INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengawal persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang berlokasi di Rempang.

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Berdiri di atas HPL BP Batam seluas 18,5 hektare, sekolah terintegrasi ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan untuk membangun karakter bangsa dan membekali siswa dengan keterampilan agar siap menghadapi masa depan.

“Kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya kemajuan industri,” ujar Amsakar (2/8/2026).

Ia mengungkapkan, proses pembangunan saat ini memasuki tahap pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pembangunan.

BP Batam, lanjutnya, memastikan seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai ketentuan agar pembangunan dapat terlaksana tanpa mengalami hambatan.

Adapun proses yang tengah berlangsung meliputi penyelesaian perizinan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sementara itu, pekerjaan di lapangan terfokus pada pemagaran kawasan serta penanganan awal melalui pengendalian dan pencegahan potensi banjir.

Sekolah Rakyat Merah Putih hadir sebagai kawasan pendidikan yang mengusung konsep terintegrasi, sehingga seluruh aktivitas pembelajaran dan pengembangan peserta didik dapat berlangsung secara optimal dalam satu kawasan yang saling terhubung.

Selain menyediakan ruang belajar yang representatif, Amsakar mengungkapkan bahwa sekolah ini juga akan didukung dengan berbagai sarana dan prasarana modern yang menunjang pembelajaran, pembentukan karakter, pengembangan bakat, hingga peningkatan kompetensi siswa.

“Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pembangunan Batam, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini diharapkan membuka peluang bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Menurutnya, penyelesaian seluruh aspek perizinan saat ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran.

Dalam setiap tahapan persiapannya pun, BP Batam mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis dengan masyarakat sekitar serta memastikan seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setelah seluruh proses perizinan selesai, kata Amsakar, pembangunan fisik akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada tahun 2028.

“Kami tidak ingin pembangunan dimulai tanpa seluruh aspek hukum dan teknis dipastikan selesai. Dengan begitu pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan mematuhi regulasi yang ada. Karena sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang,” pungkasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini nantinya memberikan kontribusi besar terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Selain mutu pendidikan yang layak dan fasilitas yang memadai, lanjut Li Claudia, sekolah ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah terhadap kemajuan generasi emas 2045 mendatang.

Tidak hanya pembentukan karakter, pendidikan vokasi (berorientasi penguasaan keahlian dan keterampilan praktis) juga menjadi bekal utama pada proses belajar-mengajar sebagai bekal peningkatan daya saing di era kemajuan ilmu dan teknologi saat ini.

“Pemerintah ingin agar anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, mereka mendapat bekal yang mumpuni dalam menghadapi tantangan kompetensi di dunia kerja,” tutup Li Claudia. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Aplikasi Super Apps BP Batam di Conference Hall Gedung Pusat Teknologi Informasi BP Batam, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad ini menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Plt. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sardin Sitorus, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengembangan Super Apps merupakan inisiatif strategis untuk menghadirkan layanan digital yang semakin mudah diakses, terintegrasi, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Super Apps ini adalah salah satu upaya kita untuk mempermudah akses digital bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengakses layanan digital BP Batam, melalui kegiatan ini juga kita akan menghimpun masukan dari seluruh unit kerja sebagai dasar penyusunan kebutuhan bisnis dan pengembangan aplikasi yang terintegrasi,” terang Sardin.

Super Apps BP Batam dikembangkan sebagai single gateway yang mengintegrasikan berbagai layanan melalui konsep One Stop Service, Single Identity (Single Sign-On/SSO), dan Integrated Process.

Sebagai referensi pengembangan, BP Batam mengadopsi berbagai praktik baik implementasi Super Apps di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya INA Digital di Indonesia, LifeSG di Singapura, dan UMANG di India.

Lewat pengembangan tersebut, BP Batam menargetkan terwujudnya layanan digital yang terpadu, mudah, aman, efisien, transparan, dan berdaya guna, sehingga mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan Super Apps merupakan langkah strategis BP Batam dalam mendukung transformasi digital melalui integrasi berbagai layanan ke dalam satu platform.

“Penguatan layanan digital tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses bisnis, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya.

Melalui implementasi Super Apps, BP Batam diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, sesuai dengan arahan dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

“Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen BP Batam, sesuai arahan Bapak Kepala dan Ibu Wakil dalam mewujudkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mendukung kemudahan berusaha, serta memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi dan ekonomi digital,” tutup Sudirman. (Isp) 

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ditsamapta Polda Kepri Gelar Bakti Sosial dan Bagikan 100 Bendera Merah Putih
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian bendera merah putih, patroli dialogis serta aksi gotong royong bersama masyarakat di Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. serta diikuti para Perwira dan personel Ditsamapta Polda Kepri. 

Selain itu, turut hadir Ketua RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Yadi Suryadi, bersama masyarakat dari empat RT di lingkungan RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar.

Dalam kegiatan tersebut, Ditsamapta Polda Kepri menyalurkan Ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta membagikan Ratusan Bendera Merah Putih sebagai simbol semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan lingkungan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.


Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

"Momentum peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan," ujar Kombes Pol Budi Setiyono.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menyampaikan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

"Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang hadir dengan kepedulian dan solusi," ungkap Kapolda Kepri.

Menurutnya, melalui kegiatan bakti sosial, pembagian bendera merah putih dan kerja bakti bersama warga, Polri ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan,

"Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya Kepulauan Riau yang aman, damai, dan sejahtera," tutur Kapolda Kepri.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polda Kepri berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, meningkatkan kesadaran nasionalisme dalam menyambut semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat yang menyambut baik kehadiran personel Ditsamapta Polda Kepri sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.(ISP)

Dengarkan Aspirasi Warga dan Berikan Pelayanan Kesehatan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Patroli Simpatik di Kampung Wineri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum kembali melaksanakan Patroli Simpatik di Kampung Wineri, Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas dalam menjaga keamanan, mempererat silaturahmi, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Patroli diawali dengan menyambangi rumah-rumah warga untuk melaksanakan komunikasi sosial. Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas duduk bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi, keluh kesah, serta berbagai cerita dari warga. 

Melalui kebersamaan tersebut, terjalin hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Usai melaksanakan komunikasi sosial, personel Satgas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

Dalam keterangan tertulis, Danpos Puncak Senyum Kapten Inf Dwi Luhur menyampaikan, bahwa Patroli Simpatik akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan komunikasi sosial di wilayah penugasan.

"Patroli Simpatik merupakan cara yang efektif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan setiap aspirasi dan keluh kesah mereka, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian Satgas kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa selama melaksanakan tugas di wilayah penugasan, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti akan selalu berusaha hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kesulitan yang dihadapi warga merupakan panggilan bagi prajurit TNI untuk datang, membantu, dan mencari solusi bersama. 

"Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi, karena kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah penugasan," tutur Kapten Inf Dwi Luhur.

Salah seorang warga, Bapak Gembala Telengen (53), mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang telah hadir di kampung mereka.

"Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu datang mengunjungi kami, mendengarkan cerita dan keluhan warga, serta memberikan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran TNI membuat kami merasa aman, diperhatikan, dan semakin dekat dengan masyarakat. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas," ungkapnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Menutup semester pertama tahun 2026, Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). 

Sejalan dengan kinerja tersebut, EBITDA Perseroan meningkat 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun dengan EBITDA margin sebesar 49,4%. Laba bersih juga tumbuh 1,4% YoY menjadi Rp10,6 triliun, dengan margin laba bersih sebesar 14,0%. 

Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp11,3 triliun atau tumbuh 6,2% YoY, dengan margin sebesar 14,9%, mencerminkan ketahanan kinerja operasional Perseroan yang didukung oleh pemulihan bisnis mobile. Perseroan juga membukukan arus kas operasional yang kuat sebesar Rp34,9 triliun atau tumbuh 7,0% YoY, didukung oleh implementasi program efisiensi berkelanjutan serta disiplin dalam pengelolaan biaya.

"Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia," ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, Sabtu (1/8/2026). 

Profitabilitas Segmen B2C Kian Kuat, Laba Bersih Meningkat 8.3% YoY

Pada Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY, didorong oleh pertumbuhan pendapatan Digital Business Data sebesar 11,0% pada semester pertama 2026. 

Kinerja tersebut mencerminkan berlanjutnya pemulihan industri mobile yang didukung oleh implementasi strategi komersial secara disiplin melalui penetapan harga, optimalisasi portofolio produk, dan pengelolaan nilai pelanggan. Sejalan dengan hal tersebut, Average Revenue Per User (ARPU) mobile meningkat menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY. 

Selain itu, payload data juga terus bertumbuh seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat selama momen liburan sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia, yang semakin mendorong tingginya kebutuhan pelanggan terhadap layanan data berkualitas.

Pada layanan fixed broadband, Telkomsel terus memperkuat kualitas layanan melalui kalibrasi strategis basis pelanggan. Sebagai hasil dari upaya tersebut, jumlah pelanggan tercatat menjadi 9,5 juta dibandingkan 10,1 juta pada semester pertama 2025, dengan dampak yang terbatas terhadap pendapatan pada kuartal berjalan. 

Secara kuartalan, ARPU IndiHome meningkat 3,4% menjadi Rp211.000. Adapun secara semesteran ARPU IndiHome tercatat sebesar Rp207.000, di tengah persaingan harga yang masih berlangsung di pasar. Meski demikian, rasio konvergensi terus meningkat menjadi 65%. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Telkom untuk membangun basis pelanggan yang lebih berkualitas, meningkatkan efektivitas monetisasi layanan, serta memperkuat pertumbuhan yang berkelanjutan.

Berbekal fondasi bisnis B2C yang semakin kuat, Telkomsel akan terus mengakselerasi strategi quality growth dengan menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas utama, sekaligus memperluas kapabilitas digital melalui pengembangan ekosistem. 

Upaya tersebut akan diperkuat melalui pemanfaatan teknologi AI dan 5G, serta pengembangan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan individu maupun pelaku usaha yang terus berkembang. Berbagai inisiatif ini diharapkan semakin memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin pasar sekaligus menciptakan nilai jangka panjang.

Penguatan Infrastruktur Digital Dorong Akselerasi Pertumbuhan Segmen B2B

Total pendapatan Segmen B2B Infrastructure tumbuh 19,0% YoY menjadi Rp33,1 triliun pada semester pertama 2026, dengan pendapatan eksternal meningkat 4,9% YoY menjadi Rp4,7 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan pendapatan Data, Internet, dan IT Service. 

Pada bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-Tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp4,7 triliun atau tumbuh 2,1% YoY, dengan Tower-Related Business tetap menjadi penopang utama pendapatan. Selain itu, total tenant meningkat menjadi 63.866 atau tumbuh 4,9% YoY sehingga mendorong rasio penyewaan (tenancy ratio) menara menjadi 1,57x.

Pada bisnis data center, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital regional melalui NeutraDC. Didukung meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur digital, Perseroan terus memperkuat bisnis ini melalui inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat seluruh aset data center TelkomGroup. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas layanan, mengoptimalkan monetisasi aset, serta mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dengan mitra strategis.

Sementara pada Segmen B2B ICT, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun, tumbuh 35,7% QoQ meskipun masih terdampak oleh proses restrukturisasi portofolio dan streamlining yang tengah berlangsung.

Pada Segmen International Business, pendapatan tercatat sebesar Rp5,7 triliun pada periode ini. Seiring pergeseran portofolio bisnis menuju layanan konektivitas dan solusi digital dengan margin yang lebih tinggi serta berkurangnya ketergantungan pada bisnis traditional voice hubbing, Perseroan optimistis langkah tersebut akan mendorong peningkatan margin EBITDA dalam beberapa tahun ke depan. 

Saat ini, permintaan terhadap kapasitas baru kabel bawah laut internasional terus meningkat, didorong oleh dinamika geopolitik global serta kebutuhan berbagai perusahaan teknologi besar dunia dalam mendukung adopsi teknologi AI.

Konsisten Transformasi Perusahaan untuk Penciptaan Nilai di Masa Depan

Eksekusi strategi TLKM 30 pada semester pertama 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan pada keempat pilar transformasi.

Dari sisi Operational & Service Excellence, Perseroan melaporkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 9,5% YoY serta terus meningkatkan efisiensi biaya operasional (OPEX) dan menerapkan pengelolaan belanja modal (CAPEX) secara prudent. Selain itu, implementasi Early Retirement Program (ERP) yang disertai mobilitas karyawan sebagai bagian dari upaya perampingan bisnis turut meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya pegawai.

Di sisi lain, Perseroan juga menuntaskan Streamlining terhadap 10 entitas sebagai upaya menyederhanakan struktur grup dan penataan portofolio bisnis. Melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi, langkah ini semakin memperkuat fokus Telkom pada bisnis inti serta membangun organisasi yang lebih tangkas. 

Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun, di mana lebih dari 96% difokuskan pada pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Implementasi pilar Unlock Value juga terus mencatatkan kemajuan. Sepanjang semester pertama 2026, Telkom telah menyelesaikan sejumlah tahapan persiapan strategis dalam pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2, yang hingga kini tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada semester kedua 2026.

Pada pilar Modus-operandi Shift, Telkom terus memperkuat implementasi model Strategic Hold-Co melalui pengelolaan portofolio dan operasional bisnis yang terintegrasi pada empat segmen bisnis utama.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional," tutup Dian. (Isp) 

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Batam kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah unggulan untuk investasi di Indonesia.

Rilis Majalah FOTUNE Indonesia edisi Juli 2026, Batam dinobatkan sebagai Best Place to Invest in Indonesia. Posisi geografis Batam, menjadi magnet bagi investor yang ingin mengakses pasar global dengan biaya operasional yang relatif lebih kompetitif.

Selain dikenal sebagai basis industri manufaktur nasional, Batam kini berkembang menjadi pusat ekonomi digital. Arus investasi baru terus mengarah pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi, seperti data center, artificial intelligence (AI), semikonduktor, dan layanan digital.

Kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park semakin memperkuat posisi Batam sebagai pusat pengembangan industri digital sekaligus execution hub yang melayani kebutuhan pasar regional dan global.

Dengan berbagai sektor industri yang terus berkembang, kinerja investasi Batam pun menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan perhitungan investasi riil BP Batam, realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,30 triliun, meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan investasi tersebut turut mendorong penguatan ekonomi daerah.

Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga mencapai 83,80, mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik sebagai modal penting bagi investasi yang berkelanjutan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berdaya saing.

“Masuknya Batam sebagai salah satu daerah terbaik untuk investasi menunjukkan bahwa berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan yang kita lakukan mulai memberikan hasil positif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat iklim investasi dan menjadikan Batam sebagai kota yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global,” ujar Amsakar, Jum'at (31/7/2026). 

Amsakar menegaskan bahwa BP Batam akan terus menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat transformasi digital, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi para investor.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai bahwa pengakuan dari Majalah FORTUNE Indonesia semakin memperkuat optimisme terhadap masa depan Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

“Kepercayaan investor merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, BP Batam akan terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif agar investasi yang masuk tidak hanya meningkat dari sisi nilai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Li Claudia Chandra.

Ia menambahkan, transformasi Batam menuju pusat industri manufaktur berteknologi tinggi dan ekonomi digital akan terus menjadi prioritas melalui pengembangan kawasan industri modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dengan pengakuan sebagai Best Place to Invest in Indonesia, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, realisasi investasi yang terus meningkat, serta arah pembangunan yang berorientasi pada inovasi dan teknologi, Batam optimis investasi sebagai cerminan tata kelola dan visi Pembangunan yang berdampak, bukan sekadar angka statistik. (Isp) 


Pastikan Pelayanan dan Pemenuhan Hak Berjalan Optimal, Karutan Batam Cek Langsung Kamar Hunian Warga Binaan
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, melaksanakan pengecekan sekaligus menyapa langsung warga binaan di setiap blok hunian dan seluruh fasilitas Rutan Kelas IIA Batam. 

Diketahui, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam memastikan pelayanan serta pemenuhan hak-hak warga binaan berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Karutan didampingi jajaran meninjau secara langsung kondisi blok hunian, fasilitas yang tersedia, kebersihan lingkungan, hingga pelaksanaan berbagai layanan yang diberikan kepada warga binaan. 

Selain melakukan pengecekan, Karutan juga berdialog secara langsung untuk mendengarkan aspirasi, masukan, maupun kendala yang dirasakan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.


Fajar Teguh Wibowo menegaskan, bahwa kegiatan kontrol rutin ini merupakan bagian dari upaya membangun pelayanan pemasyarakatan yang humanis, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Ia menekankan, bahwa setiap warga binaan berhak memperoleh pelayanan yang layak, mulai dari layanan kesehatan, makanan, pembinaan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

"Kontrol ini bukan sekadar memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan seluruh hak warga binaan terpenuhi dengan baik. Kami ingin mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sehingga setiap kendala dapat segera ditindaklanjuti demi meningkatkan kualitas pelayanan," ujar Fajar. 


Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan serta semakin memperkuat kepercayaan terhadap pelayanan yang diberikan. 

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Rutan Batam dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berlandaskan prinsip kemanusiaan.

"Rutan Kelas IIA Batam akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh layanan serta pemenuhan hak-hak warga binaan terlaksana secara optimal sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif," pungkasnya. (ISP)




Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.