INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA TENGAH - Kedekatan dengan masyarakat terus dibangun Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melalui kegiatan anjangsana di Kampung Waden Goba. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Serda Gede sebagai bentuk upaya mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, Rabu (9/9/2026).

Dalam anjangsana tersebut, personel Satgas Yonif 136/TS turut membagikan pakaian kepada warga. Pemberian tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus perhatian prajurit kepada masyarakat di wilayah penugasan, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi warga yang menerima.

Selain berbagi, personel Satgas juga meluangkan waktu untuk berbincang bersama masyarakat. Salah satunya dengan Ibu Yulis Telenggeng, yang ditemui dalam suasana penuh keakraban. Dialog sederhana tersebut menjadi kesempatan bagi prajurit untuk mendengarkan cerita, kondisi, serta kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kegiatan anjangsana tidak hanya menjadi sarana untuk berbagi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dan rasa kekeluargaan antara prajurit dengan masyarakat. 

“Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan bukan hanya dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan hubungan kekeluargaan antara prajurit dan masyarakat semakin erat,” ujar Serda Gede.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 136/TS menegaskan bahwa membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan di wilayah penugasan. (Isp) 

Satgas Yonif 136Tuah Sakti Beri Pelayanan Kesehatan Untuk Warga Tinggi Nambut
Satgas Yonif 136/Tuah Sakti saat memberikan pelayanan kesehatan untuk warga Tinggi Nambut.

INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Tinggi Nambut. DPP Serma Joerman (Bakes) melaksanakan pelayanan kesehatan (Yankes) kepada masyarakat di Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Selasa (08/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serma Joerman memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada warga yang membutuhkan.

Salah satu warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan adalah Mama Sondak. Pelayanan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Satgas terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan.

Danpos Tinggi Nambut Kapten Inf Firsan Hadly mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat.

“Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, sehingga keberadaan Satgas dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga,” ujarnya.

Melalui kegiatan Yankes tersebut, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sebuah gudang diduga digunakan untuk menampung barang ilegal kembali ditemukan di Kawasan Komplek Warna Jaya Industrial Park, Jalan Jend Sudirman, Batam Center, Kota Batam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tindak kejahatan di komplek pergudangan tersebut diduga kuat digunakan untuk mengirimkan barang-barang ilegal ke luar Batam. Pengirimannya disebut dilakukan secara sangat terorganisir.

Tim di lapangan menemukan mobil truk yang diduga milik aparat penegak hukum berada di lokasi. Namun yang mencurigakan, plat nomor mobil tersebut telah diganti dengan plat hitam.

Modus Pakai Kendaraan Aparat

Modus operandi yang diduga dilakukan pelaku adalah menggunakan mobil yang menyerupai kendaraan aparat. Dengan cara ini, aktivitas penyelundupan barang ilegal disebut dapat beroperasi lebih leluasa tanpa pengawasan.

“Sarang” penyelundupan di pergudangan tersebut diduga dikoordinir oleh pemain lama berinisial EP. Nama EP disebut sudah cukup ternama di Kota Batam dalam jaringan distribusi barang tidak resmi.

Informasi dari narasumber terpercaya menyebutkan, barang ilegal dan paket jasa titipan atau "Jastip" dari gudang ini dikirim ke pelabuhan rakyat yang ada di Barelang. Tidak hanya itu, ada juga titipan barang yang datang dari luar Kota Batam.

Hindari Bea Cukai, Rugikan Negara

Penyelundupan barang ilegal tersebut dilakukan untuk menghindari pengawasan Bea Cukai sehingga tidak dikenai pajak dan bea masuk.

Praktik ini dinilai sangat merugikan pemerintah terkait pendapatan negara. Selain itu, modus seperti ini disebut sebagai kejahatan yang kerap terjadi di Kota Batam karena memanfaatkan celah di kawasan industri dan pelabuhan rakyat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Bea Cukai Batam maupun aparat penegak hukum terkait temuan gudang dan dugaan penggunaan kendaraan dinas dengan plat hitam tersebut. (Isp) 

Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, PFI Perkuat Kordinasi Bersama Tim SAR

INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama dengan PFI Jakarta dan PFI Tangerang menyatakan sikap siaga penuh dan terus memperkuat koordinasi terpadu pasca kejadian hilang kontak rombongan jurnalis di perairan Gunung Anak Krakatau. 

Sinergi tiga lini kepengurusan ini dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi bersama otoritas terkait.

Berdasarkan laporan kronologi resmi dari Basarnas, rombongan yang terdiri dari lima orang jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. 

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB saat salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir (share location) kepada rekan anggota PFI yaitu Putra M. Akbar di Lampung dengan Lokasi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

Identitas kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut adalah:

M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara)

Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)

Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id)

Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency)

Donal (Freelance)

Situasi di Selat Sunda saat ini dinamis dan menantang akibat paparan abu vulkanik. Oleh karena itu, kekuatan kolektif seluruh anggota PFI dikerahkan penuh demi memastikan tidak ada hambatan birokrasi maupun taktis dalam mendukung Tim SAR Gabungan di lapangan.

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan bahwa prioritas mutlak organisasi saat ini adalah keselamatan nyawa seluruh rekan jurnalis foto dan kru kapal yang berada di dalam manifes tersebut.

"Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini," ungkap Dwi Pambudo dalam siaran pers yang diterima redaksi Inspirasikepri.com, Selasa (8/9/2026)

"Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun," sambung Dwi Pambudo.

PFI Pusat juga mengingatkan kepada seluruh pewarta foto dan kru media yang saat ini masih melakukan tugas peliputan di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mematuhi batas radius aman yang telah direkomendasikan oleh PVMBG demi keselamatan bersama.

PFI Pusat juga menghimbau kepada seluruh anggota PFI untuk tetap tenang, menyaring informasi demi menjaga psikologis keluarga, serta terus memanjatkan doa agar seluruh rekan anggota PFI yang berada di manifes kapal tersebut dapat segera bersandar dengan selamat. (R/ISP)

Jalur Gelap Perairan Pulau Mubut Terbongkar, BC Batam Tangkap Kapal Kayu Muatan Barang ilegal
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Bea Cukai Batam melakukan penindakan terhadap kapal kayu KM Cahaya Al Khair yang mengangkut sejumlah paket barang kiriman keluar dari Kawasan Bebas Batam tanpa dilengkapi pemberitahuan pabean.

Kapal yang diawaki tiga orang termasuk nakhoda tersebut ditegah Tim Satgas Patroli Laut BC-20009 di perairan sekitar Pulau Mubut, Rabu (26/8/2026) dini hari.

Penindakan berawal dari informasi masyarakat mengenai rencana pengiriman barang dari Batam menuju Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (TLDDP) menggunakan sarana pengangkut laut tanpa pemberitahuan pabean.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan kapal di perairan sekitar Barelang. Petugas kemudian mendapat informasi lanjutan bahwa target operasi berada di sekitar perairan Pulau Mubut.

Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas memperoleh kontak visual terhadap sebuah kapal kayu bermuatan yang bergerak dari perairan Pulau Mubut dengan haluan ke arah timur. Petugas kemudian menghentikan kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan.


Ribuan Paket Barang Disegel

Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah koli berisi paket barang kiriman yang diangkut tanpa pemberitahuan pabean. 

Atas temuan tersebut, petugas melakukan penindakan berupa pemeriksaan, penegahan, dan penyegelan terhadap kapal beserta seluruh muatannya.

Selanjutnya, KM Cahaya Al Khair beserta muatan dan tiga orang ABK diamankan ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pencacahan diketahui muatan terdiri atas barang elektronik, peralatan dapur, pakaian, alas kaki, parfum, case handphone, makanan dan minuman olahan, kosmetik, suplemen dan barang lainnya.

Dikenakan Sanksi Sesuai UU Kepabeanan

Terhadap muatan yang termasuk barang larangan dan pembatasan (lartas) yang tidak dapat diselesaikan akan ditetapkan sebagai Barang yang Dikuasai Negara (BDN) sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Sementara itu, terhadap sarana pengangkut KM Cahaya Al Khair dikenakan sanksi administrasi sesuai UU Kepabeanan dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo menegaskan pengeluaran barang dari Kawasan Bebas Batam menuju TLDDP wajib memenuhi ketentuan kepabeanan yang berlaku.

“Bea Cukai Batam akan terus memperkuat pengawasan, termasuk melalui patroli laut, guna memastikan pergerakan barang sesuai ketentuan serta mencegah peredaran barang lartas secara tidak sah,” ujar Agung, Senin (8/9/2026).

Penindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai Batam dalam menjalankan fungsi pengawasan dan community protector. Bea Cukai juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha memastikan setiap lalu lintas barang dari dan ke KPBPB Batam dilaksanakan sesuai ketentuan.





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ekonomi Batam pada Triwulan II 2026 tumbuh 7,28% (y-on-y), lebih tinggi dibandingkan Kepri 6,99% dan nasional 5,29%. Di antara kabupaten/kota di Kepri, Batam berada pada tiga besar pertumbuhan tertinggi, sekaligus menjadi penggerak utama ekonomi daerah berbasis industri, investasi, perdagangan, dan jasa.

AMSAKAR: JAGA MOMENTUM, PERKUAT DAYA SAING

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian ini menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap Batam terus menguat.

“Pertumbuhan 7,28 persen adalah hasil kerja bersama. Tugas kita sekarang adalah menjaga momentum melalui pelayanan yang semakin cepat, infrastruktur yang semakin baik, dan iklim investasi yang semakin kompetitif," ujar Amsakar, Selasa (8/9/2026). 

LI CLAUDIA: PERTUMBUHAN HARUS DIRASAKAN MASYARAKAT

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang menciptakan pekerjaan, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”

Karena itu, penguatan layanan dasar, air bersih, transportasi, dan infrastruktur perkotaan akan terus menjadi prioritas.

FARY FRANCIS: DARI INVESTASI KE LAPANGAN KERJA

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa investasi harus menghasilkan dampak ekonomi nyata.

"Investasi tidak boleh berhenti pada komitmen. Investasi harus menjadi proyek, proyek menjadi produksi, dan produksi menciptakan lapangan kerja.”

Menurutnya, keberhasilan investasi diukur bukan hanya dari nilai yang masuk, tetapi dari kecepatan realisasi, nilai tambah yang tercipta, dan jumlah pekerjaan yang dihasilkan.

BP Batam akan terus mendorong investasi berkualitas pada sektor manufaktur maju, data center, industri digital, energi, dan logistik, sejalan dengan visi Batam sebagai hub industri dan ekonomi digital Asia Tenggara.

BATAM: TUMBUH TINGGI, TUMBUH BERKUALITAS

Pertumbuhan 7,28 persen menegaskan bahwa Batam tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga pusat penciptaan nilai ekonomi.

“Target kita bukan sekadar pertumbuhan yang tinggi, tetapi pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.” (Isp) 



Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Anjangsana ke Perkampungan Distrik Tinggi Nambut
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA - Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut DPP Sertu Aldirazak (Dantim 2) melaksanakan kegiatan anjangsana bersama masyarakat Kampung Tinggi Nambut, Distrik Tinggi Nambut, Minggu (06/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Satgas Yonif 136/Tuah Sakti untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Sertu Aldirazak bersama personel pos berinteraksi langsung dengan warga, membagikan pakaian, mendengarkan berbagai cerita dan aspirasi masyarakat, serta menyampaikan pesan positif untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat sekaligus sarana untuk membangun kedekatan dan kepercayaan.

"Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan dan membantu sesuai kemampuan kami. Semoga komunikasi dan silaturahmi yang terjalin semakin erat, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di Kampung Tinggi Nambut," ungkapnya.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat, sehingga tumbuh rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan kepercayaan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Distrik Tinggi Nambut. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.