INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Satreskrim Polresta Barelang masih terus mendalami kasus ribuan botol minuman beralkohol (Mikol) ilegal yang diamankan dari gudang Komplek Pergudangan Golden Park Blok GE, Minggu (11/10) lalu.

Dalam waktu dekat, penyidik akan melayangkan surat pemanggilan pertama terhadap pemilik gudang, Lai Chun, sebelum menetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dalam waktu dekat ini kita akan memberikan surat pemanggilan pertama kepada Lai Chun," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo, Kamis (22/10) malam.

Agung menjelaskan, pemanggilan pertama ini akan dilanjutkan dengan pemanggilan kedua. Jika tidak diindahkan, polisi akan menerbitkan status DPO terhadap Lai Chun.

Hingga saat ini sejumlah saksi sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi juga masih menelusuri dari mana ribuan Mikol tersebut masuk ke Batam.

"Kita juga masih mendalami, dari mana masuknya ribuan Mikol tersebut. Dari pelabuhan mana masuknya, kita masih selidiki," tegas Agung.

Dalam kasus ini, Polresta Barelang juga telah berkoordinasi dengan Bea dan Cukai Batam dan BPOM terkait pelanggaran izin edar.

Jika ditaksir, total nilai ribuan Mikol tersebut mencapai Rp 3 hingga 8 miliar.

Dari pengungkapan tersebut, diamankan berbagai merek premium, di antaranya Chivas 18, Chivas 12, Jack Daniel's, Hennessy VSOP, Macallan 12, Singleton 15, Singleton 18, Jägermeister, Jose Cuervo, Martell VSOP, Jameson, Cointreau, dan sejumlah merek lainnya. Ukuran kemasan bervariasi 700 ml hingga 1 liter.

"Total minuman yang berhasil diamankan 8664 botol," ujarnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, Lai Chun merupakan pemain baru Mikol di Batam. Ia diduga kurang koordinasi atau sengaja ditumbalkan oleh pesaing lama yang sudah lancar bermain Mikol di Batam.

Sementara itu, sejumlah pengusaha Mikol lainnya di Batam juga perlu dipertanyakan terkait izin edarnya, karena diduga juga melanggar aturan izin edar.

Tak hanya itu, Bea Cukai Batam juga mengapresiasi langkah Polresta Barelang yang berhasil mengamankan ribuan botol minuman beralkohol (Mikol) ilegal tanpa izin edar di Batam. 

Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Setiawan, mengatakan penangkapan ini membuktikan sinergi pengawasan pemerintah.

"Kita apresiasi atas penangkapan kasus ini," ujarnya.

Menanggapi masuknya ribuan botol Mikol tersebut, Setiawan menjelaskan sesuai aturan, Mikol yang masuk ke Batam harus berasal dari luar negeri atau dalam negeri dengan dokumen resmi bernama PPFTZ dan izin sebagai pengusaha barang kena cukai, serta wajib dilekati pita cukai.

Faktanya, dari 8664 botol yang diamankan, tidak ada satupun yang terpasang pita cukai. Dipastikan ribuan botol tersebut masuk tanpa melapor ke Bea Cukai Batam dan diduga masuk melalui pelabuhan ilegal.

"Dari luasnya wilayah yang diawasi, kita sudah mengerahkan tenaga baik personil maupun teknologi untuk mengantisipasi penyelundupan barang terlarang," ujarnya.

Jaringan penyelundup disebut tetap mencari jalan dan cara untuk melakukan penyelundupan di tengah luasnya wilayah pengawasan. (ISP)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - BP Batam menggelar donor darah dan pemeriksaan gula darah secara serempak di Batam dan Jakarta dalam rangka memperingati Hari Bakti BP Batam ke-55, Rabu (21/10/2026).

Mengusung semangat “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan yang diikuti pegawai BP Batam ini berlangsung di Balairungsari BP Batam serta Kantor Penghubung BP Batam Jakarta. Pelaksanaan di kedua lokasi tersebut memberikan kesempatan bagi pegawai untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan sekaligus memeriksakan kesehatan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, hadir dalam pelaksanaan kegiatan di Batam. Selain meninjau proses donor darah, Amsakar juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat pengabdian BP Batam untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui donor darah, para pegawai dapat berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan.

“Momentum Hari Bakti BP Batam ke-55 ini kita manfaatkan untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama. Melalui donor darah, kita dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengajak seluruh pegawai untuk memperhatikan kesehatan melalui pemeriksaan secara berkala,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, juga berkesempatan hadir untuk meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Pegawai yang sehat dapat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan dengan lebih baik. Mari manfaatkan pemeriksaan ini untuk lebih mengenali kondisi kesehatan kita dan membiasakan pola hidup sehat dalam keseharian,” ungkap Li Claudia.

Pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pegawai untuk lebih memperhatikan kesehatannya di tengah kesibukan menjalankan tugas. Sementara itu, keterlibatan dalam donor darah menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan BP Batam.

Hadir pula Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano, Kepala Biro Keuangan, Siswanto, Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi, Dendi Gustinandar, Direktur Badan Usaha Pemanfaatan Aset, Djohan Effendy, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi, Irfan Syakir Widyasa serta Direktur Rumah Sakit BP Batam, Tanto Budiharto. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengunjungi Kantor Dewan Pers di Jakarta untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung upaya mewujudkan tata kelola jurnalisme yang baik dan profesional, Rabu (21/10/2026).

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa pertemuan ini membahas beberapa aspek penting. Selain peranan insan pers sebagai mitra strategis pemerintah, lanjutnya, diskusi bersama Dewan Pers tersebut juga membahas soal tantangan kemitraan media di tengah perkembangan teknologi dan disrupsi informasi saat ini.

“Bagi BP Batam, insan pers merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan yang akurat dan kredibel kepada masyarakat. Kami tentunya berharap jurnalisme di Batam terus tumbuh secara profesional dan berkualitas. Karena itu, sinergi dengan Dewan Pers menjadi langkah penting untuk memperkuat kemitraan sekaligus mendorong peningkatan literasi informasi publik,” ujarnya.

Ia menegaskan, BP Batam pada prinsipnya selalu membuka ruang untuk kolaborasi yang konstruktif sehingga jurnalisme di Batam dapat terus tumbuh dan berkembang. Upaya tersebut tentunya perlu disertai komitmen bersama terhadap asas profesionalisme, kepatuhan pada ketentuan hukum, serta peningkatan literasi publik.

Seiring dengan perkembangan Kota Batam, Ariastuty menilai pers memiliki peran penting dalam menjembatani informasi pembangunan dengan kebutuhan masyarakat. Pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab diharapkan dapat membantu masyarakat memahami dinamika pembangunan sekaligus menjaga kepercayaan publik.

“Kami selalu siap untuk berkolaborasi dan menghormati tugas-tugas jurnalistik. Semoga hasil diskusi kami dengan Dewan Pers dapat memberikan manfaat terhadap ekosistem media di Batam,” ujar Ariastuty lagi.

Dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, turut menekankan pentingnya profesionalisme pers dalam menghadapi disrupsi informasi.

Kepatuhan terhadap Undang-Undang (UU) Pers dan kode etik jurnalistik, lanjutnya, menjadi landasan penting untuk menjaga kualitas pemberitaan, kepercayaan publik, serta keberlangsungan industri media.

“Pers harus profesional dengan memegang teguh dua hal tadi, UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Pada prinsipnya, penyampaian informasi publik itu tetap ada mekanismenya dan ini yang perlu kita perhatikan bersama,” tegas Totok.

Melalui pertemuan ini, BP Batam berharap sinergi dengan Dewan Pers dapat terus terjalin untuk mendukung pertumbuhan pers yang profesional dan berkualitas. Kolaborasi yang konstruktif antara pemerintah dan insan pers diharapkan turut memperkuat literasi informasi, memperluas akses masyarakat terhadap informasi yang kredibel, serta mendukung pembangunan Kota Batam yang semakin terbuka dan informatif. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menjemput peluang investasi baru dari Korea Selatan melalui South Korea Aero Summit 2026 dan pertemuan dengan KBRI Seoul, pada Rabu (21/10/2026). 

Langkah ini memperkuat momentum lonjakan investasi Korea Selatan di Batam, terutama pada infrastruktur dan konektivitas.

Agenda tersebut dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, serta Direktur Badan Usaha Kawasan Bandara BP Batam, Kurnia Budi. 

Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, realisasi investasi Korea Selatan di Kota Batam pada semester I 2026 mencapai Rp1,175 triliun atau sekitar USD65,1 juta. 

Nilai tersebut mencapai 34,1 kali realisasi sepanjang 2025 sebesar Rp34,41 miliar, serta tumbuh 4.169,8 persen dibandingkan semester I 2025.

Capaian itu menempatkan Korea Selatan sebagai investor asing terbesar ketiga di Batam, dengan kontribusi 6,60 persen terhadap total penanaman modal asing.

Profil investasinya juga mengalami pergeseran. Pada 2025, investasi Korea Selatan tersebar pada sektor perikanan, alat transportasi, mesin dan elektronik, serta kimia dan farmasi. 

Pada semester I 2026, sekitar Rp1,170 triliun atau 99,6 persen terkonsentrasi pada sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, terutama melalui PT Bandara Internasional Batam.

Momentum tersebut menjadi bekal Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menjadi pembicara dalam South Korea Aero Summit pada 21–22 Oktober 2026. 

Ia memperkenalkan peluang industri penerbangan, perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO), kargo udara, serta industri pendukung Bandara Internasional Hang Nadim.

“Landasan pacu harus menjadi landasan tumbuhnya investasi dan kesejahteraan,” ujar Fary.

Menurutnya, pengembangan Hang Nadim perlu terhubung dengan kawasan industri dan rantai pasok global, yang didukung dengan kepastian regulasi, kemudahan berusaha, dan kepercayaan investor menjadi fondasi untuk menarik investasi berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, delegasi BP Batam juga bertemu dengan KBRI Seoul dan diterima Wakil Duta Besar RI, Ali Andika Wardhana. 

Pertemuan ini dikhususkan untuk mengidentifikasi perusahaan Korea yang berpotensi berekspansi, memfasilitasi pertemuan bisnis, serta mendorong kunjungan calon investor ke Batam.

Peluang tersebut didorong untuk memaksimalkan status Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, yang juga memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus, dan 31 kawasan industri. 

Sektor yang dibidik juga tidak main-main, yakni mencakup elektronik dan semikonduktor, komponen kendaraan listrik, rekayasa presisi, penerbangan, logistik, serta teknologi digital. 

Rangkaian kunjungan pada 20–24 Oktober 2026 juga mencakup pembelajaran pengelolaan bandar udara dan kawasan ekonomi di Incheon, dengan tujuan untuk memperkuat ekosistem Hang Nadim sekaligus mengubah jejaring internasional menjadi proyek konkret, penguatan industri, dan peluang kerja bagi masyarakat Batam. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo, bergerak cepat meninjau langsung rencana lokasi pembangunan Markas Kodam (Makodam) di kawasan Tembesi, Kota Batam, Selasa (21/10/2026) siang.

Peninjauan ini merupakan langkah awal dan bentuk komitmen Pangdam dalam menyiapkan pangkalan dan sarana prasarana utama bagi Kodam XXV/SMR sebagai Kodam termuda di jajaran TNI AD.

Kodam ini memiliki tugas vital menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan Selat Malaka dan Laut Natuna.

Dalam pelaksanaannya, peninjauan Pangdam didampingi langsung oleh Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto bersama Asisten Kasdam XXV/SMR dan Dandim 0316/Batam Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing.



Pangdam melihat langsung kontur lahan, akses jalan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta rencana zonasi pembangunan untuk Markas, perkantoran, dan fasilitas pendukung lainnya.

Lokasi Tembesi Sangat Strategis

Pangdam XXV/SMR Mayjen TNI Rionardo menegaskan, lokasi Tembesi dipilih karena memiliki nilai strategis.

"Lokasi di Tembesi ini sangat strategis. Pembangunan Makodam akan kita laksanakan secara bertahap, dimulai dari pematangan lahan hingga pembangunan satuan-satuan pendukung, agar Kodam XXV/SMR dapat segera operasional secara efektif dan profesional dalam melayani rakyat dan menjaga kedaulatan," tegas Pangdam.

Sinergi Dengan Pemda dan BP Batam

Mayjen Rionardo juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, BP Batam dan seluruh elemen masyarakat Kepri dalam mendukung percepatan pembangunan Makodam. (Isp) 

 


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan LPK Bhakti Tidar Nusantara menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi BNSP K3 Konstruksi, K3 Lingkungan, dan K3 Listrik di Hotel Santika, Senin (19/10/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Administrasi SDM, Santo Prastowo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam sambutannya, Santo menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman pegawai terhadap prinsip K3 serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

“Seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Dengan demikian, manfaat pelatihan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga mendukung peningkatan kinerja organisasi,” ujar Santo.

Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai risiko pekerjaan, penerapan standar keselamatan kerja, serta penggunaan alat pelindung diri untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan yang aman dan efektif.

Melalui pembelajaran pada bidang konstruksi, lingkungan, dan listrik, peserta diharapkan semakin mampu mengenali potensi bahaya serta melakukan langkah pencegahan sesuai karakteristik pekerjaannya.

Santo juga berharap pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan para narasumber dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kerja sekaligus meminimalkan risiko yang berpotensi mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas.

Upaya pengembangan kompetensi tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme pegawai untuk mendukung kinerja serta pelayanan BP Batam.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, BP Batam terus mendorong penerapan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan, sehingga manfaat pengembangan kompetensi pegawai dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | PAPUA – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kampung Baktis, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (19/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danton Kom, Lettu Inf CKE Agus Salim Sirait. Melalui kegiatan ini, personel Satgas berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk membangun komunikasi yang harmonis, menumbuhkan rasa saling percaya, serta mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan warga di wilayah penugasan.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas Yonif 136/TS juga berbagi kebahagiaan dengan membagikan makanan ringan dan pakaian kepada masyarakat Kampung Baktis. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Satgas terhadap warga sekaligus wujud nyata semangat berbagi dan kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut, Lettu Inf CKE Agus Salim Sirait turut bersilaturahmi dengan salah satu tokoh masyarakat Kampung Baktis, Bapak Etius Talenggeng.

"Pertemuan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan baik, menjalin komunikasi yang terbuka, serta mendengarkan pandangan dan harapan masyarakat demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis," ujar Lettu Inf CKE Agus Salim Sirait .

Melalui kegiatan Komsos ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, kebersamaan, dan perhatian terhadap masyarakat. 

Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan mampu menumbuhkan rasa persaudaraan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa kedekatan TNI dengan rakyat tumbuh melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan. 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terus berkomitmen untuk hadir sebagai sahabat masyarakat, merawat persaudaraan, dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan. (ISP)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.