TNI AD Untuk Rakyat, Satgas Yonif 136/TS Gelar Pengobatan Keliling di Kalome
INSPIRASIKEPRI.COM | PUNCAK JAYA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Kalome dengan melaksanakan pengobatan keliling di Kampung Kalome, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, (10/09/2026).

Kegiatan dipimpin Sertu Riki Wijaya didampingi Takes Pratu Ismail dan personel Pos Kalome. Dengan membawa perlengkapan medis, obat-obatan, dan vitamin, personel menyambangi rumah-rumah warga serta memberikan pelayanan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi umum, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat dan vitamin sesuai keluhan warga. Personel juga memberikan edukasi tentang pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Sertu Riki Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab prajurit TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

“Pengobatan keliling ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat nyata sekaligus semakin mempererat hubungan TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga, Bapak Matinus, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pelayanan kesehatan yang diberikan personel Satgas.

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang dan memeriksa kesehatan kami. Kehadiran Satgas sangat membantu masyarakat di sini,” ungkapnya.

Masyarakat Kampung Kalome menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa terbantu dengan kehadiran prajurit yang turun langsung memberikan pelayanan.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan menumbuhkan rasa saling percaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan positif dan humanis selama masa penugasan.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Praktik perjudian jackpot liar kembali marak di sejumlah titik Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Lokasi yang didominasi mesin tembak ikan itu beroperasi terang-terangan di bangunan liar.

Berdasarkan informasi, jackpot liar ditemukan di beberapa wilayah seperti Keveling Lama, Batu Aji, Ruli Tangki 1000 Batu Ampar, dan ruli tak jauh dari kawasan Hotel Kundur, Nagoya Batam.

Salah satu sumber menyebut, praktik judi jackpot liar tersebut, telah beroperasi sejak lama. Tidak ada satupun aparat yang mampu membasminya sekalipun Bareskrim Mabes Polri telah turun ke Batam.

"Setiap bangunan liar bisa mengoperasikan dua unit mesin judi jenis tembak ikan. Paling banyak jumlah mesin judi yakni di kawasan ruli tak jauh dari Hotel Kundur, Nagoya Batam," ungkap sumber, Jumat (11/9/2026).

Omset Naik Pasca Penggerebekan Bareskrim

Menurut sumber, pengelola jackpot liar mengalami kenaikan omset yang cukup tinggi belakangan ini. Hal itu terjadi setelah salah satu lokasi judi kasino ditutup pasca penggerebekan Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu.

"Pasca penggerebekan yang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu, jackpot liar sekarang ramai di kunjungi para pemain. Mereka buka terang-terangan dan dinilai kebal hukum," terangnya.

Parahnya, selain orang dewasa, jackpot liar ini juga digandrungi anak-anak di bawah umur yang lepas dari pengawasan orang tua.

Diduga Ada Unsur Pembiaran

Untuk memudahkan pemain, pengelola diduga kuat juga memfasilitasi penukaran _credit point_ menjadi uang tunai langsung di lokasi.

Kondisi ini memicu keresahan publik. Warga mendesak Polda Kepri, Polresta Barelang dan Polsek setempat untuk menertibkan praktik jackpot liar tersebut. Bahkan diduga kuat ada unsur pembiaran sehingga praktik ini bisa beroperasi bebas hingga saat ini.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak Kepolisian setempat terkait maraknya praktik judi jackpot liar tersebut. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI) BP Batam memperingati Hari Jadi ke-26 di Balairungsari BP Batam, Kamis (10/9/2026). 

Mengusung tema “Merawat Kebersamaan, Menguatkan Peran PIKORI BP Batam Menebar Manfaat”, peringatan tersebut dihadiri langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar, mengatakan momentum Hari Jadi ke-26 menjadi penguat semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus. Ia mendorong setiap bidang untuk mengambil peran aktif melalui program yang sederhana, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar PIKORI BP Batam maupun masyarakat.

“Tidak perlu banyak dan tidak perlu muluk-muluk program kita, tetapi harus terlaksana dengan baik. Saya berharap seluruh pengurus memiliki peran, semakin solid, dan keberadaan PIKORI BP Batam benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Erlita.

Erlita berharap seluruh unsur kepengurusan dapat saling berkoordinasi dan menjalankan peran sesuai bidang masing-masing. Dengan demikian, program PIKORI dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta semakin menyentuh kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.

Semangat tersebut mendapat dukungan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Ia mendorong PIKORI untuk terus memperluas kiprahnya sehingga keberadaan organisasi tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar BP Batam, tetapi juga semakin dirasakan masyarakat Kota Batam.

“Kami ingin PIKORI ini eksis. Kami ingin organisasi ini dirasakan kehadirannya, tidak hanya bagi pegawai BP Batam, tetapi juga bagi Kota Batam. Karena itu, harus diformulasikan apa yang menjadi kegiatan taktis dan strategis PIKORI ke depan,” kata Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” melalui kekompakan, pembagian peran, dan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi. Ia turut mengapresiasi peran keluarga dalam memberikan dukungan kepada para pegawai untuk menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Batam.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan untuk mendukung kemajuan Batam. PIKORI diharapkan turut mengambil peran melalui program sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan yang konkret dan memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 yang juga Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perjalanan PIKORI tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Batam dan transformasi kelembagaan Otorita Batam menjadi BP Batam. 

Sejak 7 September 2000, setiap periode kepengurusan telah memberikan warna melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, pembinaan keluarga, hingga pelestarian budaya. Meski terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman, nilai kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian tetap menjadi kekuatan utama PIKORI.

“Dua puluh enam tahun bukan hanya tentang panjangnya perjalanan waktu. Ini tentang orang-orang yang telah mengabdikan diri, kebersamaan yang terus terjaga, kepedulian yang terus tumbuh, serta karya yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya,” ujar Ariastuty.

Peringatan Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 turut diisi seminar kesehatan bertajuk “Cantik Bugar di Usia Emas” bersama dokter Rumah Sakit BP Batam, penampilan seni, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.

Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Sudirman Saad, Pembina PIKORI BP Batam, Sri Sudarsono, para senior PIKORI BP Batam, jajaran pengurus dan anggota PIKORI BP Batam; pejabat di lingkungan BP Batam serta perwakilan pegawai dari unit kerja di lingkungan BP Batam. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA TENGAH - Kedekatan dengan masyarakat terus dibangun Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melalui kegiatan anjangsana di Kampung Waden Goba. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Serda Gede sebagai bentuk upaya mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, Rabu (9/9/2026).

Dalam anjangsana tersebut, personel Satgas Yonif 136/TS turut membagikan pakaian kepada warga. Pemberian tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus perhatian prajurit kepada masyarakat di wilayah penugasan, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi warga yang menerima.

Selain berbagi, personel Satgas juga meluangkan waktu untuk berbincang bersama masyarakat. Salah satunya dengan Ibu Yulis Telenggeng, yang ditemui dalam suasana penuh keakraban. Dialog sederhana tersebut menjadi kesempatan bagi prajurit untuk mendengarkan cerita, kondisi, serta kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kegiatan anjangsana tidak hanya menjadi sarana untuk berbagi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dan rasa kekeluargaan antara prajurit dengan masyarakat. 

“Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan bukan hanya dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan hubungan kekeluargaan antara prajurit dan masyarakat semakin erat,” ujar Serda Gede.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 136/TS menegaskan bahwa membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan di wilayah penugasan. (Isp) 

Satgas Yonif 136Tuah Sakti Beri Pelayanan Kesehatan Untuk Warga Tinggi Nambut
Satgas Yonif 136/Tuah Sakti saat memberikan pelayanan kesehatan untuk warga Tinggi Nambut.

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Tinggi Nambut. DPP Serma Joerman (Bakes) melaksanakan pelayanan kesehatan (Yankes) kepada masyarakat di Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Selasa (08/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serma Joerman memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada warga yang membutuhkan.

Salah satu warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan adalah Mama Sondak. Pelayanan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Satgas terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan.

Danpos Tinggi Nambut Kapten Inf Firsan Hadly mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat.

“Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, sehingga keberadaan Satgas dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga,” ujarnya.

Melalui kegiatan Yankes tersebut, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sebuah gudang diduga digunakan untuk menampung barang ilegal kembali ditemukan di Kawasan Komplek Warna Jaya Industrial Park, Jalan Jend Sudirman, Batam Center, Kota Batam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tindak kejahatan di komplek pergudangan tersebut diduga kuat digunakan untuk mengirimkan barang-barang ilegal ke luar Batam. Pengirimannya disebut dilakukan secara sangat terorganisir.

Tim di lapangan menemukan mobil truk yang diduga milik aparat penegak hukum berada di lokasi. Namun yang mencurigakan, plat nomor mobil tersebut telah diganti dengan plat hitam.

Modus Pakai Kendaraan Aparat

Modus operandi yang diduga dilakukan pelaku adalah menggunakan mobil yang menyerupai kendaraan aparat. Dengan cara ini, aktivitas penyelundupan barang ilegal disebut dapat beroperasi lebih leluasa tanpa pengawasan.

“Sarang” penyelundupan di pergudangan tersebut diduga dikoordinir oleh pemain lama berinisial EP. Nama EP disebut sudah cukup ternama di Kota Batam dalam jaringan distribusi barang tidak resmi.

Informasi dari narasumber terpercaya menyebutkan, barang ilegal dan paket jasa titipan atau "Jastip" dari gudang ini dikirim ke pelabuhan rakyat yang ada di Barelang. Tidak hanya itu, ada juga titipan barang yang datang dari luar Kota Batam.

Hindari Bea Cukai, Rugikan Negara

Penyelundupan barang ilegal tersebut dilakukan untuk menghindari pengawasan Bea Cukai sehingga tidak dikenai pajak dan bea masuk.

Praktik ini dinilai sangat merugikan pemerintah terkait pendapatan negara. Selain itu, modus seperti ini disebut sebagai kejahatan yang kerap terjadi di Kota Batam karena memanfaatkan celah di kawasan industri dan pelabuhan rakyat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Bea Cukai Batam maupun aparat penegak hukum terkait temuan gudang dan dugaan penggunaan kendaraan dinas dengan plat hitam tersebut. (Isp) 

Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, PFI Perkuat Kordinasi Bersama Tim SAR

INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama dengan PFI Jakarta dan PFI Tangerang menyatakan sikap siaga penuh dan terus memperkuat koordinasi terpadu pasca kejadian hilang kontak rombongan jurnalis di perairan Gunung Anak Krakatau. 

Sinergi tiga lini kepengurusan ini dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi bersama otoritas terkait.

Berdasarkan laporan kronologi resmi dari Basarnas, rombongan yang terdiri dari lima orang jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. 

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB saat salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir (share location) kepada rekan anggota PFI yaitu Putra M. Akbar di Lampung dengan Lokasi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

Identitas kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut adalah:

M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara)

Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)

Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id)

Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency)

Donal (Freelance)

Situasi di Selat Sunda saat ini dinamis dan menantang akibat paparan abu vulkanik. Oleh karena itu, kekuatan kolektif seluruh anggota PFI dikerahkan penuh demi memastikan tidak ada hambatan birokrasi maupun taktis dalam mendukung Tim SAR Gabungan di lapangan.

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan bahwa prioritas mutlak organisasi saat ini adalah keselamatan nyawa seluruh rekan jurnalis foto dan kru kapal yang berada di dalam manifes tersebut.

"Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini," ungkap Dwi Pambudo dalam siaran pers yang diterima redaksi Inspirasikepri.com, Selasa (8/9/2026)

"Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun," sambung Dwi Pambudo.

PFI Pusat juga mengingatkan kepada seluruh pewarta foto dan kru media yang saat ini masih melakukan tugas peliputan di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mematuhi batas radius aman yang telah direkomendasikan oleh PVMBG demi keselamatan bersama.

PFI Pusat juga menghimbau kepada seluruh anggota PFI untuk tetap tenang, menyaring informasi demi menjaga psikologis keluarga, serta terus memanjatkan doa agar seluruh rekan anggota PFI yang berada di manifes kapal tersebut dapat segera bersandar dengan selamat. (R/ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.