Tanah Bauksit di Kawasan Hutan Lindung Tower TPA Kabil Dijarah, Diduga Kuat Dikomersilakan Untuk Ladang Bisnis 


INSPIRASIKEPRI. COM | BATAM - Aktivitas tambang tanah bauksit di kawasan hutan lindung persis bersebelahan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa melenggang bebas beroperasi.


Pantauan wartawan, sejumlah dump truk yang didominasi roda 6 dan alat berat jenis ekskavator nampak hilir mudik dan beroperasi dari lokasi itu. Mereka leluasa menggempur material tanah bauksit yang dihasilkan dari kawasan hutan lindung tersebut.

Diketahui, lahan TPA Punggur hingga saat ini masih berstatus kawasan hutan lindung. Namun, sangat disayangkan, kini justru beralih fungsi menjadi hamparan tanah gersang tanpa ditumbuhi pepohonan yang disebabkan aktifitas penambangan tanah urug di lokasi itu.

Lebih mengejutkan lagi, material tanah bauksit itu justru disinyalir di komersilkan secara ilegal ke sejumlah proyek penimbunan di Kota Batam. Tanpa memiliki regulasi atau perizinan, para pelaku pengerusakan hutan lindung itu secara terang-terangan melancarkan bisnis terselubung ini.


"Ya benar pak, tanah bauksit di kawasan hutan lindung ini di jual dengan harga bervariasi. Untuk dump truk roda 6 di bandrol dengan harga Rp 130 per dump," ungkap warga setempat, Senin (16/3/2026).

Menurut keterangan warga, aktivitas tambang tanah bauksit ini baru beroperasi. Lancarnya, proyek itu diduga kuat adanya keterlibatan seseorang yang mengaku menguasai lahan tersebut. 

"Baru aja mereka beroperasi. Kalau pemilik lahan disini pak Bo Tuang, penanggung jawab di lokasi pak Udin dan pihak keamanan pak Ponce. Lancarnya aktivitas itu, karena mereka diduga kuat telah mengatur kordinasi dengan aparat maupun dinas terkait agar semua aman," ujarnya. 

Seperti diketahui, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2012 dan Nomor 4 Tahun 2021, bahwa setiap kegiatan yang berpengaruh pada lingkungan hidup wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal).

Selain itu, tambang tanah bauksit ini patut diduga kuat melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sudah jelas, jika mereka benar-benar terbukti melakukan pelanggaran maka dapat dipastikan dijerat Pasal 158 dan atau Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, Juncto Pasal 55 dan atau Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi BP Batam, Dinas Kehutanan Kota Batam, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menindak lanjuti temuan ini. (*)


Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Salurkan Bantuan Pakaian Untuk Warga Distrik Tinggi Nambut

INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya - Di tengah hamparan pegunungan Papua yang sejuk dan sunyi, kehadiran prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kembali menghadirkan kehangatan bagi masyarakat. 

Dipimpin langsung oleh DPP Wadanpos Tinggi Nambut Letda Inf Syamsu, personel Pos Tinggi Nambut melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dengan membagikan sumbangan barang layak guna berupa pakaian kepada warga Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (15/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian prajurit TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan. Dengan penuh keakraban dan rasa kekeluargaan, para prajurit menyapa warga satu per satu, menyerahkan pakaian kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari para orang tua hingga anak-anak. Di balik seragam loreng yang dikenakan, terpancar ketulusan hati prajurit yang ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar.

Suasana haru dan bahagia terlihat dari raut wajah warga yang menerima bantuan tersebut. Senyum tulus dan ucapan terima kasih mengiringi setiap pakaian yang diberikan. 

Salah satu Mama Papua (Mama Kelira) yang menerima bantuan pakaian menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti. 

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli kepada kami di kampung ini. Bantuan pakaian ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan dan keselamatan selama bertugas di sini," ungkap Mama Kelira.

Bagi masyarakat Distrik Tinggi Nambut, kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti bukan hanya sebagai penjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu hadir membantu di tengah keterbatasan.

Melalui kegiatan komunikasi sosial dan aksi simpatik seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Kebersamaan yang terjalin di tengah kehidupan masyarakat Papua menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menebarkan kepedulian dan harapan bagi masyarakat di daerah penugasan. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Menjelang momen mudik Lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan rumah dalam beberapa hari bahkan hingga lebih dari satu minggu. Kondisi ini membuat kendaraan yang ditinggalkan, termasuk sepeda motor, berpotensi mengalami penurunan kondisi maupun risiko keamanan apabila tidak dipersiapkan dengan baik.

Oleh karena itu, pemilik sepeda motor disarankan melakukan beberapa langkah perawatan sederhana sebelum berangkat mudik agar kendaraan tetap aman serta dalam kondisi baik saat kembali digunakan. Agar sepeda motor tetap aman dan dalam kondisi prima saat ditinggalkan, pemilik kendaraan disarankan melakukan beberapa langkah perawatan sederhana sebelum berangkat mudik.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah membersihkan atau mencuci sepeda motor sebelum ditinggalkan. Setelah digunakan dalam aktivitas sehari-hari, kotoran sering menempel pada body maupun bagian yang sulit dijangkau seperti area mesin dan kolong motor. Kondisi ini biasanya semakin terlihat setelah sepeda motor digunakan saat hujan atau melewati jalan yang berlumpur. Apabila dibiarkan terlalu lama, kotoran tersebut dapat menimbulkan kerak yang berpotensi merusak komponen kendaraan.

Dalam proses pencucian, pemilik kendaraan juga disarankan tidak menggunakan sabun jenis deterjen, karena memiliki sifat yang berbeda dan berpotensi merusak lapisan cat maupun komponen tertentu pada sepeda motor. Gunakan sabun khusus sepeda motor agar kebersihan kendaraan tetap terjaga tanpa merusak permukaan body.

Pemilik kendaraan dapat membilas seluruh bagian motor terlebih dahulu untuk merontokkan kotoran yang menempel. Selanjutnya, bersihkan body menggunakan sabun khusus sepeda motor dan spons lembut, serta gunakan sikat untuk menjangkau bagian yang sulit dibersihkan. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih dan keringkan menggunakan lap.

Selain membersihkan motor, terdapat beberapa langkah penting lainnya yang dapat dilakukan agar kendaraan tetap aman selama ditinggalkan, di antaranya:

• Menempatkan kendaraan pada standar tengah agar posisi motor lebih stabil.

• Menonaktifkan remote smart key untuk mencegah sistem tetap aktif saat motor tidak digunakan.

• Menyimpan sepeda motor di area tertutup serta menggunakan kunci ganda sebagai pengaman tambahan.

• Mengisi bahan bakar secukupnya untuk menghindari karat pada tangki bahan bakar, serta memastikan tidak terdapat kebocoran pada sistem bahan bakar maupun oli.

• Melepas terminal aki (battery) apabila motor ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama.

• Melumasi rantai roda, khususnya untuk tipe motor bertransmisi manual, agar tidak mudah berkarat.

Menurut Johandi, Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara, langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga kondisi sepeda motor tetap prima selama ditinggalkan.

“Kami mengimbau para pengguna sepeda motor untuk melakukan pengecekan dan perawatan sederhana sebelum meninggalkan kendaraan saat mudik. Hal ini penting agar sepeda motor tetap aman serta siap digunakan kembali setelah pemilik kembali dari perjalanan,” ujar Johandi, Sabtu (14/3/2026). 

Ia juga menambahkan bahwa persiapan sebelum meninggalkan kendaraan menjadi hal penting untuk mencegah potensi kerusakan maupun gangguan pada sepeda motor selama ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama.

“Dengan melakukan perawatan sederhana sebelum mudik, kondisi sepeda motor dapat tetap terjaga sehingga saat pemilik kembali ke rumah kendaraan tetap siap digunakan,” tambahnya.

Honda juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan di rumah selama periode mudik Lebaran.“Honda kesayangan aman, mudik pun tenang.”

Masyarakat juga dapat mengunjungi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terdekat untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor sebelum maupun setelah perjalanan mudik agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal. (Isp) 



Perkuat Komunikasi dan Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Ajak Warga Distrik Kalome Makan Bersama

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Dalam rangka meningkatkan hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos Kalome jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti terus bergerak aktif melakukan Komsos (Komunikasi Sosial) di Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Mulia, Provinsi Papua Tengah.

Tak hanya Komsos, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti juga menyempatkan diri makan bersama warga Distrik Kalome. Keakraban sangat terasa dalam kegiatan ini.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Kalome Lettu Inf Jeril W beserta personel Pos Kalome. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas guna meningkatkan komunikasi dengan masyarakat sekitar.

Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satria Prabowo melalui Danpos Kalome Lettu Inf Jeril W.Wadan menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Kegiatan makan bersama ini kami laksanakan sebagai upaya meningkatkan Komsos dengan masyarakat. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Distrik Kalome menyambut baik kegiatan tersebut. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang pada saat itu.

Melalui kegiatan makan bersama dan Komsos ini, Satgas tidak hanya memberikan makan gratis tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

"Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara," pungkasnya. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Para pemudik tampak lelah di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kota Batam. Mereka antre menunggu giliran naik kapal sore tadi.

Bahkan sebagian pemudik rela istirahat di dalam kendaraan. Memang cuaca yang sangat terik di bulan Ramadan menjadi salah satu ujian.

Di tengah hiruk pikuk keberangkatan menuju kampung halaman, terlihat kehadiran polisi dan jurnalis di pelabuhan. Seketika senyum menghiasi wajah para penumpang.

Aroma makanan yang dibawa dalam beberapa plastik langsung menarik perhatian para pemudik di pelabuhan. Sejumlah penumpang pun berdiri dari tempat duduknya, mendekat dengan harapan bisa mendapatkan bagian.

Suasana pelabuhan yang sebelumnya terasa penat berubah menjadi lebih hangat. Mereka mendekat dan terlihat mengangkat tangan.

Tidak sedikit pemudik yang terlihat berebut, namun tertib demi mendapatkan makanan tersebut. Wajah lelah mereka langsung dipenuhi senyum dan tawa kecil.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam, AKP Zharfan Edmond mengatakan, ada 500 paket nasi kotak yang dibagikan ke para penumpang. Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polda Kepri, Polresta Barelang, jajaran Polsek, dan Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Kepri.

"Kami membagi 500 paket nasi kotak kepada penumpang. Semuanya dibagi di pelabuhan ASDP Telaga Punggur bersama teman-teman IJTI Kepri," ujar AKP Zharfan Edmond, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Zharfan, seluruh nasi dibagikan sebelum kapal berangkat. Bahkan pihaknya bersama IJTI Kepri mendatangi penumpang yang sudah ada di atas kapal.

"Kami juga ke atas kapal membagikan nasi kotak untuk makanan berbuka puasa para penumpang," katanya.

Koordinator kegiatan, Febri Andrean menyebut, aksi berbagi tersebut merupakan agenda rutin polisi dan IJTI Kepri. Namun pembagian nasi kotak di atas kapal Ro-ro dipilih lantaran para penumpang akan berada di kapal selama berjam-jam.

"Kegiatan ini merupakan agenda rutin polisi dan IJTI Kepri. Kali ini di Pelabuhan dan Kapal Ro-ro karena mereka menempuh waktu berjam-jam," pungkasnya. (Isp) 

Wujud Nyata Kepedulian TNI AD Untuk Masyarakat, Satgas Yonif 136/TS Gencar Komsos dan Pengobatan Keliling di Papua

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Pos Kp 55 jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menggelar Komsos ( Komunikasi Sosial) dan pelayanan pengobatan keliling bersama warga Distrik Pageleme 55, Puncak Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah, Jum'at (13/03/2026).

Diketahui, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta mempererat hubungan dengan nasyarakat di Wilayah penugasan.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini bagian program pembinaan teritorial Satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perbatasan khususnya dalam bidang Kesehatan

Kegiatan tersebut di pimpinan langsung oleh Wadan Tim 1 Kp 55 Serda Joko Kurniadi di dampingi oleh Tenaga Kesehatan (Takes) Pratu Junaidi Beserta Personel Pos KP 55. 

Dengan membawa perlengkapan medis sederhana, obat-obatan, serta vitamin, personel menyambangi rumah-rumah warga dan melayani masyarakat yang datang ke pos untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi umum, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat dan vitamin sesuai dengan keluhan yang dialami warga. 

Tak hanya itu, prajurit Satgas juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga turut disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah timbulnya penyakit.

Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satria Prabowo melalui Wadan Tim 1 Pos Kp 55 Serda Joko Kurniadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Kegiatan pengobatan keliling ini kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Distrik Pageleme menyambut baik kegiatan tersebut. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang secara aktif turun langsung ke lapangan.

Melalui kegiatan Pengobatan Keliling dan Komsos ini, Satgas tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

"Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama masa penugasan, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara," pungkasnya. 




Perkuat Sinergi, Rutan Batam Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Keluarga WBP dan Insan Pers


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggelar buka puasa bersama dalam rangka Safari Ramadhan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Kamis (12/3/2026). 

Bertempat di lapangan Rutan Kelas IIA Batam, kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan dengan mengundang unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, keluarga warga binaan, masyarakat sekitar, serta rekanan media.

Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang menambah suasana religius dan khusyuk menjelang waktu berbuka puasa. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam Fajar Teguh Wibowo yang menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan turut mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat, serta sebagai sarana mempererat hubungan dengan keluarga warga binaan.

"Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat," ujar Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar turut memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan.

"Kepedulian sosial, serta meningkatkan kualitas pembinaan kepada warga binaan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah," ungkap Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz KH. Marsapwan, yang memberikan tausiyah tentang makna Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. 

Ceramah ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar seluruh rangkaian kegiatan dan tugas pengabdian dapat berjalan dengan baik dan penuh keberkahan.

Menjelang waktu Maghrib, seluruh tamu undangan bersama-sama melaksanakan buka puasa dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Para tamu yang hadir juga menikmati berbagai hidangan berbuka yang telah disediakan, termasuk aneka makanan dan minuman dari stand UMKM yang turut meramaikan kegiatan tersebut. 

"Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan dapat semakin mempererat silaturahim antara jajaran pemasyarakatan, Instansi terkait, masyarakat, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Rutan Batam," tutur Karutan Batam.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi di bulan suci Ramadhan. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.