Resmi Jabat Ketua DPW PKB Kepri, Rocky Marciano Bawole Pastikan PKB Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat 
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Estafet kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepulauan Riau kini resmi berganti dengan penetapan struktur baru untuk masa bakti 2026-2031. 

Berdasarkan hasil penetapan tersebut, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPW PKB Kepulauan Riau. 

Dalam menjalankan struktural roda organisasi, Rocky akan didampingi oleh Aman, S.Pd., M.M. selaku Sekretaris dan Suigwan, S.M sebagai Bendahara. 

Langkah ini dipandang sebagai momentum penguatan mesin partai dalam merespons dinamika sosial dan politik di wilayah Kepulauan Riau yang semakin kompleks, terutama dalam menyongsong agenda-agenda besar politik di masa mendatang.

Dalam kesempatan ini, Rocky Marciano Bawole mengatakan bahwa penugasan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa PKB semakin dekat dengan hati masyarakat Kepri. 

Selain itu, Rocky juga menegaskan, komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal guna memastikan program-program partai berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. 

"Amanah ini adalah panggilan untuk berkhidmat secara totalitas. Fokus utama kami dalam lima tahun ke depan adalah memperkuat struktur partai hingga ke tingkat desa dan memastikan kehadiran PKB memberikan manfaat nyata, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kepulauan dan memperkuat ekonomi lokal di Bumi Bunda Tanah Melayu," tegas Rocky.

Dukungan penuh juga mengalir dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui Hj. Ratna Juwita Sari yang memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru yang dinilai solid dan representatif.

Dalam hal ini, Hj. Ratna Juwita Sari menekankan pentingnya menjaga marwah partai sebagai pelayan rakyat serta memperkuat basis massa untuk meraih target-target politik ke depan. 

Secara khusus, Hj. Ratna menyampaikan harapannya agar kerja keras seluruh pengurus DPW PKB Kepri saat ini mampu membuka jalan bagi PKB untuk meraih kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau pada Pemilu 2029 mendatang. 

Menurutnya, representasi kader terbaik PKB di tingkat nasional sangat krusial untuk mengawal aspirasi warga Kepri secara lebih optimal di pusat.

"Kami di pusat menaruh harapan besar pada DPW PKB Kepri di bawah kepemimpinan Mas Rocky. Saya berpesan agar seluruh jajaran pengurus tetap setia pada garis perjuangan partai dan mulai merajut simpul kekuatan sejak dini. Target kita jelas, PKB harus memiliki wakil di DPR RI dari Kepulauan Riau pada Pemilu 2029," tutur Hj. Ratna.

Lanjut, Hj. Ratna menyampaikan, dengan struktur yang kuat dan kerja nyata di lapangan, PKB mampu meraih kursi Senayan untuk Kepri.

"Saya optimis kursi Senayan untuk Kepri bisa kita raih bersama guna memastikan kebijakan nasional lebih berpihak pada kemajuan daerah kepulauan kita ini. Selamat mengabdi untuk seluruh pengurus yang telah ditetapkan," tutup Hj. Ratna Juwita Sari. (ISP) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang melakukan pengamanan ketat dalam pendistribusian air bersih dari pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada warga terdampak gangguan pasokan air di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat (23/1/2026).

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, dengan melibatkan personel Polsek Batuampar sejak pagi hingga malam hari.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, kehadiran polisi bertujuan memastikan pendistribusian air bersih berjalan lancar, tertib, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak gangguan layanan air.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan pendistribusian air bersih dari pemerintah kepada masyarakat berjalan dengan baik, tanpa kendala dan tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Anggoro Wicaksono.

Distribusi air bersih mulai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan personel kepolisian, bekerja sama dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta para ketua RT dan RW setempat. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB, situasi di seluruh lokasi dilaporkan aman dan terkendali.

Berdasarkan data Kelurahan Tanjung Sengkuang, kebutuhan air bersih warga terdampak mencapai 84 trip mobil tangki per hari. Namun, pada hari pelaksanaan, pendistribusian dilakukan sebanyak 48 trip karena sebagian rumah warga mulai kembali mendapatkan aliran air meski dengan debit kecil.

Adapun rincian distribusi air bersih meliputi RW 01 sebanyak enam trip, RW 04 sepuluh trip, RW 08 lima trip, RW 10 satu trip, RW 11 sepuluh trip, RW 12 tujuh trip, RW 13 tujuh trip, dan RW 17 dua trip. Sementara RW 02 dan RW 03 tidak lagi menerima distribusi karena pasokan air telah kembali mengalir.

Kapolresta Barelang menegaskan, kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengawal pelayanan publik, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Pengamanan akan terus kami lakukan selama kegiatan berlangsung agar masyarakat merasa aman dan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, ratusan warga Tanjung Sengkung, Kecamatan Batu Ampar, Batam, berunjuk rasa di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1/2026), menuntut realisasi pemenuhan air bersih yang hingga kini belum terwujud.

Massa tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut pengamanan kepolisian. Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menemui peserta aksi dan menerima tuntutan warga.

Dalam demonstrasi tersebut, warga mendesak agar air bersih segera dialirkan, distribusi air dilakukan secara adil, serta meminta pimpinan BP Batam mundur jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran menemui langsung masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang melakukan aksi penyampaian aspirasi, Kamis (22/1/2026).

Kehadiran Amsakar dan jajaran BP Batam bertujuan untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Kota Batam.

Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil. 

Menanggapi hal itu, Amsakar menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” tegas Amsakar.

Namun demikian, Amsakar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang. 

Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.

“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. 

Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.

“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih. 

Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkas Amsakar.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah agar persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera diselesaikan secara berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Sepak terjang salah satu penyedia layanan telekomunikasi nasional, Indosat Ooredoo Hutchison, kembali menjadi sorotan publik. 

Kali ini, perusahaan tersebut diduga terseret dalam pusaran praktik ilegal yang jauh lebih serius dan sistemik, yakni dugaan keterlibatan aktif dalam jaringan mafia IMEI yang memanfaatkan data paspor turis asing secara masif dan terstruktur.

Praktik ini dinilai bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan berpotensi menjadi bentuk “kanibalisme kepercayaan global”, karena menyentuh isu sensitif berupa perlindungan data pribadi warga negara asing serta kredibilitas sistem telekomunikasi Indonesia di mata internasional.

Paspor Turis Asing Diduga Berubah Menjadi Komoditas

Berdasarkan penelusuran wartawan, pada Jumat (23/1/2026), paspor turis asing yang seharusnya menjadi dokumen sakral dan dilindungi ketat, diduga telah berubah fungsi menjadi “alat hidup” bagi ribuan ponsel selundupan atau black market yang beredar luas di Indonesia.

Modusnya, data paspor wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia khususnya melalui Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali) diduga dikumpulkan saat proses pembelian kartu SIM. 

Tanpa disadari para turis, identitas mereka kemudian dimanfaatkan ulang untuk proses registrasi dan aktivasi IMEI ponsel ilegal yang seharusnya diblokir oleh sistem nasional.

Lonjakan Penjualan yang Dinilai Janggal

Di tengah maraknya dugaan praktik ini, grafik pertumbuhan pelanggan dan penjualan Indosat justru menunjukkan tren yang sangat kencang dan impresif. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pertumbuhan tersebut.

“Laporan pasar memang menunjukkan performa Indosat terlihat melonjak signifikan dalam beberapa periode terakhir. Tapi lonjakan ini meninggalkan jejak yang patut dicurigai. Diduga, angka pelanggan baru dan konsumsi data tersebut ditopang oleh aktivasi massal perangkat ilegal,” ujar seorang narasumber yang mengaku pernah lama berkecimpung dalam bisnis registrasi IMEI ilegal dan kini telah berhenti.

Menurutnya, sistem registrasi IMEI untuk turis asing yang longgar menjadi celah utama yang dieksploitasi secara brutal oleh para pelaku.

Dugaan Pembiaran dan “Celah Kenyamanan” Sistem

Narasumber tersebut menegaskan, Indosat diduga tidak sekadar kecolongan, tetapi berperan aktif dengan memberikan apa yang disebutnya sebagai “celah kenyamanan” demi mengejar target penjualan yang agresif.

“Perusahaan seharusnya sadar betul risiko hukum internasional terkait perlindungan data pribadi. Tapi yang terjadi, kelonggaran sistem ini justru dibiarkan dan dimanfaatkan secara liar,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam banyak kasus, satu data paspor turis asing bisa digunakan berulang kali untuk menghidupkan beberapa perangkat ilegal di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bali, Medan, hingga Batam.

Rekayasa AI untuk Mengakali Sistem Verifikasi

Temuan paling mengkhawatirkan dalam investigasi ini adalah dugaan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memanipulasi sistem verifikasi operator.

“Berdasarkan data paspor turis asing yang dicuri, teknologi AI digunakan untuk menciptakan foto wajah palsu atau dokumen visual rekayasa yang tampak meyakinkan di mata sistem otomatis operator,” ungkap sumber tersebut.

Foto-foto hasil rekayasa AI ini diduga digunakan untuk memenuhi syarat registrasi SIM dan IMEI yang mewajibkan kecocokan visual, tanpa kehadiran fisik pemilik paspor yang sebenarnya.

Lebih jauh, sistem verifikasi milik Indosat dan Tri disebut-sebut tidak memiliki human oversight yang memadai maupun sistem pendeteksi AI yang cukup canggih untuk menyaring manipulasi semacam ini.

“Ini bukan lagi sekadar celah teknis. Ini sudah masuk kategori penghinaan terhadap standar keamanan data nasional. Ribuan perangkat ilegal lolos verifikasi menggunakan identitas ‘zombie’ hasil rekayasa digital,” ujarnya.

Dampak Sistemik: Negara Dirugikan, Wisatawan Dikorbankan

Praktik aktivasi IMEI ilegal ini dinilai menciptakan efek domino yang merugikan banyak pihak. Gadget black market dapat dijual dengan harga jauh lebih murah karena menghindari pajak dan bea masuk, sehingga menciptakan persaingan tidak sehat dengan distributor resmi.

“Lingkaran setannya jelas. Gadget ilegal murah menarik minat konsumen, lalu Indosat diduga menyediakan oksigen berupa sinyal. Dampaknya, keuangan negara dirampok dan privasi wisatawan asing dikorbankan,” kata narasumber tersebut.

Jika benar, praktik ini juga berpotensi mencoreng citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah bagi turis mancanegara, khususnya terkait perlindungan data pribadi.

Nama Robert Alias Risky Muncul di Tangerang

Untuk wilayah Tangerang, investigasi ini turut mengidentifikasi sosok berinisial Robert alias Risky. Ia diduga menjadi salah satu motor utama dalam pembuatan dan penjualan akun-akun resmi yang digunakan untuk registrasi SIM card turis secara ilegal.

Akun-akun tersebut, yang memberikan akses ke aplikasi internal atau semi-eksklusif seperti myRetail, diduga diperjualbelikan secara bebas layaknya barang loakan.

“Pertanyaannya sederhana tapi mengerikan: bagaimana mungkin individu seperti Robert alias Risky bisa menguasai atau mengendalikan akses ke sistem yang seharusnya sangat terbatas? Ini mengindikasikan pengawasan internal Indosat sangat rapuh, atau lebih buruk lagi, sengaja dibiarkan bocor,” imbuhnya.

Desakan Audit dan Penyelidikan Menyeluruh

Atas berbagai dugaan serius ini, sejumlah pihak mendesak agar dilakukan audit forensik menyeluruh terhadap sistem registrasi IMEI dan SIM card, khususnya untuk kategori turis asing. Selain itu, aparat penegak hukum, Kementerian Kominfo, serta otoritas perlindungan data pribadi didorong untuk turun tangan secara serius.

Jika terbukti benar, kasus ini tidak hanya berimplikasi pada sanksi administratif, tetapi juga berpotensi menyeret konsekuensi pidana dan tuntutan internasional terkait pelanggaran privasi lintas negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Indosat Ooredoo Hutchison belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan-dugaan tersebut. (R/Tim)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Bahaya di jalan raya merupakan musuh utama bagi setiap pengendara. Tidak jarang, potensi bahaya justru datang dari faktor di luar kendali kita. Terlepas dari siapa yang benar atau salah, risiko kecelakaan tetap dapat berdampak pada siapa pun yang terlibat. Oleh karena itu, kemampuan pengendara dalam merespons potensi bahaya menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, Capella Honda Kepulauan Riau terus mengedukasi masyarakat melalui kampanye Cari_Aman, salah satunya dengan membagikan tips berkendara aman 5P+ yang dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Christofer Valentino, Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri, menjelaskan bahwa konsep 5P+ merupakan panduan sederhana namun efektif untuk membantu pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi di jalan.

"Pertama, pakai perlengkapan berkendara sesuai standar. Gunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang dengan benar, jaket berlengan panjang, celana panjang, sarung tangan, serta sepatu. Perlengkapan ini berfungsi meminimalkan dampak cedera saat terjadi kecelakaan," ujar Christofer, Kamis (22/1/2026). 

Kedua, Perhatikan kanan dan kiri saat di persimpangan. Pastikan area yang tidak terlihat benar-benar aman dari kendaraan atau objek lain. Kurangi kecepatan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang muncul secara tiba-tiba.

Ketiga, Pertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan. Jaga jarak minimal 3 detik. Caranya, gunakan benda diam sebagai patokan. Saat kendaraan di depan sejajar dengan benda tersebut, mulai menghitung hingga 3 detik. Jika setelah hitungan tersebut Anda sejajar dengan benda yang sama, maka jarak sudah aman.

Keempat, Periksa kondisi sebelum mendahului. Pastikan lalu lintas di depan dan belakang aman, nyalakan lampu sein sebagai tanda, dan perhatikan kaca spion sebelum berpindah lajur.

Kelima, Patuhi rambu lalu lintas. Selalu lengkapi diri dengan SIM dan STNK serta patuhi rambu lalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Selain pemaparan di atas, terdapat beberapa hal tambahan yang tidak kalah penting untuk diterapkan dalam berkendara sehari-hari. Pengendara disarankan untuk selalu mengecek kondisi sepeda motor sebelum digunakan, mulai dari tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, lampu utama, lampu sein, lampu rem, klakson, hingga pengaturan spion agar visibilitas tetap optimal.

Teknik pengereman juga perlu diperhatikan dengan baik, yakni dengan mengombinasikan penggunaan rem depan dan belakang secara bersamaan agar pengereman lebih efektif dan stabil.

Pengendara juga diimbau untuk meningkatkan sensitivitas terhadap potensi bahaya di jalan, dengan mengenali berbagai risiko yang mungkin muncul. Sensitivitas ini dapat dilatih melalui penggunaan Simulator Honda Riding Trainer di jaringan dealer Honda, mengikuti pelatihan safety riding, maupun berbagi pengalaman berkendara. 

Selain itu, kewaspadaan terhadap area blind spot perlu ditingkatkan dengan cara mengurangi kecepatan saat melewati area yang tertutup pandangan akibat objek besar.

Terakhir, pengendara diharapkan dapat mengontrol kecepatan kendaraan, karena semakin tinggi kecepatan, semakin terbatas informasi yang dapat ditangkap, sekaligus meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Christofer menegaskan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam berkendara. “Lebih baik perjalanan sedikit lebih lama karena kita menerapkan langkah-langkah preventif, daripada tidak pernah sampai tujuan sama sekali. Cari_Aman saat naik motor,” tutupnya.

Komitmen edukasi keselamatan berkendara ini juga ditegaskan oleh Duri Yanto selaku Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau. 

“Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi 5P+, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan sadar bahwa kebiasaan kecil yang benar dapat memberikan dampak besar dalam mencegah kecelakaan di jalan,” tutupnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Jagat dunia maya digegerkan dengan kemunculan video promosi milik Klinik Hildove Estetica Batam yang diduga mengandung unsur pornografi serta dinilai kurang pantas untuk konsumsi publik.

Video yang beredar luas di media sosial itu menampilkan narasi bertuliskan “konten 18+” disertai adegan sugestif yang menyerupai hubungan layaknya suami istri. 

Parahnya lagi, konten promosi tersebut juga diduga melibatkan seorang influencer untuk menarik minat publik terhadap layanan yang ditawarkan Klinik Hildove Estetica.

Alur cerita dalam video bernuansa sensual dan menggiring penonton untuk mengunjungi klinik kecantikan tersebut. Tayangan ini menuai kritik tajam karena dianggap melanggar norma kesusilaan serta berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan terkait pornografi.

Konten promosi tersebut diunggah melalui akun kolaborasi media sosial, antara lain akun @juniusmaitris (Junius Maitris), @shellyoct_ (Shelly Octora), serta akun resmi klinik @hildoveestetica.

Sejumlah warga menilai promosi tersebut sangat tidak layak, terlebih dikaitkan dengan layanan kesehatan dan kecantikan yang seharusnya menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial.

Menanggapi kehebohan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, Sp.OG, menegaskan bahwa promosi dengan unsur pornografi tidak dapat dibenarkan.

“Tidak layak promosi dengan unsur pornografi. Hari ini juga tim kami akan turun langsung untuk mengecek ke lokasi,” ujar dr. Didi saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, konten promosi yang ditampilkan Klinik Hildove Estetica diduga melanggar Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. 

“Iklan dinilai melanggar apabila menampilkan ketelanjangan, setengah telanjang, atau bagian tubuh sensual seperti payudara, bokong, paha, dan sejenisnya tanpa konteks medis,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Didi menilai pose menggoda, ekspresi seksual, maupun narasi yang membangkitkan hasrat seksual merupakan kesalahan fatal.

“Menggunakan bahasa, slogan, atau visual yang mengeksploitasi tubuh secara seksual jelas tidak boleh dan tidak pantas,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Klinik Hildove Estetica yang berlokasi di Ruko Mahkota Raya Blok E No. 10, Batam Centre, Teluk Tering, Batam Kota, belum memberikan klarifikasi resmi terkait video promosi yang menuai kontroversi tersebut.

Polemik ini memicu desakan masyarakat agar instansi terkait, termasuk aparat kepolisian, segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, pada Rabu (21/1/2026) guna mendiskusikan transformasi infrastruktur air dan strategi penguatan ekosistem investasi, di Ruang Rapat Lantai 8, Gedung Annex BP Batam.

Pertemuan strategis di sela agenda APKASI ini bertujuan untuk mendiskusikan penguatan pelayanan dasar dan memproyeksikan Batam sebagai benchmark utama dalam pengembangan Kawasan Industri Kabupaten Batu Bara ke depan.

Dalam sambutannya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad memaparkan sejarah transformasi Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB). Ia menekankan bahwa sinergi antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam kini telah memacu pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Capaian investasi melampaui target IKU, dengan realisasi mencapai Rp68,9 triliun atau sekitar 115% dari target Rp60 triliun. Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Batam juga menunjukkan tren menurun, selaras dengan perbaikan indikator kesejahteraan,” ujar Amsakar.

Terkait pengelolaan air, Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam bertindak sebagai regulator sekaligus eksekutor melalui kemitraan strategis dengan pihak swasta. Integrasi antara regulator dan mitra operator swasta menjadi kunci dalam mengeskalasi PNBP sekaligus menjamin resiliensi infrastruktur air bagi 1,3 juta penduduk.

“Melalui program strategis 2026, kami memiliki target distribusi air ke wilayah stress area dapat teratasi,” tambahnya.

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Batam di berbagai bidang. 

Menurutnya, dengan keunggulan komparatif Batam dapat menjadi benchmark bagi skema pengembangan Kawasan Batu Bara ke depan. Diantaranya skema pengelolaan layanan air bersih bagi warga dan industri, optimalisasi konektivitas wilayah dan potensi logistic Pelabuhan.

“Kami melihat perubahan Batam yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kami berterima kasih Pak Amsakar dapat menerima kami. Kami ingin diskusi sekaligus melihat apa ada peluang-peluang di kawasan industri, pelabuhan, dan pengelolaan," kata Bupati Batu Bara.

Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera, dengan dominasi kuat pada industri pengolahan alumunium dan olekimia, pertanian, kehutanan dan perikanan serta perdagangan.

Selain skema pengelolaan air bersih, diskusi juga berkembang pada rencana konektivitas logistik antar kedua daerah. Bupati Batu Bara berharap adanya jalur distribusi bahan pokok dan arus barang yang terkoneksi langsung antara Pelabuhan di Batu Bara dengan Pelabuhan Internasional di Batam.

Hal ini dikarenakan potensi infrastruktur Batam yang memiliki 5 pelabuhan penumpang dan 3 pelabuhan kargo yang berperan penting dalam mendukung iklim investasi dan logistik di kawasan KPBPB Batam. 

Hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, Anggota Deputi/Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad serta jajaran pimpinan SPAM BP Batam. 

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, terutama masukan bagi skema kemitraan pelayanan air di Batu Bara dan pengelolaan kawasan industri guna meningkatkan daya tarik investasi di masing-masing wilayah. (Isp)




Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.