Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/TS Kembali Gelar Komsos dan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kampung Wiringgame


INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial di wilayah penugasan, personel Pos Kotis Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) sekaligus pembagian sarana penggalangan (sargal) kepada warga Kampung Wiringgame, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Senin (5/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Pos Kotis dengan Dpp Sertu Lase sebagai pelaksana di lapangan. Kehadiran prajurit TNI disambut hangat oleh masyarakat setempat yang merasa terbantu dan diperhatikan.

Selain melaksanakan komsos dan pembagian sargal, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti juga memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan kepada warga setempat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian prajurit terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan.


Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas juga menjalin silaturahmi dengan tokoh adat Kampung Wiringgame, Bapak Ebel Telenggen, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan komsos ini, prajurit tidak hanya membagikan sargal, tetapi juga mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat, sehingga hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat semakin terjalin erat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Kami berharap melalui komsos, pembagian sargal, serta pelayanan kesehatan ini dapat membantu meringankan beban warga serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan ini sangat penting dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujar Danpos Kotis, Letda Inf Abdul Heru.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, serta diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kampung Wiringgame. (ISP)





Gudang Supplier Kabel Listrik Diduga Tak Berlabel SNI Bebas Beroperasi di Kawasan Industri Citra Buana Center Park Seraya

INSPIRASIKEPRI.COM | Batam - Sebuah gudang supplier kebutuhan material kabel listrik beroperasi di kawasan industri Citra Buana Center Park, Seraya, Kota Batam disinyalir menyediakan barang tanpa berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI).

Informasi yang berhasil dihimpun, praktik tak lazim ini beroperasi sejak lama. Mereka, diduga kuat nekat mendistribusikan material kabel elektronik tanpa berlabel SNI untuk memenuhi kebutuhan toko hingga perusahaan dengan tarif harga yang relatif cukup murah.

Pantauan wartawan pada Selasa (7/4/2026) di lokasi, terlihat gudang supplier itu nampak cukup mencurigakan. Tidak aktivitas pekerja layaknya pada umumnya. Bahkan, lebih mengejutkan lagi, gudang itu juga tidak dilengkapi dengan plang nama perusahaan. 

"Gudang kabel ini hanya buka ketika ada pembeli saja. Material kabel diduga tanpa berlabel SNI yang mereka jual ini, berasal dari luar Kota Batam," ungkap Sumber saat ditemui di seputaran lokasi.


Menurut sumber, gudang supplier kabel diduga tanpa berlabel SNI dikendalikan oleh seorang pria bernama Dinen. Ia mengatur keluar masuknya material kabel dari dalam gudang tersebut. 

"Setau saya gudang supplier ini punya Pak Dinen. Beliau yang mengatur keluar masuknya material kabel ini," jelasnya.

Sudah jelas, jika benar-benar terbukti pengusaha tersebut menjual barang tanpa SNI (Standar Nasional Indonesia), maka dapat dipastikan mereka melanggar UU No. 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian dan mengancam pelaku usaha yang memperdagangkan barang tidak sesuai SNI (yang diwajibkan) dengan pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda hingga Rp35 miliar. 

Bahkan, jika sampai nekat berani memalsukan tanda SNI, ancamannya bisa mencapai 7 tahun penjara atau denda Rp50 miliar.


Tak hanya itu, sanksi Administratif juga menantinya, berdasarkan Pasal 64, pelaku bisa dikenakan tindakan administratif seperti peringatan tertulis, penarikan barang dari peredaran, penutupan usaha, hingga pembekuan/pencabutan izin usaha.

Kemudian mengenai Perlindungan Konsumen, Pelanggaran SNI juga melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, di mana pelaku usaha wajib menjamin keamanan dan kualitas produk. 

Seperti diketahui, SNI wajib diberlakukan pada produk yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup, seperti barang elektronik, helm, mainan anak, tekstil dan produk makanan tertentu.

Dalam temuan ini, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian berhak melakukan sidak, menyita dan memusnahkan produk yang tidak memenuhi standar SNI untuk melindungi konsumen. 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait untuk mendalami lebih lanjut temuan ini. (Tim)

Penuh Kepedulian, Satgas Yonif 136/TS Kembali Gelar Pengobatan Gratis Secara 'Door to Door' Untuk Warga Distrik Ilu

INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Dengan penuh kepedulian, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti hadir menyapa warga Distrik Ilu melalui pelayanan kesehatan gratis secara door to door melakukan pemeriksaan, pengobatan dan edukasi dengan sentuhan humanis.

Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pegunungan, kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menjadi harapan bagi masyarakat. 

Melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga, Pos Ilu kembali menggelar pelayanan kesehatan gratis secara door to door di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (4/4/2026).

Dipimpin oleh Serda A. Panjaitan, kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian tulus TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan. 

"Dengan menyusuri pemukiman warga, tim kesehatan Satgas hadir memberikan pemeriksaan dan pengobatan tanpa dipungut biaya," ungkap Serda A. Panjaitan.

Tak hanya memeriksa tekanan darah dan suhu tubuh, prajurit juga melayani konsultasi berbagai keluhan penyakit ringan seperti flu, batuk, hingga gangguan kulit. Anak-anak dan lansia pun mendapat perhatian khusus melalui pemberian vitamin guna menjaga daya tahan tubuh mereka. Di sela kegiatan, edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) turut diberikan sebagai langkah preventif bagi masyarakat.

Serda A. Panjaitan menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu kesulitan rakyat.

"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir di tengah mereka. Kesehatan adalah hal utama, dan kami berupaya memastikan warga tetap sehat agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik," tegasnya.

Respon hangat pun datang dari masyarakat Distrik Ilu. Warga menyambut dengan penuh antusias dan rasa syukur, terlebih karena pelayanan kesehatan ini langsung menjangkau rumah-rumah mereka—sesuatu yang jarang mereka rasakan mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Momen kebersamaan antara prajurit dan warga pun terasa begitu hangat, mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/TS kembali membuktikan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang nyata seperti mengobati, menguatkan dan menebar harapan hingga ke pelosok negeri. (ISP)


Pos Kalome Satgas Yonif 136/TS Kembali Gelar Pengobatan Keliling dan Komsos Untuk Masyarakat Puncak Jaya 

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan serta mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial) dan pelayanan pengobatan keliling bersama warga Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (4/4/2026).


Kegiatan tersebut di pimpinan langsung oleh bintara kesehatan Pos Kalome Sertu Riki Wijaya di dampingi oleh Tenaga Kesehatan (Takes) Pratu Ismail beserta personel Pos Kalome . Pelaksanaan kegiatan ini bagian program pembinaan teritorial Satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perbatasan khususnya dalam Bidang Kesehatan.

Dengan membawa perlengkapan medis sederhana, obat-obatan, serta vitamin, personel menyambangi rumah-rumah warga dan melayani masyarakat yang datang ke pos untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi umum, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat dan vitamin sesuai dengan keluhan yang dialami warga. Edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga turut disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah timbulnya penyakit.

Bakes Pos Kalome Sertu Riki Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Kegiatan pengobatan keliling ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Distrik Kalome menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang secara aktif turun langsung ke lapangan.

Melalui kegiatan Pengobatan Keliling dan Komsos ini, Satgas tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)













Wujud Kemanunggalan TNI AD, Satgas Yonif 136/TS Goro Bersama Masyarakat Distrik Ilu Puncak Jaya Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Wujud nyata kemanunggalan antara aparat keamanan dan masyarakat kembali terlihat di Distrik Ilu, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menggelar kegiatan karya bakti berupa gotong royong di Pasar Ilu, Jum'at (3/4/2026).

Diketahui, hal ini sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi. Papua Tengah.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Illu Lettu Inf Bambang Tri Sutejo, dengan penuh semangat gotong royong, personel TNI bersama aparat kepolisian dan masyarakat bahu-membahu membersihkan area pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Dalam keterangannya, Lettu Inf Bambang Tri Sutejo menyampaikan bahwa karya bakti ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.

“Karya bakti ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi bagaimana kita bisa hadir bersama, bekerja bersama, dan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.


Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur aparat keamanan lainnya, di antaranya Danramil Ilu Letda Inf Andri Fransisko, Kapolsek llu Iptu Rajab, Dantim BAIS Kapten Inf Rickye, serta Danpos Maleo Letda Inf Joko. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan kuatnya sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan wilayah.

Tak hanya aparat, tokoh masyarakat juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kepala Suku Joiron Wonda, Kepala Gembala Bapak Kemandor, serta Kepala Pemuda Jekson Kogoya hadir langsung memberikan dukungan dan motivasi kepada warga.

Kepala Suku Joiron Wonda mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Satgas Yonif 136/TS. Menurutnya, kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat mampu membangkitkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat senang. Kehadiran bapak-bapak TNI dan Polisi memberi contoh nyata bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan, khususnya di pasar ini,” ungkapnya.

Adapun sasaran dalam kegiatan karya bakti meliputi pembersihan saluran drainase, pengangkutan sampah plastik, serta penataan lapak pedagang agar lebih rapi dan nyaman. Hingga kegiatan berakhir, suasana penuh keakraban dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan eratnya hubungan antara Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dengan masyarakat Distrik llu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkokoh sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta kesejahteraan di wilayah penugasan. (ISP)

Pengabdian Tanpa Batas, Satgas Yonif 136/TS Pos Tinggi Nambut Kembali Buka Pelayanan Kesehatan Bagi Warga

INSPIRASIKEPRI.COM | Papua Tengah - Di balik tugas pengamanan yang diemban, terselip ketulusan pengabdian prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang tak pernah padam hadir sebagai penjaga sekaligus pelayan dengan menebar kepedulian dan harapan bagi masyarakat di setiap langkah pengabdiannya.

Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut yang dipimpin oleh DPP Serma Joerman (Bakes) kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi warga di sekitar Kampung, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Kamis (2/4/2026).

Komandan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo menjelaskan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. 

"Dengan penuh keikhlasan, personel Satgas turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan medis yang dibutuhkan warga," ungkap Letkol Inf Yudi Satria Prabowo. 

Dalam pelaksanaannya, berbagai layanan kesehatan diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit ringan, hingga pemberian vitamin kepada anak-anak dan lansia. 

Tidak hanya itu, Satgas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat guna mencegah timbulnya berbagai penyakit.

Kehadiran Satgas disambut hangat oleh masyarakat Distrik Tingginambut. Antusiasme terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk berobat dan berkonsultasi. 

Salah satu warga, Bapak Kiwo (50), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Satgas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu kami. Kami merasa sangat terbantu, apalagi di sini akses kesehatan masih sulit,” ungkapnya dengan penuh haru.

Melalui kegiatan ini, hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat semakin erat. Interaksi yang terjalin dengan penuh kehangatan mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga di wilayah penugasan.

Pelayanan kesehatan yang dilaksanakan ini menjadi salah satu wujud pengabdian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Lebih dari sekadar menjalankan tugas pengamanan, Satgas hadir sebagai sahabat dan pelayan masyarakat, membawa harapan serta kepedulian bagi warga. (ISP)


Pererat Tali Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Sambangi Rumah Warga di Kampung 55 Papua
INSPIRASIKEPRI.COM| Papua – Dalam upaya mempererat hubungan serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos KP 55 jajaran Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mengunjungi rumah-rumah warga di Distrik Pangaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (1/4/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Ambarita Siahaan, bersama personel Satgas. Anjangsana ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang secara konsisten dilakukan guna membangun kebersamaan dan keharmonisan antara TNI dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas turut membawa bantuan berupa sandang bagi warga, mulai dari pakaian anak-anak, dewasa, hingga orang tua. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk perhatian nyata dari TNI di wilayah perbatasan.

Sertu Ambarita Siahaan menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan wujud kepedulian serta tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di daerah penugasan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap kehadiran kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membawa manfaat serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga,” ujarnya.

Kehadiran personel Satgas disambut dengan hangat oleh masyarakat Distrik Pangaleme. Warga merasa terbantu dan mengapresiasi perhatian yang diberikan, terutama karena personel Satgas turun langsung menyapa dan berinteraksi dengan mereka.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat, komunikasi yang harmonis, serta tumbuhnya rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat selama masa penugasan, sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.