan opsnal Subdit Jatanras Polda Kepri berhasil meringkus seorang pria berinisial MH (24) setelah terbukti melancarkan aksi jambret di ruas Jalan Engku Putri, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Aksi jambret yang dilakukan MH itu terjadi pada hari Rabu (27/5/2026) pukul 21.30 Wib. Ia nekat merampas sebuah handphone milik korban yang tak lain merupakan seorang wanita mahasiswa berinisial PF (19) warga Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong.

Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal melalui Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Rahmat Susanto menjelaskan, pada hari Rabu tanggal 27 Mei 2026 sekira pukul 21.30 Wib, korban PF bersama temannya pergi berkeliling di daerah Engku Putri menggunakan sepeda motor dengan posisi handphone diletakkan di dashboard sepeda motor.

"Pada saat dilampu merah persis di belokkan Kantor Bank Indonesia, datang pelaku MH dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung mengambil handphone korban serta melarikan diri dengan sepeda motornya. Tanpa pikir panjang, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Batam Kota," ungkap Iptu Rahmat Susanto saat di konfirmasi wartawan Rabu (3/6/2026).

Menerima laporan korban, pada hari Senin (2/6/2026) sekira pukul 01.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Batam Kota bersama tim opsnal Subdit Jatanras Polda Kepri mendapatkan informasi pelaku pencurian berada di seputaran Batam Kota.

"Pelaku MH berhasil kita amankan di sebuah rumah kawasan Perumahan Batara Raya Batam Kota. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti kita bawa ke Polsek Batam Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar Iptu Rahmat Susanto. 

Tak hanya berhasil meringkus MH, Polisi turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya 1 unit handphone merk Oppo warna gold, 1 buah helm merk scopy warna putih dan 1 helai jaket warna hitam.

Atas perbuatannya, tersangka MH kini dijerat dengan Pasal 476 KUHP ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun. (ISP)







Dari Bukit Zaitun, Semangat Pancasila Berkibar di Tanah Papua
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Puncak Jaya, Binda dan Organisasi Barisan Merah Putih (BMP) melaksanakan Kirab Merah Putih sejauh 2 KM dari Mako Kodim 1714/Puncak Jaya menuju Bukit Zaitun Kota Mulia, Senin (1/7/2026).

Diketahui, Kirab Merah Putih ini sebagai wujud semangat persatuan dan cinta tanah air. Kegiatan yang diawali dengan pengobatan gratis kepada masyarakat Puncak Jaya bertujuan memperkuat nasionalisme Pancasila sebagai Dasar negara, menumbuhkan kecintaan terhadap NKRI, serta mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Dengan membawa bendera Merah Putih berukuran 50 m x 8 m menembus jalur pegunungan Papua, para peserta kirab dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan bahwa semangat Pancasila dan persatuan bangsa tetap hidup dan terjaga di wilayah Papua.

Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P. menyampaikan bahwa Kirab Merah Putih menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap bangsa.

"Kirab Merah Putih ini menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan bangsa. Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, mari kita terus menjaga kebersamaan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Berkibarnya Merah Putih di puncak Bukit Zaitun menjadi simbol bahwa dari Tanah Papua, semangat persatuan, pengabdian, dan cinta Pancasila terus menyala untuk negeri.(ISP)

Di Balik Sejuknya Tinggi Nambut, Prajurit Tuah Sakti Pererat Silaturahmi Bersama Warga Melalui Anjangsana 

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Ditengah hamparan alam pegunungan yang menyejukkan, personel Pos Tinggi Nambut Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah-rumah warga Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Jum'at (31/5/2026).

Diketahui anjangsan ini sebagai wujud kepedulian dan upaya mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh DPP sekaligus Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf Syamsu Hidayat. Dengan berjalan dari rumah ke rumah, prajurit Tuah Sakti tidak hanya hadir untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendengarkan cerita, harapan, serta berbagai kebutuhan masyarakat. 

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas turut membagikan pakaian layak pakai dan memberikan motivasi kepada warga agar terus menjaga kebersamaan, persatuan, serta keamanan lingkungan kampung.

Suasana penuh kehangatan tampak saat warga menyambut kedatangan para prajurit. Canda, senyum, dan obrolan sederhana menjadi bukti eratnya hubungan yang terjalin antara Satgas dan masyarakat di wilayah penugasan.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly menyampaikan, bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk menjadi saudara dan sahabat bagi masyarakat. Melalui anjangsana ini, kami ingin mendengar langsung kondisi warga serta memperkuat kebersamaan yang telah terjalin dengan baik di Kampung Tinggi Nambut," ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga, Mama Mendi (41), mengaku senang dan bersyukur atas perhatian yang terus diberikan oleh personel Pos Tinggi Nambut.

"Bapak-bapak TNI sering datang melihat kami dan membantu warga. Kami merasa senang karena mereka selalu peduli dan dekat dengan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan," ungkapnya.

Melalui langkah-langkah sederhana yang penuh ketulusan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, harapan, dan kehangatan bagi masyarakat di pelosok negeri. (ISP)

Delapan Orang Warga Binaan Rutan Batam Terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE/ 2026 M, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam memberikan Remisi Khusus Hari Raya Waisak kepada 8 orang warga binaan beragama Buddha yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan perundang-undangan, Minggu (31/5/2026).

Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif, aktif mengikuti program pembinaan, serta senantiasa menaati tata tertib selama menjalani masa pidana. 

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pemberian remisi ini menjadi momentum yang penuh makna bagi para penerima untuk semakin meningkatkan kesadaran diri, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta terus mengikuti program pembinaan yang telah disediakan oleh Rutan Batam.


Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam Fajar Teguh Wibowo mengatakan, remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik selama menjalani pembinaan.

"Remisi yang diberikan pada peringatan Hari Raya Waisak ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku baik, meningkatkan kualitas diri, serta mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh," ujar Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo. 

Melalui momentum Hari Raya Waisak yang sarat dengan nilai kedamaian, kebijaksanaan, dan kasih sayang, Rutan Batam berharap seluruh warga binaan dapat menjadikan perayaan ini sebagai sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki sikap, meningkatkan keimanan, serta membangun harapan baru dalam dalam menjalani masa pembinaan.

"Saya berharap, seluruh warga binaan dapat menjadikan perayaan ini sebagai sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki sikap, meningkatkan keimanan, serta membangun harapan baru dalam dalam menjalani masa pembinaan," pungkasnya. (ISP)

Dibalik Kabut Wondama, Langkah Prajurit Tuah Sakti Hadir Membawa Kehangatan Bagi Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Di tengah sejuknya udara pegunungan dan hamparan alam Papua yang memukau, personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan patroli simpatik yang dirangkaikan dengan anjangsana ke rumah-rumah warga Kampung Wondama, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (30/05/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh DPP Letda Inf Wandy tersebut tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan wilayah tetap kondusif, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.

Dengan berjalan kaki menyusuri jalan kampung, personel Satgas menyapa warga, berdialog, mendengarkan berbagai keluhan dan harapan masyarakat, serta membangun komunikasi yang hangat dan penuh keakraban. Kehadiran prajurit disambut dengan senyum dan antusiasme warga yang merasa diperhatikan serta dihargai.

DPP Letda Inf Wandy menyampaikan bahwa patroli simpatik merupakan bentuk nyata kepedulian Satgas kepada masyarakat Papua.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara yang selalu siap mendengar, membantu, dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P. menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan personelnya merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk terus hadir di tengah masyarakat.

"Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga membangun kedekatan, menumbuhkan rasa saling percaya, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus memperkuat persaudaraan antara TNI dan rakyat di Tanah Papua," ungkap Dansatgas.

Salah satu warga Kampung Wondama, Bapak Kogoya (43), mengaku senang dan bersyukur atas kehadiran personel Satgas yang rutin menyambangi masyarakat.

"Kami senang kalau bapak-bapak TNI datang ke kampung. Mereka selalu menyapa, mendengar cerita kami, dan melihat keadaan warga. Kehadiran mereka membuat kami merasa tidak sendiri. Semoga hubungan baik ini terus terjaga dan bapak-bapak TNI selalu diberi keselamatan dalam bertugas," tutur Bapak Kogoya.

Melalui kegiatan patroli simpatik dan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus berupaya membangun kepercayaan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan rasa aman dan kebersamaan bagi masyarakat Papua. Di balik kabut Wondama, terjalin sebuah ikatan yang lahir dari kepedulian, ketulusan, dan kasih sayang, membuktikan bahwa TNI tidak hanya hadir menjaga negeri, tetapi juga merangkul hati masyarakat hingga ke pelosok Papua. (ISP)

Pererat Kebersamaan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana ke Rumah Warga Distrik Pageleme
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Personel Pos Kp 55 Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah-rumah warga Kampung Lungwineri, Distrik Pageleme, Jum'at (29/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Dantim 1 Pos Kp 55 Sertu Sabarita Siahaan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. 

"Dalam kegiatan tersebut, personel juga membagikan pakaian kepada anak-anak hingga orang tua sebagai bentuk kepedulian kepada warga," ujarnya.

Sertu Sabarita Siahaan menyampaikan bahwa kehadiran Satgas tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga masyarakat. Senada dengan itu, Danpos Kp 55 Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul menegaskan bahwa kegiatan anjangsana akan terus dilakukan guna memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Salah satu warga, Bapak Frengki Wuea, mengaku senang atas kepedulian yang diberikan personel Satgas. Menurutnya, kehadiran prajurit tidak hanya membawa rasa aman, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kehangatan bagi masyarakat Kampung Lungwineri.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus menunjukkan komitmennya untuk hadir, membantu, dan tumbuh bersama masyarakat di wilayah penugasan. (ISP)









Selebgram Ayu Aulia Kembali Bikin Geger, Sebut : Roby Kurniawan Kamu Jahat !
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Selebgram cantik Ayu Aulia kembali menguggah sebuah postingan yang membuat jagat dunia maya kembali ramai dengan menyinggung sosok Bupati Bintan, Roby Kurniawan melalui akun Instagram pribadinya

Dalam video yang diunggah pada Rabu (27/5/2026), Ayu terlihat menuruni tangga dengan latar belakang kawasan hutan sambil menyampaikan kalimat yang ditujukan kepada Roby Kurniawan.

“Roby Kurniawan, kamu jahat,” ujar Ayu dalam video tersebut.

Selain video, Ayu juga menuliskan keterangan yang menyinggung sosok berinisial “R” yang disebutnya sebagai Bupati Bintan, Kepulauan Riau.

Dalam unggahannya, Ayu menyampaikan bahwa dirinya ingin suaranya didengar dan menilai seorang pemimpin seharusnya berani memberikan penjelasan serta menerima kritik dari masyarakat.

“Mungkin dulu aku pernah menutupi semuanya, bahkan membiarkan diriku dianggap berhalusinasi. Tapi sekarang aku ingin suara perempuan ini didengar. Seolah semua ini hanya lelucon bagimu,” tulis Ayu.

Ia juga menyinggung sikap diam yang menurutnya dipilih untuk menjaga citra sebagai kepala daerah.

“Di balik luka dan air mataku, kamu memilih diam demi menjaga citra sebagai bupati. Padahal seorang pemimpin seharusnya berani menjawab, berani dikritik, bukan menghilang seakan tak terjadi apa-apa. Bukan begitu, Pak Bupati @robykurniawanansar?” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian warganet dan memunculkan beragam tanggapan di media sosial.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari Roby Kurniawan terkait unggahan yang disampaikan Ayu Aulia. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait juga belum memperoleh tanggapan.

Media Inspirasikepri.com masih berupaya mendapatkan klarifikasi dari seluruh pihak guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik. 

Sebelumnya, Sosok Bupati Bintan Roby Kurniawan mendadak jadi sorotan, karena ikut dikaitkan dengan skandal Ayu Aulia yang diduga dihamili seorang pejabat publik sampai kehilangan rahim akibat aborsi.

Hal ini bermula ketika netizen memergoki selebgram Ayu Aulia meninggalkan komentar di salah satu unggahan Instagram Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Namun sejauh ini, belum ada satu pihak pun yang mampu menepis isu-isu tersebut. Tentunya, publik masih bertanya-tanya, apakah benar isu dugaan kehamilan Ayu Aulia hingga aborsi dilakukan oleh oknum pejabat tersebut ?. (ISP)



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.