Gercep, Tim URC Gabungan Polsek Lubuk Baja Bekuk Pelaku Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur 

INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) gabungan dari Jatanras Polda Kepri, Satreskrim Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja berhasil meringkus pelaku penganiayaan berat yang terjadi di parkiran Hotel Kundur, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (19/7/2026)

Di bawah komando langsung Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie, S.I.K., M.H., bersama Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Gihon Sahatma Togu Lumban Raja, S.Tr.K, tim gabungan bergerak cepat tanpa memberi ruang bagi pelaku kejahatan.

Dalam pengungkapan ini, hanya dalam hitungan jam setelah menerima laporan resmi dari korban, pelaku yang sempat bersembunyi langsung berhasil diringkus tanpa perlawanan.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie menjelaskan, bahwa kronologi kejadian berawal dari cekcok mulut. Di mana peristiwa berdarah ini terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Korban, Fikri Afandi Siahaan (36), dianiaya secara brutal oleh pelaku iniss SPM (33) dengan menggunakan sebilah parang.

Aksi pembacokan ini dipicu oleh dendam dan salah paham yang terjadi beberapa jam sebelumnya. Istri korban, Liana Hamsanah, sempat terlibat cekcok mulut dengan pelaku di sebuah gelanggang permainan karena masalah jalan yang terhalang. Pelaku bahkan sempat mengeluarkan kata-kata kasar yang membuat korban tidak terima.


Sempat terjadi ketegangan dan adu mulut antara korban dan pelaku pada sore harinya. Namun, situasi memuncak pada malam hari saat korban hendak menjemput istrinya pulang kerja.

"Saat korban sedang menunggu istrinya di parkiran sepeda motor, tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang dan langsung mengayunkan sebilah parang ke arah punggung korban sambil berteriak 'Mati kau'," ungkap Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie.

Kala itu, kata Kompol Deni, Korban sempat berusaha menangkis serangan tersebut, yang mengakibatkan luka robek parah pada lengan, punggung tangan kiri, serta paha kirinya. 

Usai melakukan aksi nekatnya, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP), sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda untuk mendapatkan pertolongan medis.

Mendapat laporan resmi pada Jumat, 17 Juli 2026, Tim Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin Ipda Gihon langsung berkolaborasi dengan Tim Opsnal Jatanras Polresta Barelang di bawah pimpinan Ipda Dedy Yantho Pasaribu, serta dibantu oleh personel Jatanras Polda Kepri.

Melalui penyelidikan intensif dan pergerakan taktis di lapangan, tim gabungan mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan pelaku pada pukul 21.45 WIB.

Hanya berselang 10 menit kemudian, tepat pukul 21.55 WIB, Tim URC Gabungan langsung melakukan penggerebekan di sebuah kos-kosan di Jl. Nagoya Business Centre Blok 5, Kecamatan Lubuk Baja. 

"Pelaku Surya Putra Munthe berhasil diamankan tanpa perlawanan saat sedang tertidur pulas di kamar kosnya," jelasnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain

• 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

• Surat keterangan berobat dari Rumah Sakit Harapan Bunda.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Lubuk Baja untuk menjalani pemeriksaan intensif. Atas perbuatannya, Surya Putra Munthe dijerat dengan Pasal 469 ayat (1) KUHP atau Pasal 467 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

"Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi premanisme dan kekerasan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja," tegasnya. (ISP)

Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Kampung Wandenggobak
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dan menjaga kondusivitas wilayah, Danpos Kotis Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Letda Inf Abdul Heru memimpin langsung kegiatan anjangsana di Kampung Wandenggobak.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas berinteraksi dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan persatuan.

Letda Inf Abdul Heru menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud kepedulian TNI untuk memberikan rasa aman dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.

Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P. menyampaikan,  bahwa anjangsana merupakan sarana membangun kepercayaan dan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.

“Prajurit harus hadir membawa manfaat, memberikan rasa aman, dan menjadi sahabat bagi rakyat demi terciptanya wilayah yang aman dan damai," ungkap Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo.

Salah satu warga, Ibu Widena Telenggeng (28), mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian yang diberikan personel Satgas karena selalu ramah, peduli, dan mau mendengarkan keluhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol eratnya persaudaraan antara prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dan masyarakat Kampung Wandenggobak. (ISP)

Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Anjangsana di Kampung Lungguneri
INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan, Pos KP 55 Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mengunjungi rumah-rumah warga di Kampung Lungguneri, Distrik Pangaleme, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Sarbarit Siahaan, bersama personel pos tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas dalam membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat. 

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas turut membawa perlengkapan kesehatan dan obat-obatan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Sarbarit Siahaan, menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan. 

Menurutnya, kehadiran personel Satgas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat. 

"Dengan kegiatan tersebut diharapkan hubungan yang telah terjalin baik antara TNI dan masyarakat semakin erat," ungkapnya. 

Sementara itu, Bapak Corona Wonda (35), warga Kampung Lungguneri, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas. 

Ia menyampaikan bahwa masyarakat merasa senang dengan kehadiran TNI yang selalu peduli, rutin mengunjungi warga, serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan anjangsana ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Kampung Lungguneri. Kehadiran personel Satgas di tengah-tengah warga tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi yang harmonis, menumbuhkan rasa saling percaya, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai salah satu kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan teritorial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus hadir, mengabdi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah penugasan. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memaparkan capaian kinerja di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam serta Laporan Keuangan Tahun Anggaran (TA) 2025 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Amsakar hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta jajaran Deputi BP Batam.

Dalam paparannya, Amsakar menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Batam sepanjang 2025 menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.

Berdasarkan data laporan kegiatan penanaman modal, realisasi investasi Batam tahun 2025 mencapai Rp44,01 triliun, meningkat 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target sebesar 118,97 persen.

Dari kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak juga tetap terjaga. Sepanjang tahun 2025, BP Batam berhasil merealisasikan PNBP sebesar Rp1,93 triliun.

Pihaknya kemudian optimis kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun anggaran 2025. Apabila terealisasi, capaian tersebut akan menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut sejak tahun 2016.

“Capaian investasi yang terus tumbuh dan proyeksi opini WTP ke-10 menunjukkan bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi, tetapi juga terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel,” kata Amsakar.

Amsakar menyatakan, BP Batam akan terus memperkuat tata kelola lembaga melalui digitalisasi dan inovasi layanan investasi.

“Ke depan, BP Batam akan mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan, mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat pengendalian intern, agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan KPBPB Batam,” tegas Amsakar.

Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengapresiasi capaian BP Batam tersebut. Menurutnya, Batam telah menunjukkan kinerja yang baik dan diharapkan terus menjadi contoh dalam pengembangan investasi nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan, kepastian berusaha, dan tata kelola lembaga yang semakin baik. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang berlokasi di Rempang, Selasa (14/7/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan setiap rencana dan tahapan pembangunan berjalan kondusif.

Amsakar menjelaskan, pembangunan sekolah terintegrasi dengan luas 18,5 hektare tersebut saat ini memasuki tahap pembersihan lahan yang masuk dalam HPL milik BP Batam. Tahap awal ini menjadi fondasi penting sebelum memasuki pekerjaan berikutnya.

“BP Batam terus melakukan pengawasan terhadap program prioritas nasional tersebut agar setiap proses berlangsung secara terencana, aman, dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan,” ujar Amsakar.

Seolah ini nantinya dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mampu menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas, inklusif, dan mendukung pengembangan karakter, kompetensi, serta daya saing peserta didik tanpa dipungut biaya.

Program ini juga mendapat perhatian besar dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan harapan, pembangunan sekolah rakyat akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan generasi emas 2045 mendatang.

“Perhatian Bapak Presiden dan pemerintah pusat ini mencerminkan besarnya komitmen negara dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas sebagai salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dan ini harus kita kawal bersama,” sambung Amsakar.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan akan terus dikawal melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah maupun masyarakat, menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi generasi di masa yang akan datang.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif agar proses pembangunannya dapat diselesaikan dengan baik, sehingga sekolah ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan anak-anak kita sebagai generasi unggul Indonesia,” tegas Li Claudia.

Ia meyakini, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, pembangunan sarana pendidikan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas SDM yang akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah maupun nasional.

“Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang ini diproyeksikan menjadi role model bagi pembangunan sekolah serupa di berbagai daerah di Indonesia. Melalui sekolah ini, diharapkan semakin banyak anak-anak Indonesia, khususnya di Batam, dapat memperoleh kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi terbaiknya,” pungkasnya. (Isp) 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam terus melanjutkan proses peremajaan Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, keselamatan, kenyamanan, serta memperkuat estetika kawasan perkotaan bagi masyarakat.

Program revitalisasi ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, yang menempatkan peningkatan kualitas infrastruktur publik sebagai salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat.

Revitalisasi Underpass Pelita tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik melalui infrastruktur yang lebih aman, nyaman, fungsional, dan memiliki nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam.

Hingga saat ini, sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan. Sementara itu, beberapa tahapan penyempurnaan masih terus berlangsung.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan bahwa seluruh proses peremajaan dilakukan dengan tetap menjaga struktur utama underpass agar tidak memengaruhi kekuatan konstruksi bangunan.

“Kami berusaha untuk tidak menyentuh struktur utama underpass agar tidak mempengaruhi kekuatannya, sehingga kami menghindari pengeboran pada bagian atap underpass,” ujar Mouris, Rabu (15/7/2026).

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembuatan tutup drainase serta penambahan struktur penguat lightbox agar lebih kokoh, stabil, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.

Sebagai bagian dari peningkatan aspek keamanan, BP Batam juga telah memasang sejumlah titik kamera pengawas (CCTV) di kawasan underpass untuk mendukung pengawasan terhadap fasilitas publik serta mencegah terjadinya aksi vandalisme maupun pencurian komponen infrastruktur.

Mouris menambahkan, proses peremajaan Underpass Pelita ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026, sehingga seluruh fasilitas dapat segera berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

BP Batam juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun agar tetap bersih, aman, dan terhindar dari aksi vandalisme, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh pengguna jalan. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Seorang pengusaha di Kota Batam berinisial TP mencuat ke publik, setelah namanya disebut-sebut sebagai pengendali praktik dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan Anak (Gelper) bernama Zeus 88 di kawasan Mitra Mall, Batu Aji.

Informasi yang berhasil dihimpun, pengusaha berinisial TP ini, sudah cukup lama mengendalikan praktik dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan Anak (Gelper) Zeus 88 di kawasan Mitra Mall tersebut.

Tak hanya itu, TP juga memiliki jaringan orang-orang penting yang cukup kuat sehingga bisinis terselubung itu berlangsung rapi dan terang-terangan. 

"Gelper Zeus 88 dikendalikan oleh pak TP. Beliau cukup terkenal dalam bisnis 303. Bahkan, dia juga mengendalikan judi kasino di bilangan Nagoya," ungkap sumber saat ditemui, Rabu (15/7/2026).

Namun sejauh ini, belum ada penindakan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum meski informasi keberadaan praktik judi itu telah sampai di tangan mereka. Bahkan, diduga kuat ada unsur pembiaran sehingga praktik judi ini melenggang bebas beroperasi. 

Inilah sebagai bukti, bahwa lemahnya pengawasan Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap tempat hiburan malam di Kota Batam justru menjadi celah baru bagi para pengusaha nakal untuk membentuk jaringan praktik perjudian.

Diberitakan sebelumnya, praktik dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan Anak (Gelper) bernama Zeus 88 di kawasan Mitra Mall wilayah hukum Polsek Batu Aji hingga saat ini masih saja bebas beroperasi.

Pihak Kepolisian setempat dalam hal ini Polsek Batu Aji nampaknya enggan mendalami dugaan praktik perjudian berkedok permainan anak di Zeus 88.

Pantauan wartawan, lokasi Zeus 88 kini cukup dibanjiri para pengunjung yang di dominasi warga Batu Aji. Pihak pengelola, menyuguhkan berbagai jenis mesin judi atau biasa disebut permainan ketangkasan untuk menarik minat masyarakat. 

"Lokasi ini sudah cukup lama beroperasi. Bos mereka yakni berinisial TP yang cukup dikenal dalam bisnis 303 dan memiliki relasi kuat," ungkap Riko masyarakat setempat saat di wawancarai wartawan, Kamis (2/7/2026).

Menurut Riko, sejak beberapa bulan ini beroperasi, pengelola gelper Zeus 88 ini mampu meraup omset yang cukup fantastis. 

"Dalam sehari, informasinya omset pemasukan lokasi ini mencapai puluhan juta rupiah. Pengunjung sangat ramai," tutur Sumber.

Seperti pada umumnya, untuk memudahkan para pemain, pihak pengelola gelper juga telah menyiapkan lokasi penukaran hadiah dengan uang tunai di seputaran arena gelper.

"Masih sama seperti lokasi-lokasi lainnya bang, hadiah rokok dari dalam bisa langsung ditukar uang," jelasnya. 

Sudah jelas, hal ini membuktikan bahwa lemahnya pengawasan Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Batam justru menjadi celah bagi para pengusaha nakal untuk mengendalikan praktik terselubung perjudian.

Saat disinggung soal jam operasional, Riko menyebut, bahwa lokasi judi ini terbilang cukup bebas. Mereka beroperasi hingga 24 jam.

"Buka lagi sampai 24 jam. Parahnya lagi, para pelajar sekolah juga sering main disini," terangnya. 

Sebagai langkah tindak lanjut, awak media Inspirasikepri.com telah berupaya mengkonfirmasi Kapolsek Batu Aji AKP Bayu Rizki Subagyo, S.Tr.K., S.I.K namun pihaknya enggan berkomentar. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.