INSPIRASIKEPRI.COM | JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil mempertahankan pertumbuhan sepanjang sembilan bulan pertama 2026 di tengah dinamika industri telekomunikasi seraya berlanjutnya eksekusi transformasi TLKM 30. 

Menutup kuartal III 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun, tumbuh 3,5% secara tahunan (YoY), didorong oleh kontribusi bisnis Data, Internet & IT Services yang naik sebesar 8,3% YoY menjadi Rp71,5 triliun. Dari sisi profitabilitas, EBITDA tumbuh sebesar Rp55,5 triliun, tumbuh 2,0% YoY, dengan margin EBITDA sebesar 48,9%. 

Laba bersih pada periode ini tercatat sebesar Rp14,4 triliun dengan margin laba bersih 12,7%. Sementara itu, laba bersih normalisasi perseroan meningkat 3,9% YoY menjadi Rp16,5 triliun dengan margin 14,6%.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa, perseroan terus menjalankan arah strategis TLKM 30, dengan fokus pada penguatan bisnis inti dan pelaksanaan transformasi yang memberikan manfaat nyata.

“Transformasi yang kami jalankan berfokus pada pertumbuhan sekaligus penguatan fundamental bisnis untuk jangka panjang. Kami melihat konsumsi masyarakat terhadap layanan data terus meningkat, seiring kebutuhan akan layanan digital yang semakin andal," ujar Nanang, Senin (2/11/2026). 

Dikatakan Nanang, tren ini merupakan peluang bagi TelkomGroup untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan nilai dari kapabilitas konektivitas dan infrastruktur yang dimiliki. Karena itu, kami terus menyiapkan bisnis yang lebih adaptif dan terintegrasi agar mampu menangkap peluang industri digital ke depan. 

Empat Segmen Bisnis Utama Catatkan Pertumbuhan Positif

Pada segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp81,6 triliun, tumbuh 3,5% YoY. Sementara di Telkomsel, pertumbuhan pendapatan tercatat sebesar 1,8% YoY menjadi Rp82,9 triliun, terutama ditopang oleh bisnis digital yang tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp60,7 triliun. 

Pertumbuhan ini didukung pengelolaan nilai pelanggan, penyederhanaan produk, serta penerapan strategi komersial yang disiplin untuk memperkuat monetisasi layanan seluler seiring pergeseran pola konsumsi pelanggan menuju layanan digital. Hasilnya, ARPU seluler Telkomsel tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp45.400, disertai peningkatan data yield sebesar 6,5% YoY.

Sementara itu, pendapatan bisnis IndiHome tercatat Rp19,1 triliun, salah satunya seiring dengan penataan basis pelanggan. Meski demikian, sejumlah indikator mulai menunjukkan perbaikan secara kuartalan. Pada kuartal III 2026, jumlah pelanggan IndiHome meningkat 1,2% QoQ menjadi 9,63 juta, sementara ARPU naik 3,2% QoQ menjadi Rp217.700. 

Di segmen B2B Infrastructure, pendapatan tumbuh 5,5% YoY menjadi Rp7,1 triliun, didukung oleh layanan data center, konektivitas, dan penyewaan infrastruktur TelkomGroup. Mitratel mencatatkan pendapatan bisnis menara telekomunikasi dan FTTT sebesar Rp7,01 triliun atau tumbuh 1,8% YoY. Berkat efektivitas pengelolaan biaya yang semakin baik, Mitratel membukukan EBITDA sebesar Rp5,81 triliun, naik tipis dari tahun sebelumnya, dan laba bersih sebesar Rp1,55 triliun, dengan margin EBITDA dan margin laba bersih yang stabil masing-masing di angka 82,9% dan 22,2%. 

Sejalan dengan pengembangan infrastruktur digital, NeutraDC mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 17% YoY menjadi Rp1,39 triliun hingga September 2026, dengan EBITDA meningkat 35% YoY dan margin EBITDA mencapai 40,9%. Pertumbuhan ini didukung kontribusi data center di Singapura dan Cikarang, seiring peningkatan kebutuhan pelanggan dan komputasi berbasis AI melalui layanan Neutra Compute. 

Ke depan, NeutraDC menargetkan pengembangan kapasitas data center hingga 400 megawatt (MW), dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi tingginya permintaan pasar terhadap layanan data center. Untuk mendukung rencana tersebut, TelkomGroup tengah menjajaki kemitraan strategis untuk memperkuat kapabilitas teknis, akses pasar, dan pendanaan.

Segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp11,2 triliun, meningkat 3,1% YoY. Segmen usaha kecil dan menengah (Small Medium Enterprises/SME) menjadi penggerak utama pertumbuhan, dengan pendapatan meningkat 10,2% YoY menjadi Rp3,3 triliun. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pelanggan Indibiz sebesar 10,9% YoY menjadi 771,1 ribu pelanggan. Bisnis konektivitas High-Speed Internet (HSI) Telkom Solution juga mengalami pertumbuhan 6,2% YoY pada periode ini.

Kinerja segmen International turut mencatatkan pertumbuhan positif, dengan pendapatan meningkat 5,8% YoY menjadi Rp8,9 triliun. Pertumbuhan ini terutama didukung pendapatan jaringan yang naik 50,2% YoY menjadi Rp1,37 triliun, seiring penguatan layanan konektivitas internasional bagi global hyperscalers dan global carriers. 

Di sisi infrastruktur, Telin terus memperluas konektivitas internasional melalui pengembangan kabel laut, termasuk ICE 1 yang telah mendarat di Batam pada Juli 2026 dan proyek INSICA yang ditargetkan siap beroperasi pada kuartal IV 2026. Pengembangan ini turut mendukung posisi Batam sebagai hub kabel laut yang terintegrasi dengan fasilitas data center NeutraDC. 

“Pertumbuhan bisnis konektivitas internasional, termasuk pengembangan jaringan kabel laut dan hub Batam, menjadi bagian dari upaya TelkomGroup memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Kami ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam ekosistem konektivitas regional dan global,” tambah Nanang.

Streamlining Jadi Prioritas, TelkomGroup Percepat Eksekusi Transformasi TLKM 30

Telkom terus menjalankan transformasi melalui inisiatif strategis TLKM 30 dengan empat pilar, yakni Operational & Service Excellence, Streamlining, Unlock Value, dan Modus-operandi Shift. Transformasi ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses dan kualitas layanan, memfokuskan portofolio pada bisnis inti, mengoptimalkan nilai aset melalui monetisasi dan kolaborasi strategis, serta memperkuat peran Telkom sebagai strategic holding guna mendorong sinergi dan penciptaan nilai jangka panjang.

Dalam pilar Operational & Service Excellence, TelkomGroup terus menjaga disiplin pengelolaan biaya dan arus kas guna mendukung efisiensi operasional, keberlanjutan investasi, serta kualitas layanan. Kinerja arus kas tetap terjaga melalui pengelolaan kas yang disiplin, di tengah penyesuaian pembayaran operasional dan karyawan, termasuk pembayaran terkait program pensiun dini (Early Retirement Program/ERP) guna mendorong struktur organisasi lebih efektif, dan produktif.

Pada pilar Streamlining, hingga kuartal III 2026 Telkom telah merampungkan penataan 14 entitas, yang mencakup divestasi 3 entitas, penutupan 9 entitas, serta penggabungan 2 entitas. Dari sisi investasi, TelkomGroup merealisasikan capex sebesar Rp15,7 triliun dengan capex-to-revenue ratio sebesar 13,8%. Sebanyak 94,3% capex dialokasikan pada segmen B2C dan B2B Infrastructure guna memperluas kapabilitas konektivitas digital.

Lebih lanjut, Nanang menyampaikan, melalui TLKM 30, kami terus menjalankan transformasi di seluruh lini bisnis TelkomGroup, dengan streamlining sebagai prioritas utama tahun ini. Penataan portofolio dan penyelarasan peran antarentitas menjadi langkah penting untuk membawa TelkomGroup menjadi organisasi yang lebih lean, simple, dan agile, serta semakin fokus pada bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu tonggak penting dalam agenda Unlock Value adalah rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026. Melalui langkah ini, lebih dari 90% aset jaringan TelkomGroup dikonsolidasikan ke InfraNexia untuk dikembangkan melalui model bisnis carrier-neutral dan open-access, yang memungkinkan pemanfaatan infrastruktur secara lebih optimal serta membuka peluang komersialisasi dan kemitraan strategis. 

“Kami optimistis dapat menutup tahun 2026 dengan kinerja yang semakin solid dan prima. Sejalan dengan itu, TelkomGroup akan terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan customer experience terbaik, sehingga setiap inovasi dan kapabilitas yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi pelanggan dan masyarakat,” tutup Nanang. (Isp) 

Pameran Teknologi Elektronik Terbesar Digelar di Batam, Libatkan Ratusan Perusahaan dari 4 Negara
INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Ratusan perusahaan dan pelaku industri elektronik mengikuti pameran Indonesia's Largest Electronic Manufacturing & Smart Factory Expo yang resmi dibuka di Ballroom Hotel Radisson Batam, Rabu (28/10) pagi.

Pameran ini menghadirkan berbagai teknologi terbaru di bidang manufaktur elektronik dan solusi smart factory, untuk mendorong daya saing industri di tengah perkembangan teknologi global.

CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong mengatakan, pameran menjadi wadah penting bagi pelaku industri di Batam untuk melihat langsung perkembangan teknologi manufaktur dunia.

"Sejumlah negara yang berpartisipasi di antaranya Singapura, Malaysia, Jepang, dan China, dengan menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pabrik elektronik," ujar Kenny usai membuka acara.

Menurutnya, kehadiran teknologi tersebut diharapkan membantu perusahaan manufaktur di Batam meningkatkan kemampuan produksi sekaligus memperkuat kualitas SDM. Pameran di Batam ini merupakan penyelenggaraan perdana, setelah sebelumnya sukses digelar di Malaysia, Thailand, dan Filipina.

"Ini pertama kali kita adakan, semoga setiap tahun acara ini terus dilakukan. Lokasi Batam kita tentukan karena melihat perkembangan sektor manufaktur yang terus tumbuh dan memiliki potensi besar dalam industri elektronik," katanya.

Kenny menilai Batam memiliki ekosistem industri yang sangat mendukung penyelenggaraan pameran teknologi berskala internasional, sehingga diharapkan menjadi agenda rutin dengan peserta yang lebih besar.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Suhar menyambut positif pameran tersebut.

"Kita dukung acara ini kalau bisa diadakan setiap tahun, karena acara ini merupakan wadah pertukaran informasi teknologi," ujar Suhar.

Ia menyebut sektor manufaktur menyumbang 57,8 persen perekonomian Batam, dengan 34 kawasan industri yang menaungi ribuan perusahaan. Pameran dinilai strategis untuk mempertemukan manufaktur dengan penyedia teknologi.

"Tantangan industri ke depan tidak hanya kapasitas produksi, tetapi kemampuan mengikuti perkembangan teknologi dan standar persaingan global. Kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan penyedia teknologi sangat diperlukan," tegasnya.

Pemko Batam berharap expo ini kembali digelar tahun depan dengan skala lebih besar, memperkuat posisi Batam sebagai pusat manufaktur elektronik di Indonesia dan tujuan investasi teknologi di regional.

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136/TS Sambangi Warga Kampung Dolinggame
INSPIRASIKEPRI.COM | Puncak Jaya – Dalam upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melalui Pos Ilu melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman warga di Kampung Dolinggame, Distrik Ilu, Papua Tengah.(29/10/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dantim Sertu Hendra Syahputra, dengan tim pengamanan yang dipimpin Serda Saputra Sinaga. Anjangsana ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi warga di wilayah penugasan.

Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas menyambangi kediaman Bapak Meri Enumbi, 32 tahun, seorang petani, bersama istrinya, Ibu Yuli Gire, 28 tahun, yang turut membantu mengelola kebun untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kehadiran personel Satgas disambut hangat dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Saat berbincang bersama, Bapak Meri Enumbi menceritakan aktivitas sehari-harinya sebagai petani, termasuk hasil kebun yang baru saja dipanen. Ia juga menyampaikan kendala sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM), sehingga harus berjalan kaki untuk membawa dan menjual hasil kebunnya ke pasar demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Melalui interaksi tersebut, personel Satgas Yonif 136/TS mendengarkan secara langsung cerita dan keluhan warga. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat sekaligus sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan dengan warga di wilayah binaan.

Satgas Yonif 136/TS melalui Pos Ilu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan teritorial yang mengedepankan pendekatan humanis, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Diharapkan, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga tercipta suasana aman, damai, dan penuh kekeluargaan di Distrik Ilu, Papua Pegunungan.

Satgas Yonif 136/Tuah Sakti — Hadir untuk Masyarakat, Bersama Membangun Kedamaian.


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga September (Triwulan III) 2026. Baik sektor operasional dan finansial menunjukkan pertumbuhan positif secara tahunan (year-on-year/YoY) dan kian mengukuhkan posisi Batam sebagai simpul logistik dan konektivitas maritim strategis di kancah internasional.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, memaparkan bahwa hingga akhir September 2026, realisasi penerimaan jasa kepelabuhanan berhasil menyentuh angka Rp 365,56 miliar atau telah memenuhi 75 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp 490,15 miliar. Posisi penerimaan ini berada dalam koridor target (on track) dengan kenaikan 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Aktivitas logistik maritim di Batam terus melaju pesat. Volume bongkar muat general cargo tembus 9.518.956 Ton atau meningkat 11 persen (YoY), didorong oleh lonjakan kargo domestik sebesar 20 persen. Di sisi lain, arus peti kemas mencapai 627.493 TEUs, tumbuh 8 persen (YoY) dan telah merealisasikan 83 persen dari target tahunan 750.000 TEUs," urai Benny, Jum'at (30/10/2026). 

Secara khusus, komoditas general cargo di Terminal Umum Batu Ampar kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mencatatkan volume 1.580.343 Ton atau menembus 117 persen (kategori Sangat Baik), melampaui target setahun penuh sebesar 1,35 juta ton. Sementara itu, Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan capaian signifikan sebesar 3.255.252 Ton atau terealisasi 93 persen dari target tahunan.

Selain sektor logistik barang, mobilitas penumpang laut dan kunjungan kapal juga mencatatkan torehan impresif. Tercatat, total arus penumpang domestik dan internasional mencapai 7.506.730 orang atau naik 8 persen (YoY) serta merealisasikan 86 persen dari target tahunan (8,75 juta orang).

Rinciannya terdiri dari 3,38 juta penumpang domestik (tumbuh 10 persen) dan 4,12 juta penumpang internasional (tumbuh 6 persen).

Sementara itu, kinerja BP Batam dalam memperkuat citra Batam dan ekosistem pelabuhan ikut memberikan dampat signifikan terhadap tren kunjungan kapal. Total panggilan kapal (ship call), kapal barang dan penumpang mencapai 82.677 call (naik 1 persen), dengan total bobot kapal melonjak drastis sebesar 17,68 persen menjadi 62.382.360 GT (Gross Tonnage), di mana bobot kapal barang melonjak signifikan sebesar 21 persen mencapai 47,14 juta GT.

Optimisme Unit Bisnis & Tata Kelola Pengusahaan

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengapresiasi akselerasi kinerja operasional dan komersial kepelabuhanan yang kian matang memasuki triwulan keempat.

"Realisasi penerimaan yang stabil di 75 persen, melesatnya general cargo di Batu Ampar hingga 117 persen, serta lonjakan bobot tonase kapal barang hingga 21 persen mencerminkan bahwa ekosistem bisnis pelabuhan kita beroperasi makin efisien. Melalui tata kelola Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami terus mengoptimalkan utilisasi aset-aset pelabuhan komersial BP Batam secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi perekonomian serta penerimaan negara," ujar Denny Tondano.

Peningkatan Kualitas Layanan & Sinergi CIQP

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan pentingnya standarisasi layanan publik dan keselamatan pelayaran di tengah tingginya mobilitas orang dan barang.

"Tembusnya arus penumpang laut di angka 7,5 juta orang hingga September ini menegaskan posisi Batam sebagai salah satu pintu gerbang perlintasan orang tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, modernisasi fasilitas terminal, digitalisasi sistem tiket pelabuhan, dan kebersihan dermaga harus selalu menjadi prioritas utama. BP Batam berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama instansi CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, Port Health) dan mitra maritim agar pelayanan berjalan cepat, aman, dan berstandar internasional," tegas Li Claudia.

Komitmen Pimpinan: Mengukuhkan Batam Hub Logistik Global

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa keberlanjutan tren positif di sektor pelabuhan ini merupakan bukti nyata stabilitas ekonomi dan daya tarik investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Kinerja kepelabuhanan yang terus bertumbuh solid hingga September 2026 ini membuktikan bahwa roda perdagangan dan investasi industri Batam bergerak sangat dinamis. Pelabuhan adalah urat nadi utama Batam. BP Batam akan terus memacu penyempurnaan infrastruktur dermaga, penambahan alat bongkar muat modern, hingga percepatan integrasi logistik digital. 

"Langkah terintegrasi ini menjadi fondasi kunci untuk mewujudkan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional terkemuka di jalur Selat Malaka," tutupnya. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | TANJUNGPINANG - BP Batam terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi bersama Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (KI Kepri) di Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum selaku Atasan PPID BP Batam, Ariastuty Sirait, didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga selaku Ketua PPID BP Batam, Sthefani Barlian.

Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty menyampaikan berbagai upaya BP Batam dalam meningkatkan pelayanan informasi publik. Salah satunya melalui pengembangan Land Management System (LMS) yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait lahan.

Ia juga berharap KI Kepri dapat memberikan masukan dan arahan bagi BP Batam untuk menyempurnakan regulasi dan prosedur pelayanan, khususnya dalam menangani permohonan informasi serta memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Rombongan BP Batam diterima langsung oleh Ketua KI Kepri, Arison, bersama Wakil Ketua Drs. M. Djuhari, Komisioner/Koordinator Penyelesaian Sengketa Informasi Saut Maruli Samosir, S.T., serta sekretaris dan staf KI Kepri.

Sejalan dengan hal tersebut, diskusi turut membahas penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta penguatan komunikasi dengan pemohon informasi. KI Kepri juga menekankan pentingnya komitmen pimpinan dalam mendukung keterbukaan informasi publik, termasuk melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi.

Ketua KI Kepri, Arison, mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik. Ia berharap koordinasi dan kerja sama kedua pihak dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik selama ini. Harapannya, ke depan KI Kepri dan BP Batam dapat terus bersinergi untuk membawa kemajuan dalam pelayanan informasi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas masukan dan arahan yang diberikan KI Kepri. Menurutnya, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi BP Batam untuk terus menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

“Kami berterima kasih atas masukan dan arahan dari KI Kepri. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di BP Batam yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, BP Batam berharap koordinasi dan sinergi dengan KI Kepri dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan informasi publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mendorong tata kelola kelembagaan yang transparan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir Kasubdit Komunikasi Publik, Andi R. Rangkuti; Kasi Pengelolaan dan Diseminasi Informasi Publik, Meydi Gilang Pratama; serta Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Rumah Sakit BP (RSBP) Batam kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Excellent Hospital dari Lembaga Penghargaan Indonesia dalam ajang penganugerahan yang berlangsung di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (24/10/2026) lalu. 

Dalam ajang tersebut, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, turut menerima penghargaan kategori Outstanding Healthcare Leadership and Management Hospital sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan manajemen dalam pengelolaan pelayanan kesehatan.

Sebagai rumah sakit di bawah naungan BP Batam, RSBP Batam berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana serta optimalisasi tata kelola rumah sakit.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran RSBP Batam.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan kolaborasi seluruh insan RSBP Batam,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa RSBP Batam terus memperkuat budaya kerja PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang mengutamakan profesionalisme, ketepatan serta kebutuhan pasien dan keluarga.

“Ke depan, RSBP Batam akan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan, pengembangan layanan unggulan, penguatan kepercayaan masyarakat dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih RSBP Batam. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan RSBP Batam terus menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, termasuk melalui pengembangan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia Dan tata kelola pelayanan kesehatan yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSBP Batam untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, terbaik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Amsakar Achmad, resmi membuka kembali Ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Hotel Vista atau Tanjakan Vista, pada Kamis (29/10/2026).

Pembukaan kembali ruas jalan tersebut dilakukan setelah pekerjaan perbaikan selesai lebih cepat dari target yang ditetapkan. 

Pekerjaan yang dimulai pada 18 Oktober 2026 itu semula dijadwalkan rampung dan dibuka untuk umum pada 1 November 2026.

“Alhamdulillah, hari ini pekerjaan teknis telah selesai dan ruas jalan ini dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ujar Amsakar saat meninjau lokasi.

Amsakar berharap, kembali berfungsinya ruas jalan tersebut dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Batam, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas dan melintasi kawasan Tanjakan Vista.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan perbaikan jalan tersebut, sehingga dapat kembali digunakan lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung percepatan pekerjaan ini. Kami berharap, dibukanya kembali jalan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu kelancaran mobilitas di Kota Batam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi dengan kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya, serta penerapan metode peningkatan mutu beton.

Menurutnya, peningkatan mutu beton dari F’c 300 menjadi F’c 550 dilakukan untuk mendukung kualitas konstruksi sekaligus mempercepat penyelesaian pekerjaan. Penerapan metode tersebut menjadi salah satu upaya agar ruas jalan dapat segera difungsikan kembali tanpa mengabaikan aspek teknis pekerjaan.

Mouris menambahkan, ruas jalan dengan lebar sekitar tujuh meter tersebut dirancang untuk melayani kendaraan dengan beban tertentu. Oleh karena itu, pengendalian tonase kendaraan menjadi hal penting untuk menjaga kondisi dan daya tahan konstruksi jalan.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu pembatasan kendaraan. Ruas jalan ini nantinya diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat maksimal delapan ton, sehingga kualitas konstruksi dapat terjaga dan jalan tidak kembali mengalami kerusakan akibat beban berlebih,” jelasnya.

Pembatasan tersebut diharapkan dapat mencegah kendaraan berat melintasi ruas jalan yang tidak dirancang untuk menanggung beban berlebih. 

Pengaturan lalu lintas juga menjadi bagian dari upaya BP Batam dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur jalan, terutama pada jalur yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Sementara itu, pekerjaan pada ruas jalan di sebelah lokasi perbaikan saat ini masih berlanjut dan ditargetkan selesai pada Februari 2027. (Isp) 



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.