Dinilai Berpotensi Langgar Norma Kesusilaan, Polisi Lidik Kasus Video Promosi Luxor Spa Batam
INSPIRASIKEPRI.COM |BATAM - Viral video promosi milik salah satu pusat kebugaran dan pijat refleksi Luxor Spa Batam yang beroperasi di kawasan K Square, Provinsi Kepulauan Riau mendapat perhatian serius aparat Kepolisian dan Pemerintah Kota Batam.

Diketahui, video promosi dengan menampilkan sejumlah pekerja berbusana bikini yang diunggah oleh akun Instagram @luxorspabatam sempat viral beberapa waktu lalu di media Batam.

Konten yang diunggah akun Instagram resmi @luxorspabatam itu memicu keresahan masyarakat karena dinilai berpotensi melanggar norma kesusilaan.

Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Ade Putra yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kasat Reskrim mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti informasi yang beredar. Polisi melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Polsek Batam Kota untuk memastikan fakta di lapangan.

"Kami melakukan cross check dan juga koordinasi dengan Polsek Batam Kota," ujar Ade Putra, Senin (3/8/2026). 

Menurutnya, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam konten promosi yang viral tersebut.

Sebelumnya, akun Instagram resmi @luxorspabatam mengunggah video promosi yang memperlihatkan sejumlah perempuan berpakaian minim. Video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial sebelum akhirnya dihapus oleh pengelola akun setelah menuai kritik dari masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, SPA tersebut memiliki sekitar 18 kamar dengan jumlah pekerja perempuan diperkirakan lebih dari 20 orang. Tak hanya itu, tempat usaha itu juga menawarkan paket layanan dengan tarif bervariasi, mulai Rp1,3 juta hingga Rp1,7 juta.

Selain Kepolisian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam juga langsung mengambil langkah.

Kepala Disparbud Kota Batam, Ardi Winata, mengatakan pihaknya telah memanggil manajemen Luxor Spa untuk dimintai penjelasan terkait video promosi yang viral tersebut.

Menurut Ardi, manajemen mengakui bahwa video tersebut diunggah melalui akun resmi milik mereka dan telah menghapus unggahan itu. Sebagai langkah awal, Disparbud memberikan peringatan sekaligus pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. 

"Mereka mengakui itu di akun resmi mereka, mengakui kekeliruan dan telah menghapus postingan tersebut. Langkah awal kami adalah memberikan peringatan dan pembinaan," kata Ardi.

Sementara itu, pihak Luxor Spa dan Massage Batam melalui Manajer Alvi juga mengakui kesalahan tersebut. Saat dikonfirmasi, Alvi menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat atas kelalaian dalam mengunggah materi promosi yang menimbulkan polemik. 

Hingga kini, Polresta Barelang masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, sedangkan Disparbud menegaskan akan terus mengawasi kepatuhan pelaku usaha pariwisata agar kegiatan promosi tetap sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku. (ISP)

Melalui Komsos, Satgas Yonif 136/TS Pererat Silaturahmi Bersama Warga Kampung Wiringgame
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Wiringgame melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Kampung Wiringgame, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Danpos (DPP) Sertu Arnel tersebut diisi dengan interaksi bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta membagikan baju sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Satgas kepada masyarakat.

Sertu Arnel menyampaikan bahwa kehadiran Satgas Yonif 136/TS tidak hanya melaksanakan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga hadir untuk membantu kesulitan masyarakat serta membangun hubungan yang erat penuh kekeluargaan.

Warga Kampung Wiringgame menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian personel Satgas Yonif 136/TS.

Melalui kegiatan Komsos ini, Satgas Yonif 136/TS terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan hubungan yang semakin dekat, aman, dan harmonis bersama masyarakat di wilayah penugasan.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ada pemandangan yang berbeda di lokasi Sekolah Terintegrasi Merah Putih, pada Minggu pagi (2/8/2026). Tampak keceriaan dan tawa yang riuh dari langkah-langkah kecil penuh harapan dari putra-putri Rempang yang mengikuti gelaran Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Melalui kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih, anak-anak Rempang-Galang percaya bahwa mimpi-mimpi mereka layak diperjuangkan, dan pendidikan menjadi jembatan utama untuk menggapainya.

Di tengah riuh tawa dan sorak gembira anak-anak, kehadiran Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambah kehangatan yang terasa semakin kental.

Keduanya tak sekadar datang untuk menyaksikan kegiatan, tetapi membaur dan berbincang dengan ratusan anak-anak Rempang-Galang. Sapaan hangat, senyum yang tulus, hingga genggaman tangan sederhana menjadi momen yang membekas bagi mereka. Tumbuh harapan besar tentang masa depan anak-anak Rempang yang lebih cerah.

Kegiatan Rempang Ceria ini, semakin semarak karena dirangkaikan dengan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta sempena dengan rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Beragam lomba yang melibatkan anak-anak, seperti lomba permainan tradisional hingga perlombaan hiburan lainnya, berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan. Sorak sorai peserta dan warga menciptakan suasana yang hangat, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengatakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai generasi penerus di wilayah Rempang-Galang. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah.

Kehadiran Sekolah Terintegrasi Merah Putih di atas lahan seluas 18,5 Ha, nantinya diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang unggul dan berprestasi, siap menjaga dan mengawal pembangunan daerah di masa mendatang.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi khususnya bagi anak-anak kita di Rempang Galang," kata Amsakar.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan Sekolah Merah Putih sehingga dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Anak-anak kita harus terus dimotivasi dan didorong agar tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu menjaga dan mengawal pembangunan Batam. Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat atas dukungan sehingga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak dalam kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Li Claudia, pembangunan Sekolah Integrasi Merah Putih merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Rempang-Galang. Melalui fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan mereka dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Keceriaan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat. Kami berharap Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi tempat lahirnya generasi Rempang yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang hadir, Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan lagi sekadar hamparan tanah dan material bangunan. Mereka membayangkan ruang kelas, perpustakaan, lapangan bermain, hingga tempat untuk mengejar cita-cita.

Melalui pembangunan Sekolah Merah Putih yang diiringi semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengawal persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang berlokasi di Rempang.

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Berdiri di atas HPL BP Batam seluas 18,5 hektare, sekolah terintegrasi ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan untuk membangun karakter bangsa dan membekali siswa dengan keterampilan agar siap menghadapi masa depan.

“Kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya kemajuan industri,” ujar Amsakar (2/8/2026).

Ia mengungkapkan, proses pembangunan saat ini memasuki tahap pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pembangunan.

BP Batam, lanjutnya, memastikan seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai ketentuan agar pembangunan dapat terlaksana tanpa mengalami hambatan.

Adapun proses yang tengah berlangsung meliputi penyelesaian perizinan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sementara itu, pekerjaan di lapangan terfokus pada pemagaran kawasan serta penanganan awal melalui pengendalian dan pencegahan potensi banjir.

Sekolah Rakyat Merah Putih hadir sebagai kawasan pendidikan yang mengusung konsep terintegrasi, sehingga seluruh aktivitas pembelajaran dan pengembangan peserta didik dapat berlangsung secara optimal dalam satu kawasan yang saling terhubung.

Selain menyediakan ruang belajar yang representatif, Amsakar mengungkapkan bahwa sekolah ini juga akan didukung dengan berbagai sarana dan prasarana modern yang menunjang pembelajaran, pembentukan karakter, pengembangan bakat, hingga peningkatan kompetensi siswa.

“Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pembangunan Batam, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini diharapkan membuka peluang bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Menurutnya, penyelesaian seluruh aspek perizinan saat ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran.

Dalam setiap tahapan persiapannya pun, BP Batam mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis dengan masyarakat sekitar serta memastikan seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setelah seluruh proses perizinan selesai, kata Amsakar, pembangunan fisik akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada tahun 2028.

“Kami tidak ingin pembangunan dimulai tanpa seluruh aspek hukum dan teknis dipastikan selesai. Dengan begitu pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan mematuhi regulasi yang ada. Karena sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang,” pungkasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini nantinya memberikan kontribusi besar terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Selain mutu pendidikan yang layak dan fasilitas yang memadai, lanjut Li Claudia, sekolah ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah terhadap kemajuan generasi emas 2045 mendatang.

Tidak hanya pembentukan karakter, pendidikan vokasi (berorientasi penguasaan keahlian dan keterampilan praktis) juga menjadi bekal utama pada proses belajar-mengajar sebagai bekal peningkatan daya saing di era kemajuan ilmu dan teknologi saat ini.

“Pemerintah ingin agar anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, mereka mendapat bekal yang mumpuni dalam menghadapi tantangan kompetensi di dunia kerja,” tutup Li Claudia. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Aplikasi Super Apps BP Batam di Conference Hall Gedung Pusat Teknologi Informasi BP Batam, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad ini menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Plt. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sardin Sitorus, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengembangan Super Apps merupakan inisiatif strategis untuk menghadirkan layanan digital yang semakin mudah diakses, terintegrasi, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Super Apps ini adalah salah satu upaya kita untuk mempermudah akses digital bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengakses layanan digital BP Batam, melalui kegiatan ini juga kita akan menghimpun masukan dari seluruh unit kerja sebagai dasar penyusunan kebutuhan bisnis dan pengembangan aplikasi yang terintegrasi,” terang Sardin.

Super Apps BP Batam dikembangkan sebagai single gateway yang mengintegrasikan berbagai layanan melalui konsep One Stop Service, Single Identity (Single Sign-On/SSO), dan Integrated Process.

Sebagai referensi pengembangan, BP Batam mengadopsi berbagai praktik baik implementasi Super Apps di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya INA Digital di Indonesia, LifeSG di Singapura, dan UMANG di India.

Lewat pengembangan tersebut, BP Batam menargetkan terwujudnya layanan digital yang terpadu, mudah, aman, efisien, transparan, dan berdaya guna, sehingga mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan Super Apps merupakan langkah strategis BP Batam dalam mendukung transformasi digital melalui integrasi berbagai layanan ke dalam satu platform.

“Penguatan layanan digital tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses bisnis, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya.

Melalui implementasi Super Apps, BP Batam diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, sesuai dengan arahan dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

“Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen BP Batam, sesuai arahan Bapak Kepala dan Ibu Wakil dalam mewujudkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mendukung kemudahan berusaha, serta memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi dan ekonomi digital,” tutup Sudirman. (Isp) 

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ditsamapta Polda Kepri Gelar Bakti Sosial dan Bagikan 100 Bendera Merah Putih
INSPIRASIKEPRI.COM | Batam – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian bendera merah putih, patroli dialogis serta aksi gotong royong bersama masyarakat di Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. serta diikuti para Perwira dan personel Ditsamapta Polda Kepri. 

Selain itu, turut hadir Ketua RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Yadi Suryadi, bersama masyarakat dari empat RT di lingkungan RW 05 Kampung Tua Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar.

Dalam kegiatan tersebut, Ditsamapta Polda Kepri menyalurkan Ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta membagikan Ratusan Bendera Merah Putih sebagai simbol semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan lingkungan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.


Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol Budi Setiyono, S.I.K., M.H. mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

"Momentum peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan," ujar Kombes Pol Budi Setiyono.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menyampaikan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

"Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang hadir dengan kepedulian dan solusi," ungkap Kapolda Kepri.

Menurutnya, melalui kegiatan bakti sosial, pembagian bendera merah putih dan kerja bakti bersama warga, Polri ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan,

"Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya Kepulauan Riau yang aman, damai, dan sejahtera," tutur Kapolda Kepri.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polda Kepri berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, meningkatkan kesadaran nasionalisme dalam menyambut semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Kampung Tua Batu Merah, Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat yang menyambut baik kehadiran personel Ditsamapta Polda Kepri sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.(ISP)

Dengarkan Aspirasi Warga dan Berikan Pelayanan Kesehatan, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Patroli Simpatik di Kampung Wineri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Puncak Senyum kembali melaksanakan Patroli Simpatik di Kampung Wineri, Distrik Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas dalam menjaga keamanan, mempererat silaturahmi, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah penugasan.

Patroli diawali dengan menyambangi rumah-rumah warga untuk melaksanakan komunikasi sosial. Dalam suasana penuh kehangatan, personel Satgas duduk bersama masyarakat, mendengarkan aspirasi, keluh kesah, serta berbagai cerita dari warga. 

Melalui kebersamaan tersebut, terjalin hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Usai melaksanakan komunikasi sosial, personel Satgas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

Dalam keterangan tertulis, Danpos Puncak Senyum Kapten Inf Dwi Luhur menyampaikan, bahwa Patroli Simpatik akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan teritorial dan komunikasi sosial di wilayah penugasan.

"Patroli Simpatik merupakan cara yang efektif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan setiap aspirasi dan keluh kesah mereka, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian Satgas kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa selama melaksanakan tugas di wilayah penugasan, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti akan selalu berusaha hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kesulitan yang dihadapi warga merupakan panggilan bagi prajurit TNI untuk datang, membantu, dan mencari solusi bersama. 

"Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi, karena kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah penugasan," tutur Kapten Inf Dwi Luhur.

Salah seorang warga, Bapak Gembala Telengen (53), mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang telah hadir di kampung mereka.

"Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu datang mengunjungi kami, mendengarkan cerita dan keluhan warga, serta memberikan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran TNI membuat kami merasa aman, diperhatikan, dan semakin dekat dengan masyarakat. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas," ungkapnya. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.