Personel Pos KP 55 Satgas Yonif 136/TS Beri Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis di Kampung Lungwineri
![]() |
| Personel Pos KP 55 Satgas Yonif 136/TS Beri Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis di Kampung Lungwineri |
![]() |
| Personel Pos KP 55 Satgas Yonif 136/TS Beri Pelayanan Kesehatan Keliling Gratis di Kampung Lungwineri |
![]() |
| Di Balik Penugasan Papua, Prajurit Tuah Sakti Hadir Menjadi Guru Bagi Anak-Anak Negeri |
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopkar, Batu Aji.
Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).
“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).
Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.
Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.
“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.
Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.
“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.
Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun.
“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi peran driver online sebagai garda terdepan dalam menjaga nama baik Batam kepada wisatawan.
Hal itu disampaikan Amsakar Achmad saat menerima audiensi Perwakilan Driver Online Batam di Marketing Centre, Selasa (12/5/2026) siang.
Amsakar menilai, pekerja informal turut menunjang tren kunjungan wisatawan ke Batam. Terlebih, para driver online yang masuk dalam sektor tersebut langsung berhadapan dan bisa memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dari data yang dihimpun, tren positif di awal tahun hingga Februari 2026, kunjungan wisman tercatat mencapai 257.928 orang. Meningkat 25,43 persen dibandingkan Februari 2025.
“Rekan-rekan ini sebenarnya menjadi bagian penting dan corong dalam menyampaikan hal-hal baik tentang Batam kepada para wisatawan,” katanya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Batam itu turut mengapresiasi masukan dan aspirasi yang disampaikan para driver online. Ia pun mendorong ekosistem transportasi digital yang semakin baik sejalan terbitnya Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Tranportasi Online.
“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” terangnya.
Kepala BP Batam lantas menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas iklim investasi salah satunya melalui komunikasi yang harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi dan pemerintah untuk merumuskan solusi yang berkeadilan bagi seluruh pihak.
“Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama kota Batam,” harapnya.
Turut hadir dalam pertemuan yaitu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. (Isp)
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan pergeseran warga terdampak rencana pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City secara bertahap, Selasa (12/5/2026).
Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 31 jiwa berpindah ke kawasan baru sejak awal Mei 2026 lalu. Dengan rincian, 3 KK bergeser pada 5 Mei 2026, menyusul sebanyak 4 KK pada 11 Mei 2026 dan 3 KK sehari kemudian.
Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati hunian baru di kawasan hunian baru Rempang Eco-City mencapai 242 KK atau 842 jiwa.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung program Kementerian Transmigrasi yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang.
Ia juga memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, aman dan mengedepankan pendampingan humanis terhadap masyarakat yang bergeser.
“Kami berharap, kawasan Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang,” ujar Ariastuty.
Tuty, panggilan akrabnya, menambahkan bahwa BP Batam juga memastikan bahwa setiap warga yang bergeser mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan. Termasuk rumah baru yang layak huni serta pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru.
Bukan hanya sekadar memindahkan penduduk, BP Batam bersama instansi terkait juga berupaya menciptakan pusat perekonomian baru melalui program ini.
“Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh dengan hadirnya investasi di kampung mereka,” pungkasnya. (Isp)
![]() |
Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Kembali Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Puncak Jaya |
Di balik tugas menjaga keamanan wilayah, Satgas Yonif 136/TS membuktikan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya tentang menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga tentang hadir membawa harapan dan kepedulian bagi masyarakat Papua.
Suasana penuh keakraban begitu terasa saat personel Satgas duduk bersama warga, tertawa bersama, dan saling bercerita tanpa adanya sekat ataupun batas antara masyarakat dan prajurit TNI. Kehangatan itu menciptakan hubungan yang begitu dekat layaknya keluarga sendiri.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan penuh kesabaran dan rasa empati, para personel duduk berdampingan bersama warga untuk mendengarkan satu per satu keluhan penyakit yang mereka alami. Warga yang datang tampak nyaman menceritakan kondisi kesehatannya, sementara para prajurit dengan tulus mendengarkan dan memberikan pelayanan terbaik.
Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat Papua.
“Satgas Yonif 136/TS hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk membantu dan menjadi bagian dari masyarakat. Kehadiran kami di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat, semangat, dan rasa kekeluargaan bagi masyarakat Papua,” ungkap Dansatgas.
Sementara itu, salah satu warga Kampung Wandeng Gobak, Simina Tambuni, mengaku sangat senang dan terharu atas kepedulian personel Satgas Yonif 136/TS kepada masyarakat.
“Kami senang karena bapak-bapak TNI datang membantu kami. Mereka bukan hanya kasih obat, tapi juga duduk bersama kami, dengar cerita dan keluhan kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri,” ujar Simina dengan penuh haru.
Di tengah dinginnya pegunungan Papua, kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kembali membuktikan bahwa ketulusan dan kepedulian mampu menghadirkan kehangatan yang menyentuh hati masyarakat.
![]() |
| Baru 1 Bulan Bebas Penjara, Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas Polisi Usai Kembali Beraksi di Nongsa |