Batam

Tampilkan postingan dengan label Batam. Tampilkan semua postingan


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Bicara tentang Marketing, sering disebut sebagai jantung perusahaan, artinya, perusahaan hidup dari hasil penjualan yang dilakukan oleh tim divisi marketing. Tentu, divisi ini lah yang menjadi salah satu aspek penting dalam keberhasilan sebuah perusahaan.

Sebagai apresiasi atas kerja keras mereka, perusahaan wajib memberikan fee marketing sebagai bentuk bonus dari hasil penjualan sesuai perjanjian kerja sama yang telah disepakati kedua belah pihak.

Namun hal itu jauh dari harapan yang dialami Okto Siagian selaku mantan manager pemasaran di perusahaan property PT. Bumi Baraka Property.

Okto bercerita ketika awal ia bergabung di perusahaan property pendatang baru itu yakni pada tanggal 22 maret 2024 sesuai dengan kontrak perjanjian kerja waktu yang disepakati.

"Pada bulan maret 2024 itu pula project pertama PT. Bumi Baraka Property itu yakni komplek Baraka Businessman Center mulai progres pembangunan 9 unit gudang dan 21 unit Ruko yang beralamat di Jl. Yos Sudarso, Bengkong Laut, Bengkong, Kota Batam," kata Influencer Kota Batam itu kepada wartawan, Jum'at 28/3/2025).

Dengan kemampuan strategi pemasaran yang dimiliki Okto, akhirnya, 1 unit Ruko BBC Blok A1 berhasil terjual kepada salah satu konsumennya dengan total harga ruko berkisar Rp 2,6 Milyar pada bulan juni 2024 lalu.

"Nah, sekitar bulan juni 2024 lalu, 1 unit ruko terjual dengan harga total ruko itu sekitar Rp 2,6 M. Tentu dari penjualan 1 unit ruko ini saya berhak dong memperoleh fee marketing yakni 3 persen yakni Rp 79.875.000 secara bertahap dari total harga ruko," jelas Okto.

Dijelaskan, tahap 1, ketika konsumen melakukan pembayaran booking fee sebesar Rp5 juta, tahap 2 sebesar 1 % dari harga jual dan itu diberikan ketika konsumen sudah melakukan pembayaran sebesar 5 % dari harga jual, tahap 3, sebesar 1,5 % dari harga jual ruko ketika konsumen sudah melakukan pembayaran sebesar 10 % dari harga jual.

"Sampai saat ini saya baru terima fee masih Rp 5 juta saja dari perusahaan dan itu adalah closing fee. Seharusnya seluruh total fee 3 persen itu sudah dibayarkan perusahaan, mengingat pembayaran ruko dari konsumen saya ke perusahaan sudah melebihi 10 %, bahkan sudah lebih mencapai 60 persen. Artinya, ini saya sudah di zolimi pihak perusahaan," ungkap Okto.

Lanjutnya, proses pembayaran cicilan konsumen ini, seharusnya diberitahukan kepada penjual, ini justru saya taunya dari konsumen saya, soal berapa yang sudah dibayarkan ke perusahaan. Kalau begini kan sudah ada niat tidak baik dari awal. "Kenapa perusahaan tertutup dalam hal ini," kata dia.

Segala usaha soal hak fee 3 persen itu sudah ia lakukan dengan persuasif, bahkan sudah beberapa kali ia mendatangi kantor pemasaran, namun hingga kini pihak perusahaan tak kunjung merealisasikan hak yang seharusnya ia peroleh.

Justru pihak perusahaan melalui Uci selaku Sekertaris Direktur perusahaan berdalih. Mereka memaksa tanpa kesepakatan ingin membayarkan fee saya dengan 12 kali pembayaran secara bertahap. 

Terakhir, pihak perusahaan kembali memberi penawaran untuk pembayaran fee dengan enam kali pembayaran, tetapi Okto menolak atas dasar kekecewaan karena tidak adanya transparansi proses pembayaran cicilan oleh konsumen.

"Tentu saya tidak mau dong, saya mau hak fee saya dibayarkan seluruhnya sesuai dengan kesepakatan diawal yang sudah disetujui oleh kedua belah pihak," ungkap okto.

Tak berhenti disitu saja, belakangan ini Okto dihubungi oleh kuasa hukum perusahaan dengan hal yang sama untuk menawarkan pembayaran fee dengan enam kali bayar.

"Pertanyaannya, kenapa kok pihak perusahaan mengutus kuasa hukumnya mengubungi saya untuk membicarakan soal pembayaran fee saya. Apakah ini adalah upaya mereka untuk mengintervensi saya," tegas Okto.

Seharusnya, kata Okto, yang lebih pantas melibatkan pengacara dalam hal ini adalah saya. Kan saya korbannya disini. 

"Sekali lagi saya tegaskan, intinya saya mau fee 3 persen itu dibayarkan penuh. Saya akan terus perjuangkan hak saya baik secara persuasif maupun jalur hukum," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur PT Bumi Baraka Property belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan wartawan. (Red)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melakukan peninjauan langsung kondisi arus mudik, Jum'at (28/3/2025). 

Sejak pagi, keduanya memantau arus mudik di Pelabuhan Sekupang, Bandara Internasional Hang Nadim, Pelabuhan Punggur dan Pelabuhan Pelni di Batu Ampar.

Dalam pemantauan ini, Amsakar dan Li Claudia meninjau langsung fasilitas pelabuhan dan bandara, serta berinteraksi langsung dengan penumpang dan petugas. 

Keduanya, menekankan pentingnya koordinasi antara pihak terkait guna memastikan protokol keselamatan berjalan dengan baik. Terutama komitmen mengenai angkutan yang tidak melebihi dari kapasitas yang tersedia.

"Bersama KSOP dan KKP kita juga sudah dialog langsung, dan mereka mengatakan jumlah penumpang sesuai dengan tempat duduk yang tersedia. Jadi tidak melebihi kapasitas," ujar Amsakar.

Ia melanjutkan, dalam peninjauan ini dirinya bersama Li Claudia juga mengecek seluruh perangkat keselamatan yang tersedia di dalam kapal. Mulai dari pelampung, sekoci hingga fasilitas di dalam kapal juga tersedia dengan baik.

"Bahkan kami sampai diruang kemudi, untuk mengecek kecepatan kapal, kondisi kapal dan bagaimana mensiasati cuaca, alhamdulillah semua menurut saya mereka menjalankannya dengan profesional," tuturnya.

Kepada masyarakat yang hendak mudik, Amsakar juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik Lebaran untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan. Salah satu langkah utama yang perlu dilakukan adalah mengunci rumah dengan baik guna mencegah tindak kejahatan.

"Tentunya kita mendoakan semoga arus mudik tahun ini tidak terjadi insiden yang mengganggu keselamatan warga Batam yang hendak mudik. Semoga semua dalam berjalan lancar sampai kembali lagi ke Kota Batam," tutupnya.

Sementara itu, Li Claudia Chandra memberikan semangat serta ucapan apresiasi kepada para petugas meskipun dalam keadaan berpuasa.

Kemudian Li Claudia juga mendoakan para petugas, semoga dalam menjalankan tugas dan pengabdian selalu diberikan kesehatan dan kenyamanan, agar masyarakat yang dilayani juga merasa nyaman. (Isp)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menaruh perhatian serius terhadap dampak dari pertumbuhan investasi di Batam.

Menurut Li, investasi harus tumbuh secara inklusif sehingga mampu memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat Batam.

“Kegiatan investasi kita harus inklusif. Masyarakat harus mendapat manfaat sebesar-sebesarnya,” tegas Li Claudia, Jum'at (28/3/2025).

Di samping itu, pihaknya juga akan berupaya untuk memberikan kemudahan berinvestasi bagi tiap investor.

Li yang juga Wakil Walikota Batam telah menginstruksikan agar seluruh Deputi BP Batam serta kepala dinas di lingkungan Pemko Batam yang berkaitan langsung dengan sektor investasi dan penanaman modal untuk dapat memaksimalkan pelayanan ataupun pengurusan perizinan.

Sehingga, tidak ada lagi kendala dalam mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi inklusif di Batam.

“Kehadiran kita harus membuat perizinan jadi lebih mudah dan lancar. Bukan hanya terhadap investor, tapi juga untuk masyarakat kecil,” pesannya. (Isp)




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H, Polda Kepri melalui Subdit 1 Ditreskrimsus melaksanakan sidak di Pasar Summerland Nongsa dan Pasar Botania, Kota Batam, pada Kamis (27/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali, distribusi berjalan lancar, serta stok mencukupi guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polda Kepri.

Dir Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, S.I.K., M.H., menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas masih berada dalam rentang normal. 

Beberapa bahan pokok seperti cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan cabai merah keriting masih stabil. Pedagang juga telah diberikan imbauan agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar," ucap Kombes Pol. Silvester. 

Berikut adalah hasil monitoring harga bahan pokok di dua pasar tersebut:

*Beras*

Medium: Rp12.000/kg

Premium: Rp14.500/kg


*Gula Pasir*

Curah: Rp16.000/kg

Kiloan: Rp16.000/kg

Kemasan: Rp18.500/kg


*Cabai*

Merah Keriting: Rp70.000/kg

Rawit Hijau: Rp55.000/kg

Rawit Merah: Rp65.000/kg


*Bawang*

Merah: Rp36.000/kg

Putih: Rp30.000/kg


*Minyak Goreng*

Curah: Rp20.000/liter

Kemasan: Rp16.000/liter


*Daging Sapi*

Segar: Rp150.000/kg

Beku: Rp95.000/kg


*Daging Ayam*

Segar: Rp40.000/kg

Beku: Rp33.000/kg


Telur Ayam: Rp50.000/papan

Kedelai: Rp12.500/kg

Ikan: Rp22.000/kg

Tepung: Rp10.000/kg

"Dari hasil pemantauan, terdapat sedikit kenaikan harga pada daging ayam dan daging sapi, berkisar Rp2.000 – Rp5.000/kg. Namun, secara umum harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil, sementara distribusi berjalan lancar dan stok mencukupi," jelas Kombes Pol. Silvester. 

Polda Kepri akan terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan serta mencegah potensi praktik penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.

“Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan bahan pangan menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2025/1446 Hijriah. Pemerintah bersama aparat kepolisian akan terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok, guna memastikan kenyamanan serta kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau,” pungkasnya. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Memasuki periode mudik lebaran 2025, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan guna memastikan kelancaran arus penumpang di pelabuhan.

BP Batam bersama instansi terkait telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran 2025 di seluruh pelabuhan yang dilengkapi dengan pusat informasi, layanan kesehatan, ruang tunggu yang nyaman, serta personel pengamanan dan petugas kebersihan yang siap membantu penumpang.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran Angkutan Laut Lebaran 2025, termasuk menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi lonjakan penumpang baik di sisi darat maupun laut," ujar Direktur BUP BP Batam Dendi Gustinandar, Kamis (27/3/2025).

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang, operator kapal telah menyiapkan tambahan armada dan penyesuaian jadwal keberangkatan, terutama pada rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Tanjungpinang, Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai.

“Pada periode Angkutan Lebaran 2025 ini juga tersedia rute baru dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur ke Pancur (Lingga) yang dilayani oleh Kapal Oceanna 9 setiap hari pukul 09.30 WIB,” tambah Dendi.

Selain peningkatan kapasitas layanan, BP Batam juga terus mendorong digitalisasi layanan pelabuhan dengan penerapan sistem e-ticketing secara menyeluruh di Terminal Ferry Domestik. 

“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pemesanan tiket dan mengurangi antrean di loket, terutama di musim peak season seperti Mudik Lebaran sesuai arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam,” imbuhnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, para operator kapal ferry di Pelabuhan Penumpang dalam wilayah kerja BP Batam saat ini telah bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket perjalanan. Pemesanan tiket kini dapat dilakukan melalui sejumlah layanan daring, termasuk website tiketkapal.com, easybook.com, dan aplikasi digital perbankan Livin’ Mandiri.

Vice President Bank Mandiri Area Batam, Antonius Budi Setiawan, menyampaikan bahwa layanan digitalisasi pemesanan tiket ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli tiket kapal ferry secara non-tunai. 

"Melalui layanan digital, kami berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang kapal di terminal ferry penumpang dalam wilayah kerja BP Batam,” ujarnya.

BP Batam bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.(Isp)




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Permata Baloi, Selasa (25/3/2025).

Li yang juga Wakil Walikota Batam mengatakan jika sidak ini bertujuan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dampak dari aktivitas yang menyebabkan rumah warga sekitar lokasi penimbunan terendam banjir.

“Kami sangat menyayangkan akibat dari aktivitas (penimbunan) ini yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Saya juga meminta agar dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi agar aliran air tidak terhambat,” tegasnya di lokasi peninjauan.

Dalam sidak kali ini, Li juga menegaskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam ataupun pejabat di lingkungan BP Batam untuk tidak bermain-main dengan aset milik pemerintah yang dibeli menggunakan uang negara.

Apabila mendapat laporan, Li pun tidak akan segan-segan untuk menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kita ingin menegakkan aturan hukum agar tidak ada lagi aktivitas yang merugikan masyarakat. Secara perlahan, persoalan banjir di sini (Sungai Permata Baloi) dan wilayah lain akan kita selesaikan dengan maksimal,” ungkap Li lagi.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian dan keindahan Kota Batam dengan tidak melakukan aktivitas ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Li optimistis jika segala persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak akan mampu terselesaikan dengan baik.

“Yang paling penting adalah bagaimana menjaga Batam yang kita cintai ini. Jangan ada yang coba-coba untuk melawan hukum apalagi sampai merugikan lingkungan masyarakat,” pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan, Direktur Infrastruktur dan Kawasan BP Batam, Ponco Indro Subekti, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Batam, Suhar, Wakil Ketua III DPRD Batam, Hendra Asman, Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan serta Anggota DPRD Batam, Anwar Anas. (Isp) 



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K resmi menjabat Kapolresta Barelang menggantikan Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, S.I.K., M.Si.

Upacara serah terima sejumlah PJU Polda Kepri serta Wakapolda Kepri, Kapolresta jajaran dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H, bertempat di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, pada Selasa (25/3/2025).

Turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Sandi Andaryadi, A.Md.Im., S.IP., M.Si., Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Imigrasi, Barron Ichsan, A.Md.Im., S.H., M.Si., Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo, S.H., M.Si., Pejabat Utama Polda Kepri, Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Ny. Detta Asep Safrudin, Pengurus Bhayangkari Daerah Kepri serta Ketua Cabang Bhayangkari Kepri, Kapolres/Ta Jajaran Polda Kepri, Rombongan Ditjen Imigrasi serta personel Polda Kepri.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melantik Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., sebagai Wakapolda Kepri yang baru. Sebelumnya, Brigjen. Pol. Anom Wibowo bertugas sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan di Kemenkumham.

Selain pelantikan Wakapolda Kepri, sejumlah pejabat utama Polda Kepri juga melaksanakan sertijab sebagai bagian dari dinamika organisasi kepolisian. Beberapa diantaranya adalah:

1. Kombes Pol Ulami Sudjaja, S.H., Karoops Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya TK. II Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri

2. Kombes Pol Taswin, S.I.K., M.H., Analis Kebijakan Madya Bidang Dalops Sops Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Karoops Polda Kepri

3. Kombes Pol Budi Suryanto, S.H., M.Si., Karorena Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Karorena Polda Sumsel

4. Kombes Pol Marcelino Sampouw, S.H., S.I.K., M.T., Analis Kebijakan Madya Bidang Jakstra Srena Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Karorena Polda Kepri

5. Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K., Dirintelkam Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolresta Barelang Polda Kepri

6. AKBP Agung Budi Leksono, S.I.K., S.H., M.Pd., Wadirintelkam Polda Sulbar, diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirintelkam Polda Kepri

7. Kombes Pol Tri Yulianto, S.I.K., M.Si., Dirlantas Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirlantas Polda Papua

8. Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H., Kapolresta Pati Polda Jateng, diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirlantas Polda Kepri

9. Kombes Pol Ferry Irawan, S.I.K., M.M., Kabidpropam Polda Kepri, dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri

10. Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, S.H., S.I.K., M.H., Kabidpropam Polda Aceh, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabidpropam Polda Kepri

11. Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, S.I.K., M.Si., Kapolresta Barelang Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Auditor Sispamobvitnas Madya TK. III Baharkam Polri

Selain pejabat utama Polda Kepri, sejumlah Kapolres/Ta jajaran juga melaksanakan sertijab, yaitu:

1. AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K., Kapolres Lingga Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolres Metro Bekasi Polda Metro Jaya

2. AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda DIY, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Lingga Polda Kepri

3. AKBP Nanang Budi Santosa, S.I.K., Kapolres Natuna Polda Kepri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirintelkam Polda Kepri

4. AKBP Novyan Aries Efendi, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, Kasiwassidik Subditgakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Natuna Polda Kepri

Setelah upacara pelantikan dan sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit Wakapolda Kepri, pejabat baru, dan pejabat lama Polda Kepri. 

Dalam amanatnya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa acara kenal pamit Pejabat Utama Polda Kepri ini merupakan bagian dari dinamika organisasi kepolisian untuk menjaga kesinambungan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Dalam kesempatan ini, ucapan terima kasih disampaikan kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kerja keras mereka selama bertugas di Polda Kepri, serta harapan agar pengalaman yang mereka peroleh dapat menjadi bekal berharga di tempat tugas yang baru.

“Selamat datang juga disampaikan kepada para pejabat baru, dengan harapan mereka dapat mengemban tugas dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kepulauan Riau. Penekanan diberikan pada pentingnya kolaborasi dan kerja sama dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks," ucap Irjen Pol Asep. 

Secara umum, lanjut Irjen Pol Asep, situasi Kamtibmas di wilayah Polda Kepri dalam keadaan aman dan kondusif, dan diharapkan akan terus tercipta inovasi dan terobosan kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Doa dan harapan dipanjatkan agar semua yang hadir diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ungkapnya. 

Acara ini diisi dengan momen kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi antar personel Polda Kepri. Acara berlangsung dengan sederhana namun tetap khidmat, kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Terakhir, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi BMKG serta informasi dari pihak berwenang. 

"Untuk keadaan darurat atau memerlukan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Kepolisian setempat atau Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store," tutupnya. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wyndham Panbil Batam kembali berpartisipasi dalam aksi Earth Hour, pada hari Sabtu (22/3/2025) bersama para tamu mulai pukul 20.30 hingga 21.30 Wib.

“Kami mengajak semua tamu untuk mendukung inisiatif ini bersama kami dan seluruh masyarakat global, membiarkan bumi bernafas lega selama kurang lebih satu jam. Kami mendorong para tamu untuk mematikan lampu kamar mereka. Dengan mematikan lampu yang tidak diperlukan selama satu jam, kami berharap dapat memberikan kontribusi energi positif bagi bumi yang kita cintai," ujar Cory Aderia, Marketing Communication Wyndham Panbil Batam, Senin (24/3/2025). 

Selain berpartisipasi dalam program Earth Hour setiap tahun, lanjut Cory, Wyndham Panbil Batam juga menerapkan konsep Wyndham Green kepada seluruh staf dengan memaksimalkan penggunaan kertas bekas atau daur ulang dalam setiap proses pencetakan. 

Kami juga mengubah botol kaca dari restoran hotel kami menjadi vas bunga yang, menunjukkan komitmen kami terhadap keberlanjutan dengan menciptakan sesuatu yang baru dari bahan bekas. Pembudidayaan kebun sayuran mikro (microgreens) segar untuk memberikan kesegaran dan vitalitas pada kreasi makanan di restoran kami sehari-hari," ucap Cory. 

"Selain itu, kami bekerja sama dengan perusahaan WIK dalam program "Free The Sea," di mana kami menyumbangkan botol plastik untuk didaur ulang, mendorong penggunaan kembali botol plastik secara berkelanjutan," sambungnya. 

Dijelaskan Cory, Earth Hour 2025 ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Hotel Wyndham di seluruh dunia. Kami percaya bahwa setiap tindakan kecil dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan kita. 

Partisipasi dalam Earth Hour adalah salah satu cara kami menunjukkan kepedulian terhadap perubahan iklim dan pentingnya melestarikan sumber daya alam untuk generasi mendatang.

"Kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk bergabung dalam gerakan global ini dan membuat perbedaan nyata. Bersama-sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi semua," tutupnya. (Isp) 






INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Polemik kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus berlanjut, terutama setelah Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Hotel Grand Paragon, Jakarta, pada 18 Agustus 2024. 

Dalam KLB tersebut, Zulmansyah Sekedang terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat menggantikan Hendry Ch Bangun yang sebelumnya dicabut keanggotaannya oleh Dewan Kehormatan PWI akibat dugaan penyalahgunaan dana bantuan BUMN melalui modus cash-back.

Seiring dengan dinamika di tingkat pusat, PWI Kepulauan Riau (Kepri) turut merespons dengan menyerukan pentingnya menjaga integritas organisasi. 

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani menegaskan, kepengurusan baru ingin memastikan PWI tetap menjadi organisasi profesional yang bersih dari praktik korupsi.

PWI Kepri secara resmi telah mengirim surat kepada PWI Kabupaten Natuna, mengajak seluruh anggota untuk bergabung dengan kepengurusan yang sah dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. 

Namun, ajakan ini ditanggapi dengan penolakan oleh sebagian pengurus di Natuna. Meski demikian, PWI Kepri menegaskan bahwa pintu untuk bergabung masih terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki komitmen terhadap profesionalisme dan transparansi dalam dunia pers.

"Kami ingin mengajak rekan-rekan di Natuna untuk bersatu dalam kepengurusan yang berintegritas. Kita ingin agar PWI tetap menjadi organisasi yang menjunjung tinggi kode etik dan bebas dari korupsi," ujar Saibansah.

Isu Plt PWI Natuna Diluruskan

Dalam polemik ini, muncul tuduhan bahwa Plt PWI Natuna, Arizki, bukanlah anggota resmi PWI. 

Namun, PWI Kepri menegaskan bahwa Arizki telah menjadi wartawan sejak 2015 di Pekanbaru, Riau, serta telah bergabung dengan PWI Riau dan mengantongi sertifikasi wartawan utama. 

Oleh karena itu, penunjukan Arizki sebagai Plt adalah sah dan bertujuan untuk mempersiapkan Konferensi Kabupaten Luar Biasa (Konferkab LB) guna memilih kepengurusan definitif.

"Jika ada pihak yang merasa keberatan, silakan bertarung secara sehat dalam Konferkab LB. Bersainglah dengan program dan gagasan untuk membesarkan PWI di Kabupaten Natuna, bukan dengan narasi yang menyesatkan," tambahnya.

PWI Kepri menegaskan bahwa wartawan harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, dalam momentum bulan suci Ramadan, seluruh anggota PWI di Natuna diajak untuk bersatu, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga marwah organisasi yang telah dibangun dengan susah payah oleh para pendahulu.

"Salam kompak untuk seluruh insan pers di Natuna. Mari terus menjalin silaturahmi dan menjaga integritas PWI demi masa depan pers yang lebih baik," tutup Saibansah. ***


INSPIRASIKEPRI.COM | Natuna - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau menunjuk Pemimpin Redaksi (Pemred) Alreinamedia, Arizki Filbahri sebagai Plt. Ketua PWI Kabupaten Natuna. 

Hal itu membuat Arizki, sapaan akrab Pemred media tersebut untuk segera menggesa pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab).

“Konferkab Natuna akan segera kami laksanakan, mesikpun kami diberi waktu selama 6 bulan. Pastinya sebelum 6 bulan akan secepatnya kami gelar,” ujar Arizki saat dikonfirmasi, Jum'at (21/3/25).

Arizki menuturkan, meski kepengurusan PWI Natuna saat ini telah dibekukan, namun dia tetap akan merangkul anggota PWI Natuna tersebut agar tidak hilang arah.

“Pada dasarnya, kami tetap membuka diri karena impian kami hanya satu, mewujudkan PWI Natuna berintergritas dan profesional yang menjunjung tinggi kaidah jurnalistik,” katanya.

Menurutnya, di saat PWI Natuna menjunjung tinggi kaidah jurnalistik, maka tidak ada intervensi tentang berita. Sehingga untuk tahap awal, dia bersama rekannya akan segera melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah, seperti Bupati, Ketua DPRD hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Natuna agar kiprah PWI tetap berjalan. 

“Kami ingin semua berubah dan PWI Natuna bisa memberikan warna terhadap Pemerintahan Natuna. Tentunya dengan cara menciptakan karya jurnalistik yang profesional dengan menyajikan pemberitaan yang utuh, sehingga hal-hal negatif serta mudahnya era saat ini menyebarkan informasi liar-liar tanpa adanya kebenaran bisa tertepis dengan sendirinya disaat para awak media menyajikan berita dengan baik dan benar yang bisa difahami masyarakat," tutup Arizki. (Isp) 

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani (kanan) dan Sekretaris PWI Kepri Alfian. (Foto: Humas PWI Kepri). 

INSPIRASIKEPRI.COM | Tanjungpinang - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau resmi menunjuk Arizki Fil Bahri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Natuna. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan PWI Kepri Nomor: 30/PWI-KEPRI/III/2025 yang juga menetapkan Alfiana sebagai Plt Sekretaris dan Erwin Prasetyo sebagai Plt Bendahara.

Keputusan ini diambil menyusul dinamika yang terjadi di tubuh PWI Natuna pasca-Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Kepri pada 22 Februari 2025 di Batam. Dalam forum tersebut, Saibansah Dardani terpilih sebagai Ketua PWI Kepri yang baru, menggantikan Andi Gino yang sebelumnya dicopot oleh PWI Pusat.

Dalam SK tersebut, Plt Ketua PWI Natuna diberikan mandat untuk segera menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) dalam waktu selambat-lambatnya enam bulan guna memilih kepengurusan definitif.

"Pembentukan kepengurusan baru ini bertujuan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan dan dapat melindungi profesi wartawan di Natuna sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI," kata Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani.

Keputusan ini juga diambil berdasarkan hasil rapat pengurus PWI Kepri pada 15 Maret 2025, yang menegaskan perlunya kepengurusan baru agar tugas-tugas organisasi tetap berjalan dengan baik di Natuna.

Profil Plt Ketua PWI Natuna Arizki Fil Bahri

Arizki Fil Bahri merupakan wartawan yang telah berkiprah sejak 2015 dan dinyatakan kompeten dengan mengantongi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan jenjang Utama. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi salah satu media online di Kepulauan Riau dan memiliki keahlian dalam manajemen media serta kampanye iklan digital.

Ia bergabung dengan PWI Riau sejak 2015 saat masih menjadi reporter di media datariau.com dan terus mengembangkan profesionalismenya di dunia jurnalistik hingga dipercaya untuk memimpin PWI Natuna sebagai Plt Ketua.

PWI Natuna Tolak Keputusan KLB, Kepengurusan Lama Didemisionerkan

Sebelumnya, Dewan Kehormatan PWI Kepri telah mengeluarkan peringatan resmi kepada PWI Natuna untuk menentukan sikap pasca-KLB yang menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri. Jika dalam tiga hari tidak ada keputusan dari PWI Natuna, Dewan Kehormatan menegaskan akan mengambil langkah tegas sesuai aturan organisasi.

Namun, PWI Natuna justru menolak keputusan KLB, sehingga PWI Kepri mengambil langkah tegas dengan mendemisionerkan kepengurusan lama dan menunjuk Plt Ketua untuk menggelar Konferkab dalam waktu enam bulan.

"Kami sudah bersurat ke Ketua PWI Natuna, menyampaikan hasil KLB PWI Provinsi Kepri, tetapi mereka memutuskan untuk menolak," ungkap Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri Parna Edison Simarmata. 

Dengan langkah ini, diharapkan PWI Natuna dapat segera memiliki kepengurusan definitif yang solid dan mampu menjalankan fungsi organisasi dengan baik guna mendukung profesionalisme wartawan di daerah tersebut. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Hujan deras yang mengguyur Kota Batam selama dua hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. 

Menanggapi kondisi tersebut, Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto bergerak cepat meninjau lokasi terdampak banjir, guna mencari solusi atas permasalahan ini. 

Sebagaimana, persoalan banjir ini merupakan program prioritas dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Adapun salah satu titik yang dikunjungi adalah Kantor Camat Nongsa yang selalu menjadi langganan banjir. Selain itu, Mouris juga meninjau banjir pada ruas jalan Punggur atau tepatnya di Simpang Polsek Nongsa.

"Kami di BP Batam akan terus berkomitmen dan berusaha mencari alterternatif untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Batam. Sebagaimana arahan dari bapak Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam," tegas Mouris usai peninjauan, Kamis (20/3/2025).

Menurut arsitek Airmas Asri itu, banjir yang menggenangi Kantor Camat Nongsa disebabkan kondisi topografi daerah tersebut yang berbentuk cekungan seperti mangkok. 

Sehingga, untuk jangka panjang ia menawarkan opsi untuk pembangunan drainase baru atau pembangunan kolam retensi, sebagai solusi atas permasalahan banjir tersebut.

"Tapi sebelum itu, kita akan lihat kembali data drainase utama di master plan. Mana drainase yang sudah direalisasikan dan dimana saja, kemudian apakah sudah mengikuti master plan atau belum. Jika belum, kita harus mengikuti master plan. Jadi kita akan melihat data akuratnya dulu," ujarnya.

Mouris sapaan akrabnya, juga menemukan pada beberapa lain yang terendam banjir, disebabkan oleh pertemuan drainase yang menyempit hingga terputus karena adanya bangunan liar. Tidak hanya itu, Mouris juga menemukan sampah yang mengakibatkan drainase tidak berfungsi optimal sehingga mengakibatkan banjir.

"Saya mengimbau kepada masyarakat maupun pihak swasta, untuk berperan aktif bergotong royong demi menjaga drainase agar tidak mengalami sedimentasi yang signifikan," tutupnya. (Isp) 





INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memberi atensi serius terhadap persoalan banjir yang terjadi akibat cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.

Dalam rangka mengantisipasi dampak ke masyarakat, Li Claudia pun telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam serta Deputi di lingkungan BP Batam untuk bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda.

“Saya telah meminta OPD, Camat dan Deputi untuk segera turun mengecek titik-titik banjir. Kita ingin segera ada solusi agar persoalan ini tidak terulang di kemudian hari sehingga merugikan masyarakat,” tegas Li yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Batam, Jum'at (21/3/2025).

Ia juga meminta kerjasama dari seluruh pengusaha yang saat ini sedang melakukan kegiatan cut and fill untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan selama pengerjaan berlangsung.

Apabila imbauan ini diabaikan, pihaknya pun tidak segan-segan untuk meninjau ulang perizinan milik para pengusaha tersebut. 

“Saya harap, para pengembang (Developer) untuk membangun sesuai dengan perizinan yang mereka kantongi. Jangan ada pekerjaan yang tidak sesuai izin sehingga merugikan masyarakat,” tegasnya lagi.

Selanjutnya, Li juga meminta masyarakat Batam untuk berpartisipasi dalam penanganan banjir yang terjadi.

Salah satu caranya adalah dengan tetap menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan yang nantinya dapat memberikan dampak terhadap saluran drainase.

“Ini adalah persoalan kita semua. Mari sama-sama kita jaga Batam agar tidak ada persoalan yang dapat merugikan perekonomian,” pungkasnya. (Isp)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan (Deputi IV) BP Batam, Fary Djemy Francis berkesempatan untuk meninjau langsung progres pembangunan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon, Kamis (20/3/2025).

Dalam kunjungan kali ini, Fary ingin memastikan bahwa pengerjaan rumah di atas tanah seluas 500 meter persegi tersebut berjalan maksimal tanpa ada kendala.

“Kita akan berupaya agar pembangunan 350 unit rumah baru untuk warga bisa selesai. Laporan tim saat ini, sudah 101 rumah rampung dan 68 unit di antaranya telah ditempati warga yang dua hari lalu menerima SHM,” ujar Fary di sela kegiatan.

Fary menyebut, ada beberapa hal yang menjadi catatannya terhadap pengerjaan kawasan yang sedang berlangsung.

Satu di antaranya adalah pembangunan rumah ibadah untuk warga yang telah menempati rumah baru tersebut.

Meskipun saat ini telah tersedia tempat ibadah sementara bagi warga, namun politisi Partai Gerindra itu ingin penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum dapat menjadi prioritas pembangunan kawasan ke depannya.

“Kami akan segera memfasilitasi pembangunan fasos dan fasum. Dengan tujuan, masyarakat jadi lebih mudah untuk melaksanakan ibadah. Ini menjadi hal penting yang perlu kita pikirkan bersama,” tambahnya lagi.

Pada kesempatan ini, Fary juga merinci jika pembangunan rumah baru di Kawasan Tanjung Banon akan berlangsung dua tahap.

Selain 350 unit rumah pada tahap pertama, BP Batam akan melanjutkan pembangunan rumah sebanyak 178 unit di tahap kedua.

Dengan harapan, warga yang saat ini menempati hunian sementara dapat segera pindah ke rumah baru mereka dan menerima SHM sebagaimana yang telah diterima oleh 68 KK sebelumnya.

“BP Batam bertugas untuk menyukseskan proyek Rempang Eco-City sebagai salah satu program prioritas nasional. Kami juga akan melakukan rapat dengan tim pokja terkait apa-apa saja yang menjadi kendala sehingga kita bisa berbagi peran dalam penyelesaiannya. Tujuannya tentu agar program strategis nasional ini bisa terealisasi dengan baik,” pungkasnya. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dihari ke 19 Ramadhan 1446 H, Dharma Wanita Persatuan Rutan Kelas IIA Batam menggelar buka puasa bersama, di Aula Rutan Batam, Rabu (19/3/2024). 

Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri Karutan Batam, Fajar Teguh Wibowo bersama Ketua DWP Rutan Batam, Ade Fauziah, ibu-ibu Dharma Wanita Rutan Batam, para pegawai serta wartawan. 

Ketua DWP Rutan Batam, Ade Fauziah menyampaikan, hari ini kami Dharma Wanita Rutan Kelas IIA Batam mengadakan buka puasa bersama para pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita dan para wartawan. 

"Kegiatan ini merupakan momentum yang baik untuk mempererat silaturahmi dengan para pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita dan para wartawan," ucap Ade. 



Selain kegiatan buka puasa bersama hari ini, lanjut Ade, kita juga ada kegiatan berbagi takjil bersama pegawai Rutan Batam untuk para pengguna jalan yang kita bagikan pada Kamis (13/3/2025). 

"Sebanyak 350 paket takjil yang sudah kami bagikan untuk para pengendara di bundaran Tembesi pada Kamis (13/3/2025) kemarin," jelas Ade. 

"Insya Allah besok kami akan mengadakan baksos di Panti Asuhan, Kavling Nato, daerah Sagulung dengan membagikan sembako untuk anak yatim yang ada di Asrama," sambungnya. 

"Harapannya semoga Dharma Wanita Persatuan Kelas IIA Batam bisa terus produktif membantu sesama melakukan kegiatan sosial yang positif untuk masyarakat," tutup Ade. (Isp) 




INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Warga terdampak pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan BP Batam atas penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) rumah baru di Tanjung Banon.

Rantau, warga asal Desa Pasir Panjang, mengatakan jika SHM ini adalah buah dari kesabaran masyarakat dalam mendukung rencana strategis pemerintah yang ingin membangun Rempang sebagai Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi.

“Ribuan terima kasih saya dan keluarga ucapkan kepada Pak Presiden, Pak Menteri AHY dan BP Batam. Alhamdulillah, akhirnya kami menerima sertifikat untuk rumah baru kami di Tanjung Banon,” ujarnya usai menerima SHM dari Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Selasa (18/3/2025).

Rantau mengaku senang atas kepedulian pemerintah dalam memenuhi hak-hak masyarakat terdampak pengembangan Kawasan Terpadu Rempang.

Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif, lanjutnya, banyak persoalan yang akhirnya terselesaikan dengan baik.

“Rumah baru kami juga sangat nyaman. Ini menjadi berkah Ramadan yang tak ternilai bagi kami sekeluarga,” tambahnya.

Senada, warga lainnya bernama Angga turut mengapresiasi komitmen BP Batam dan pemerintah pusat yang telah menyerahkan SHM kepada warga terdampak rencana pengembangan Rempang Eco-City.

Menurut Angga, penyerahan ini merupakan momentum untuk meyakinkan masyarakat untuk menyukseskan program transmigrasi lokal dan pengembangan wilayah Rempang sebagai pusat ekonomi baru di Batam.

“Terima kasih atas komitmen dari Pak Prabowo, Pak AHY dan BP Batam yang telah memberikan SHM kepada kami. Sertifikat yang kami tunggu akhirnya terbit dan telah diterima,” ungkapnya dengan raut wajah Bahagia.

Tidak hanya Rantau dan Angga, Nek Leha juga tampak bahagia saat menerima SHM dari Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sambil menahan tangis, Nek Leha mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo melalui Menko AHY yang telah menyerahkan SHM rumah baru miliknya.

“Alhamdulillah rumahnya nyaman. Terima kasih banyak kepada Pak Presiden, sejak saya kecil sampai tua sekarang baru hari ini saya menerima sertifikat. Terima kasih pula kepada BP Batam yang telah banyak membantu kami,” ujarnya. (Isp)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis meninjau Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (KEK BAT) di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Rabu (19/3/2025).

Kunjungan Fary ingin memastikan kegiatan industri kedirgantaraan khususnya Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat terbang di KEK ini bejalan lancar. 

 “Kami diminta Bapak Presiden untuk memberikan kemudahan-kemudahan investasi dan proses bisnis bagi para pelaku usaha di Batam,” kata Fary usai peninjauan. 

Atas amanah yang diberikan tersebut, ia bersama jajaran pimpinan komitmen untuk mendorong memaksimalkan insentif di KPBPB dan kawasan ekonomi khusus Batam. 

 “Meski ada beberapa kendala, bisa kita fasilitasi di K/L terkait untuk diberikan kemudahan seperti tax/pajak dan komponen lainnya,” ujar Fary.

Ia pun mengaku optimis dengan letak KEK BAT di Kawasan strategis dan target investasi Rp 7,29 Triliun hingga tahun 2030 dapat menjadikan MRO Batam terbesar di Kawasan asia.

 “Saya meyakini dengan kelebihan dan kapasitas KEK untuk pengembangan MRO di kawasan ini kedepan dapat menjadi salah satu MRO terbesar di Kawasan Asia bahkan dunia,” harap Fary.

Turut mendampingi peninjauan, Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa dan tim. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menarik lahan yang tidak dimanfaatkan selama dua tahun. Hal itu dilakukan demi percepatan pembangunan Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) yang berdaya saing ke depannya.

Komitmen ini ditegaskan oleh Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Lahan, Pesisir, dan Reklamasi, Syarlin Joyo saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/3/2025). 

Ia mengungkapkan, Batam harus menjadi daerah pengembangan industri dan wisata, serta menjadi tujuan investasi baik dari dalam mapun luar negeri.

"Sesuai arahan dari Kepala BP Batam Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Ibu Li Claudia Chandra, lahan yang tidak dimanfaatkan selama dua tahun harus ditarik kembali," tegas Syarlin Joyo.

Pria yang telah bergelut di bidang pertanahan sejak tahun 1991 itu melanjutkan, lahan-lahan yang dialokasikan harus bisa produktif. Dengan demikian, muaranya kedepan akan sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, sebagaimana instruksi dari Presiden RI Prabowo Subianto.

"Kalau lahan tidur ini bisa diselesaikan lebih cepat, maka akan lebih bagus. Sehingga bisa diterbitkan alokasi lahan yang baru, dengan catatan harus segera dibangun atau dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya," katanya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi dan proses lebih lanjut untuk lahan-lahan yang tidak produktif, sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang berlaku.

"Mari kita bersama-sama, untuk komitmen dan mendorong pembangunan Batam yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya. (Isp)


INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada perwakilan masyarakat terdampak Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City yang telah menempati rumah baru di Tanjung Banon, Selasa (18/3/2025).

Berlangsung di Balairungsari BP Batam, penerbitan SHM untuk 68 Kepala Keluarga (KK) asal Rempang ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan Kawasan Barelang sebagai Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT).

Menko AHY yang hadir bersama Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut mengapresiasi kinerja BP Batam dalam menyukseskan rencana pemerintah guna mewujudkan pembangunan kewilayahan yang berkeadilan.

“Rempang Eco-City akan menjadi kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi yang nantinya dapat menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Kota Batam. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, khususnya BP Batam yang telah menyukseskan pengembangan kawasan ekonomi Batam menjadi etalase yang membanggakan kita semuanya,” ujar AHY.

Putra dari Presiden ke-6 Republik Indonesia ini menegaskan bahwa pihaknya pun siap mendukung penuh Kawasan Rempang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan catatan, beberapa hal seperti kesiapan infrastruktur dasar serta aspek lingkungan hidup dapat menjadi perhatian utama dalam rencana pengembangan ke depan.

“Secara bertahap, masyarakat akan menerima SHM untuk rumah baru mereka. Mudah-mudahan Rempang Eco-City bisa menjadi pilot project atau contoh untuk program transmigrasi lainnya di Indonesia,” terangnya.

Senada, Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara juga mengapresiasi langkah strategis BP Batam dalam menyusun masterplan pembangunan kawasan permukiman yang berbasis kepada potensi ekonomi.

Melalui perencanaan tersebut, Iftitah mengaku optimis jika program transmigrasi pada pembangunan kewilayahan di Rempang bakal memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat tempatan.

“Esensi dari transmigrasi ke depan adalah fokus untuk menciptakan kawasan ekonomi. Kami siap mendukung pembangunan rumah baru dan dermaga nelayan untuk masyarakat Rempang,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa program transmigrasi ini tidak hanya sekadar memindahkan masyarakat ke suatu kawasan.

Akan tetapi, pemerintah turut menata kawasan tersebut secara modern dengan dilengkapi pendampingan ilmu bagi masyarakat guna menciptakan peluang ekonomi ke depannya.

“Kami juga berupaya untuk memfasilitasi pembangunannya agar seluruh masyarakat merasakan kesejahteraan,” tambahnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah pusat terhadap realisasi pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City.

Amsakar meyakini, kolaborasi yang maksimal antara pemerintah pusat dan daerah akan memberikan lompatan luar biasa terhadap kemajuan Batam.

“Terima kasih apresiasi dan dukungan dari Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan Bapak Iftitah Sulaiman Suryanagara terhadap pengembangan Kawasan Rempang sebagai Pusat Ekonomi Baru. Semoga, SHM ini dapat melahirkan rasa percaya (trust) dari masyarakat Rempang untuk mendukung rencana pemerintah,” jelas Amsakar yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Wagub Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura, Forkopimda Kepri dan Kota Batam. (Isp)



INSPIRASIKEPRI.COM | BATAM - Dengan berakhirnya masa jabatan Ketua Umum BPD Hipmi Provinsi Kepulauan Riau periode 2021-2024 yakni Sari Dwi Mulawaty, BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) BPD HIPMI Provinsi Kepri yang ke VII. 

Hal ini disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady, S.E., M.Ak didampingi Dwi Eko Pramono Ketua Organizing Committee (OC) dan Sudjiman, SE, anggota OC, di Kantor Sekretariat HIPMI Kepri, Batam Center, Selasa (18/3/2025). 

Musda kali ini ini bertemakan "optimalisasi pengusaha muda daerah menuju Indonesia Emas 2045”.

"Di era menuju Indonesia emas 2045 sekarang ini pengusaha harus cerdas dan tangguh menentukan langkah untuk mempertahankan dan memajukan bisnisnya. Tidak hanya itu HIPMI Kepri ingin menjadi bagian yang bisa menginspirasi masyarakat khususnya pengusaha muda agar menjadi garda terdepan dalam menuju Indonesia emas 2045," ucap Rachmad.

Adapun syarat umum Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) Kepri antara lain Ber KTA HIPMI dimana data tersebut sudah masuk database nasional dengan aplikasi HIPMIGO, surat Pencalonan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI KEPRI, surat pernyataan setia kepada cita-cita, usaha dan tujuan HIPMI, surat Pernyataan mematuhi norma, etika dan disiplin organisasi.

Selanjutnya, kata Rachmad, surat pernyataan tidak dalam keadaan terpidana atau dinyatakan pailit oleh keputusan pengadilan, surat Keterangan telah memenuhi kewajiban membayar uang pangkal / iuran keanggotaan dari BPD HIPMI KEPRI, surat keterangan pernah atau sedang menjadi fungsionaris di Badan Pengurus Daerah periode 2021-2024 dan pernah atau sedang menjadi fungsionaris di badan pengurus cabang serta telah menjadi anggota aktif HIPMI lebih dari tiga tahun satu periode kepengurusan.

"Syarat khusus untuk bakal calon ketua umum harus mendapatkan surat rekomendasi minimal dua rekomendasi dari badan pengurus cabang (BPC)," jelas Rachmad. 

Selanjutnya, syarat lainnya yang mutlak yaitu, usia tidak lebih dari 41 tahun pada saat MUSDA yakni lampirkan identitas diri KTP dan akte lahir, sudah mengikuti diklatda BPD HIPMI KEPRI atau diklatda dari daerah lain seperti lampirkan sertifikat dan dokumentasi, pas photo warna 4x6 sebanyak dua lembar dengan latar merah dan pakai jas.

"Melampirkan CV, membayar biaya pendaftaran bakal caketum senilai Rp 250 juta melalui setor tunai/ cash ke Sekretariat BPD HIPMI KEPRI. Jadi pembayarannya secara bertahap, saat pendaftaran menyetor sebesar Rp 150 juta, sisanya pas pengembalian fomulir Rp100 juta," terang Rachmad.

"Semua persyaratan Balontum diserahkan kepada SC MUSDA VII BPD HIPMI KEPRI paling lambat tanggal 27 Maret 2025," sambungnya. 

Masih kata Rachmad MUSDA VII BPD HIPMI Provinsi Kepri akan dihadiri oleh 7 Kota Kabupaten BPC HIPMI Se Kepri sebagai persyaratan untuk memilih dan mendapatkan hak suara dalam MUSDA, BPC harus memiliki SK masih aktif, telah melaksanakan Diklatcab, Rakercab, Forbis dan persyaratan lainnya di daerah kota atau kabupaten masing-masing .

Sementara, Ketua Organizer Committee Dwi Eko Pramono MUSDA ke VII HIPMI Prov Kepri menyampaikan tahapan-tahapan menuju MUSDA VII BPD HIPMI Provinsi Kepri. Dimana tanggal 14 Februari sudah dibentuk panitia. Kemudian, persiapan MUSDA Kepri ke VII tanggal 15 Februari, pengumuman tahapan MUSDA Kepri tanggal 18 Maret 2025.

Tahapan selanjutnya pengambilan fomulir dari tanggal 20-24 Maret bertempat di Sekretariat BPD HIPMI Kepri. Kemudian di tanggal 25-27 Maret pengembalian fomulir di Sekretariat. Dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan penetapan Balon Caketum sekaligus nomor urut di tanggal 28 Maret. 

"Untuk lokasi pelaksanaan MUSDA VII BPD HIPMI KEPRI di antara dua lokasi Raddisson atau JW Marriot di tanggal 26 April 2025," tutup Eko. (Isp) 

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.